<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Mertua Gorok Leher Menantu, Berawal dari Pesta Miras</title><description>Korban bernama Irfan (25) warga Dusun Segenter, Desa Sukadana, Bayan, Lombok Utara.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/25/337/2836575/5-fakta-mertua-gorok-leher-menantu-berawal-dari-pesta-miras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/25/337/2836575/5-fakta-mertua-gorok-leher-menantu-berawal-dari-pesta-miras"/><item><title>5 Fakta Mertua Gorok Leher Menantu, Berawal dari Pesta Miras</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/25/337/2836575/5-fakta-mertua-gorok-leher-menantu-berawal-dari-pesta-miras</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/25/337/2836575/5-fakta-mertua-gorok-leher-menantu-berawal-dari-pesta-miras</guid><pubDate>Minggu 25 Juni 2023 06:18 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/24/337/2836575/5-fakta-mertua-gorok-leher-menantu-berawal-dari-pesta-miras-mg2dfI0wOJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/24/337/2836575/5-fakta-mertua-gorok-leher-menantu-berawal-dari-pesta-miras-mg2dfI0wOJ.jpg</image><title></title></images><description>LOMBOK UTARA - Jumadri (35) warga Dusun Baru Rakit Desa Batu Rakit Kecamatan Bayan tega menyayat leher menantunya dengan celurit hingga tewas. Korban bernama Irfan (25) warga Dusun Segenter, Desa Sukadana, Bayan, Lombok Utara.

Berikut fakta yang berhasil dihimpun:

1. Pelaku Sudah Diamankan

Polisi berhasil mengamankan pelaku berikut barang buktinya. Korban tewas bersimbah darah dengan luka sayatan di lehernya. Peristiwa itu terjadi pada Jumat 23 Juni 2023 pukul 18.00 Wita.

2. Berawal Pesta Miras

Kasat Reskrim Polres Lombok Utara AKP I Made Sukadana mengatakan bahwa peristiwa bermula saat korban bersama pelaku dan Rumedi minum brem di Berugak/gazebo milik Nurta.

Ketiganya nongkrong pada pukul 11. 00 Wita hingga sore. Rumedi undur diri dan meninggalkan keduanya minum. Sekitar pukul 18.00 wita, saksi bernama Mariadi dan Supriadi mendengar suara teriakan Isni yang merupakan istri korban.

&quot;Begitu mendekat ke sumber suara, keduanya melihat korban Irfan terkapar bersimbah darah. Tubuhnya telungkup dengan kepala menghadap Utara,&quot; ujar Sukadana Sabtu (24/6/2023).
3. Bikin Geger Warga



Peristiwa itu pun menggemparkan masyarakat. Selanjutnya dilaporkan ke pihak desa. Sekdes Batu Rakit langsung menghubungi petugas Puskesdes untuk membawa korban menggunakan mobil ambulans.



4. Korban Sempat Mendapat Perawatan Medis



Korban dievakuasi ke Puskesmas Bayan. Namun, sayangnya nyawa korban tidak tertolong. Jenazah korban akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dioutopsi. Polisi yang menerima laporan langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).



5. Alasan Pelaku



Diduga karena pelaku kesal lantaran diejek. Pelaku pulang mengambil celurit dan menganiaya korban. &quot;Kami sudah memeriksa TKP dan meminta keterangan saksi,&quot; ujarnya.



</description><content:encoded>LOMBOK UTARA - Jumadri (35) warga Dusun Baru Rakit Desa Batu Rakit Kecamatan Bayan tega menyayat leher menantunya dengan celurit hingga tewas. Korban bernama Irfan (25) warga Dusun Segenter, Desa Sukadana, Bayan, Lombok Utara.

Berikut fakta yang berhasil dihimpun:

1. Pelaku Sudah Diamankan

Polisi berhasil mengamankan pelaku berikut barang buktinya. Korban tewas bersimbah darah dengan luka sayatan di lehernya. Peristiwa itu terjadi pada Jumat 23 Juni 2023 pukul 18.00 Wita.

2. Berawal Pesta Miras

Kasat Reskrim Polres Lombok Utara AKP I Made Sukadana mengatakan bahwa peristiwa bermula saat korban bersama pelaku dan Rumedi minum brem di Berugak/gazebo milik Nurta.

Ketiganya nongkrong pada pukul 11. 00 Wita hingga sore. Rumedi undur diri dan meninggalkan keduanya minum. Sekitar pukul 18.00 wita, saksi bernama Mariadi dan Supriadi mendengar suara teriakan Isni yang merupakan istri korban.

&quot;Begitu mendekat ke sumber suara, keduanya melihat korban Irfan terkapar bersimbah darah. Tubuhnya telungkup dengan kepala menghadap Utara,&quot; ujar Sukadana Sabtu (24/6/2023).
3. Bikin Geger Warga



Peristiwa itu pun menggemparkan masyarakat. Selanjutnya dilaporkan ke pihak desa. Sekdes Batu Rakit langsung menghubungi petugas Puskesdes untuk membawa korban menggunakan mobil ambulans.



4. Korban Sempat Mendapat Perawatan Medis



Korban dievakuasi ke Puskesmas Bayan. Namun, sayangnya nyawa korban tidak tertolong. Jenazah korban akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dioutopsi. Polisi yang menerima laporan langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).



5. Alasan Pelaku



Diduga karena pelaku kesal lantaran diejek. Pelaku pulang mengambil celurit dan menganiaya korban. &quot;Kami sudah memeriksa TKP dan meminta keterangan saksi,&quot; ujarnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
