<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesal Diejek, Mertua Gorok Leher Mantu hingga Tewas </title><description>Peristiwa bermula saat korban bersama pelaku dan Rumedi minum brem di Berugak/gazebo milik Nurta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/24/340/2836418/kesal-diejek-mertua-gorok-leher-mantu-hingga-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/24/340/2836418/kesal-diejek-mertua-gorok-leher-mantu-hingga-tewas"/><item><title>Kesal Diejek, Mertua Gorok Leher Mantu hingga Tewas </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/24/340/2836418/kesal-diejek-mertua-gorok-leher-mantu-hingga-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/24/340/2836418/kesal-diejek-mertua-gorok-leher-mantu-hingga-tewas</guid><pubDate>Sabtu 24 Juni 2023 14:55 WIB</pubDate><dc:creator>Ji Edy Gustan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/24/340/2836418/kesal-diejek-mertua-sayat-leher-menantu-hingga-tewas-8gTyIiQyB6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mertua gorok mantu di Lombok Utara (Foto: dok polisi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/24/340/2836418/kesal-diejek-mertua-sayat-leher-menantu-hingga-tewas-8gTyIiQyB6.jpg</image><title>Mertua gorok mantu di Lombok Utara (Foto: dok polisi)</title></images><description>


LOMBOK UTARA - Jumadri (35) warga Dusun Baru Rakit Desa Batu Rakit Kecamatan Bayan tega menyayat leher menantunya dengan celurit hingga tewas. Korban bernama Irfan (25) warga Dusun Segenter, Desa Sukadana, Bayan, Lombok Utara.
Polisi berhasil mengamankan pelaku berikut barang buktinya. Korban tewas bersimbah darah dengan luka sayatan di lehernya. Peristiwa itu terjadi pada Jumat 23 Juni 2023 pukul 18.00 Wita.
Kasat Reskrim Polres Lombok Utara AKP I Made Sukadana mengatakan bahwa peristiwa bermula saat korban bersama pelaku dan Rumedi minum brem di Berugak/gazebo milik Nurta.

BACA JUGA:
Penyebab PSSI Condong Tunjuk Dennis Wise Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023 Dibongkar Akmal Marhali

Ketiganya nongkrong pada pukul 11. 00 Wita hingga sore. Rumedi undur diri dan meninggalkan keduanya minum. Sekitar pukul 18.00 wita, saksi bernama Mariadi dan Supriadi mendengar suara teriakan Isni yang merupakan istri korban.

BACA JUGA:
Geger Penculikan Anak di Tangsel, Pelaku Ternyata Guru Sendiri

&quot;Begitu mendekat ke sumber suara, keduanya melihat korban Irfan terkapar bersimbah darah. Tubuhnya telungkup dengan kepala menghadap Utara,&quot; ujar Sukadana Sabtu (24/6/2023).Peristiwa itu pun menggemparkan masyarakat. Selanjutnya dilaporkan ke pihak desa. Sekdes Batu Rakit langsung menghubungi petugas Puskesdes untuk membawa korban menggunakan mobil ambulans.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ternyata Segini Harga Pasaran Shayne Pattynama di Viking FK yang Main di Liga Norwegia

Korban dievakuasi ke Puskesmas Bayan. Namun, sayangnya nyawa korban tidak tertolong. Jenazah korban akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dioutopsi. Polisi yang menerima laporan langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gali Lebih Dalam Masa Kecil dan Pengasuhan, Pangeran Harry Ingin Wawancara Putin hingga Mark Zuckerberg

&quot;Diduga karena pelaku kesal lantaran diejek. Pelaku pulang mengambil celurit dan menganiaya korban. Kami sudah memeriksa TKP dan meminta keterangan saksi,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>


LOMBOK UTARA - Jumadri (35) warga Dusun Baru Rakit Desa Batu Rakit Kecamatan Bayan tega menyayat leher menantunya dengan celurit hingga tewas. Korban bernama Irfan (25) warga Dusun Segenter, Desa Sukadana, Bayan, Lombok Utara.
Polisi berhasil mengamankan pelaku berikut barang buktinya. Korban tewas bersimbah darah dengan luka sayatan di lehernya. Peristiwa itu terjadi pada Jumat 23 Juni 2023 pukul 18.00 Wita.
Kasat Reskrim Polres Lombok Utara AKP I Made Sukadana mengatakan bahwa peristiwa bermula saat korban bersama pelaku dan Rumedi minum brem di Berugak/gazebo milik Nurta.

BACA JUGA:
Penyebab PSSI Condong Tunjuk Dennis Wise Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023 Dibongkar Akmal Marhali

Ketiganya nongkrong pada pukul 11. 00 Wita hingga sore. Rumedi undur diri dan meninggalkan keduanya minum. Sekitar pukul 18.00 wita, saksi bernama Mariadi dan Supriadi mendengar suara teriakan Isni yang merupakan istri korban.

BACA JUGA:
Geger Penculikan Anak di Tangsel, Pelaku Ternyata Guru Sendiri

&quot;Begitu mendekat ke sumber suara, keduanya melihat korban Irfan terkapar bersimbah darah. Tubuhnya telungkup dengan kepala menghadap Utara,&quot; ujar Sukadana Sabtu (24/6/2023).Peristiwa itu pun menggemparkan masyarakat. Selanjutnya dilaporkan ke pihak desa. Sekdes Batu Rakit langsung menghubungi petugas Puskesdes untuk membawa korban menggunakan mobil ambulans.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ternyata Segini Harga Pasaran Shayne Pattynama di Viking FK yang Main di Liga Norwegia

Korban dievakuasi ke Puskesmas Bayan. Namun, sayangnya nyawa korban tidak tertolong. Jenazah korban akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dioutopsi. Polisi yang menerima laporan langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gali Lebih Dalam Masa Kecil dan Pengasuhan, Pangeran Harry Ingin Wawancara Putin hingga Mark Zuckerberg

&quot;Diduga karena pelaku kesal lantaran diejek. Pelaku pulang mengambil celurit dan menganiaya korban. Kami sudah memeriksa TKP dan meminta keterangan saksi,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
