<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dicap Pengkhianat oleh Putin, Bos Wagner Yevgeny Prigozhin Mungkin Dihabisi di Belarusia</title><description>Dougherty mengatakan bahwa Putin tidak pernah mengampuni pengkhianat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/26/18/2837079/dicap-pengkhianat-oleh-putin-bos-wagner-yevgeny-prigozhin-mungkin-dihabisi-di-belarusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/26/18/2837079/dicap-pengkhianat-oleh-putin-bos-wagner-yevgeny-prigozhin-mungkin-dihabisi-di-belarusia"/><item><title>Dicap Pengkhianat oleh Putin, Bos Wagner Yevgeny Prigozhin Mungkin Dihabisi di Belarusia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/26/18/2837079/dicap-pengkhianat-oleh-putin-bos-wagner-yevgeny-prigozhin-mungkin-dihabisi-di-belarusia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/26/18/2837079/dicap-pengkhianat-oleh-putin-bos-wagner-yevgeny-prigozhin-mungkin-dihabisi-di-belarusia</guid><pubDate>Senin 26 Juni 2023 10:33 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/26/18/2837079/dicap-pengkhianat-oleh-putin-bos-wagner-yevgeny-prigozhin-mungkin-dihabisi-di-belarusia-haKcy01P9j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bos perusahaan tentara bayaran Grup Wagner, Yevgeny Prigozhin. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/26/18/2837079/dicap-pengkhianat-oleh-putin-bos-wagner-yevgeny-prigozhin-mungkin-dihabisi-di-belarusia-haKcy01P9j.jpg</image><title>Bos perusahaan tentara bayaran Grup Wagner, Yevgeny Prigozhin. (Foto: Reuters)</title></images><description>PIMPINAN Kelompok Tentara Bayaran Wagner, Yevgeny Prigozhin masih berada dalam bahaya meski telah mengasingkan diri ke Belarusia menyusul upaya kudeta terhadap Rusia yang dibatalkan pada Sabtu, (24/62/2023), kata pakar. Ini dikarenakan Presiden Vladimir Putin telah mencap Prigozhin sebagai &amp;ldquo;pengkhianat&amp;rdquo; atas tindakannya tersebut, dan Putin tidak pernah memaafkan pengkhianat.

BACA JUGA:
Buntut Upaya Pemberontakan, Pimpinan Wagner Diasingkan ke Belarusia&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Putin tidak memaafkan pengkhianat. Bahkan jika Putin berkata, 'Prigozhin, kamu pergi ke Belarusia,' dia masih seorang pengkhianat dan saya pikir Putin tidak akan pernah memaafkan itu,&quot; kata pakar Rusia dan rekan global di Wilson Center, Jill Dougherty kepada CNN.
Dougherty mengatakan bahwa Prigozhin mungkin akan ditemukan &amp;ldquo;terbunuh di Belarusia&amp;rdquo;, namun hal itu masih akan menjadi dilema bagi Kremlin karena dukungan yang dimiliki oleh taipan katering itu, membuatnya tetap menjadi ancaman meski dia mungkin terbunuh.

BACA JUGA:
Pidato Setelah Dapat Kabar Pemberontakan Wagner, Putin Tampak Tenang dan Tidak Khawatir

&quot;Jika saya adalah Putin, saya akan khawatir tentang orang-orang di jalan Rostov yang menyemangati orang-orang Wagner saat mereka pergi,&quot; kata Dougherty.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mengapa orang Rusia di jalan menyoraki orang yang baru saja mencoba melakukan kudeta? Artinya, mungkin mereka mendukung atau menyukai mereka. Apa pun itu, itu benar-benar berita buruk bagi Putin.&amp;rdquo;Dalam peristiwa yang mengejutkan, tentara bayaran Wagner pimpinan Prigozhin yang bersenjata lengkap mundur dari kota selatan Rostov, menghentikan pergerakan mereka ke Moskow. Pergeseran ini mengikuti kesepakatan yang menjamin keselamatan tentara bayaran, mendorong mereka untuk kembali ke markas mereka, meninggalkan pertanyaan tentang kendali Putin atas negara.
Di bawah kesepakatan ini, dimediasi oleh Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko dengan izin dari Putin, Prigozhin akan pindah ke Belarusia, dengan semua tuntutan pidana terhadapnya dicabut. Para tentara Wagner juga tidak akan menghadapi hukuman apa pun atas tindakan mereka.
Sebelumnya, dalam pidato yang disiarkan di televisi pada Sabtu, Putin mengecam pemberontakan Wagner, menyebutnya sebagai ancaman bagi keberadaan Rusia, menjanjikan konsekuensi yang berat bagi para penghasut.</description><content:encoded>PIMPINAN Kelompok Tentara Bayaran Wagner, Yevgeny Prigozhin masih berada dalam bahaya meski telah mengasingkan diri ke Belarusia menyusul upaya kudeta terhadap Rusia yang dibatalkan pada Sabtu, (24/62/2023), kata pakar. Ini dikarenakan Presiden Vladimir Putin telah mencap Prigozhin sebagai &amp;ldquo;pengkhianat&amp;rdquo; atas tindakannya tersebut, dan Putin tidak pernah memaafkan pengkhianat.

BACA JUGA:
Buntut Upaya Pemberontakan, Pimpinan Wagner Diasingkan ke Belarusia&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Putin tidak memaafkan pengkhianat. Bahkan jika Putin berkata, 'Prigozhin, kamu pergi ke Belarusia,' dia masih seorang pengkhianat dan saya pikir Putin tidak akan pernah memaafkan itu,&quot; kata pakar Rusia dan rekan global di Wilson Center, Jill Dougherty kepada CNN.
Dougherty mengatakan bahwa Prigozhin mungkin akan ditemukan &amp;ldquo;terbunuh di Belarusia&amp;rdquo;, namun hal itu masih akan menjadi dilema bagi Kremlin karena dukungan yang dimiliki oleh taipan katering itu, membuatnya tetap menjadi ancaman meski dia mungkin terbunuh.

BACA JUGA:
Pidato Setelah Dapat Kabar Pemberontakan Wagner, Putin Tampak Tenang dan Tidak Khawatir

&quot;Jika saya adalah Putin, saya akan khawatir tentang orang-orang di jalan Rostov yang menyemangati orang-orang Wagner saat mereka pergi,&quot; kata Dougherty.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mengapa orang Rusia di jalan menyoraki orang yang baru saja mencoba melakukan kudeta? Artinya, mungkin mereka mendukung atau menyukai mereka. Apa pun itu, itu benar-benar berita buruk bagi Putin.&amp;rdquo;Dalam peristiwa yang mengejutkan, tentara bayaran Wagner pimpinan Prigozhin yang bersenjata lengkap mundur dari kota selatan Rostov, menghentikan pergerakan mereka ke Moskow. Pergeseran ini mengikuti kesepakatan yang menjamin keselamatan tentara bayaran, mendorong mereka untuk kembali ke markas mereka, meninggalkan pertanyaan tentang kendali Putin atas negara.
Di bawah kesepakatan ini, dimediasi oleh Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko dengan izin dari Putin, Prigozhin akan pindah ke Belarusia, dengan semua tuntutan pidana terhadapnya dicabut. Para tentara Wagner juga tidak akan menghadapi hukuman apa pun atas tindakan mereka.
Sebelumnya, dalam pidato yang disiarkan di televisi pada Sabtu, Putin mengecam pemberontakan Wagner, menyebutnya sebagai ancaman bagi keberadaan Rusia, menjanjikan konsekuensi yang berat bagi para penghasut.</content:encoded></item></channel></rss>
