<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadiri Panen Udang di Kebumen, Wapres Optimistis Ekspor Indonesia Meningkat</title><description>Budi daya udang, kata Ma'ruf, menawarkan nilai ekonomi yang potensial.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/26/337/2837379/hadiri-panen-udang-di-kebumen-wapres-optimistis-ekspor-indonesia-meningkat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/26/337/2837379/hadiri-panen-udang-di-kebumen-wapres-optimistis-ekspor-indonesia-meningkat"/><item><title>Hadiri Panen Udang di Kebumen, Wapres Optimistis Ekspor Indonesia Meningkat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/26/337/2837379/hadiri-panen-udang-di-kebumen-wapres-optimistis-ekspor-indonesia-meningkat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/26/337/2837379/hadiri-panen-udang-di-kebumen-wapres-optimistis-ekspor-indonesia-meningkat</guid><pubDate>Senin 26 Juni 2023 16:28 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/26/337/2837379/hadiri-panen-udang-di-kebumen-wapres-optimistis-ekspor-indonesia-meningkat-HZT5GAxp0k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres panen udang di Kebumen (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/26/337/2837379/hadiri-panen-udang-di-kebumen-wapres-optimistis-ekspor-indonesia-meningkat-HZT5GAxp0k.jpg</image><title>Wapres panen udang di Kebumen (Foto: Setwapres)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yNi8xOS8xNjc1NTQvNS94OG0xdjd0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI, KH Ma'ruf Amin optimis Indonesia dapat meningkatkan pangsa pasar ekspor udang di skala tingkat global.
Hal tersebut disampaikan Ma'ruf Amin saat memberikan sambutan dalam panen perdana udang vaname di tambak budidaya udang berbasis kawasan di Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah pada Senin (26/6/2023) sore.
Ma'ruf Amin menyebutkan Pandemi Covid-19 yang melanda dunia beberapa waktu lalu telah berimbas pada hampir seluruh aspek kehidupan, tak terkecuali disrupsi di sektor perikanan dan budi daya udang.
&quot;Alhamdulillah, kini kita memasuki masa endemi dengan semangat dan harapan kebangkitan di semua sektor. Lembaran baru ini menjadi momentum sekaligus peluang untuk memulihkan dan terus memperkuat daya tahan sektor pangan perikanan, termasuk budi daya udang,&quot; ujar Ma'ruf Amin.

BACA JUGA:
Pekerja Tewas Tertelan Mesin Pesawat di Bandara Texas

Budi daya udang, kata Ma'ruf, menawarkan nilai ekonomi yang potensial. Ekspor udang selama kurun waktu Januari sampai dengan April 2023 ia sebutkan telah berkontribusi signifikan dengan porsi 32,5 persen dari total ekspor produk perikanan Indonesia.

BACA JUGA:
Tak Punya Uang Usai Open BO, Pria Ini Tusuk Korban di Palmerah

&quot;Indonesia saat ini juga menempati peringkat ketiga terbesar dalam ekspor udang global setelah Ekuador dan India. Namun, meskipun menempati peringkat ketiga, pangsa pasar kita masih cukup kecil, yaitu sekitar 6 persen.
Peluang besar peningkatan pangsa pasar dalam industri ini sepatutnya mampu kita optimalkan,&quot; kata Ma'ruf Amin.
Apabila budi daya udang berhasil, Ma'ruf optimistis harapkan target ekspor komoditas udang mencapai 4,3 miliar dolar Amerika pada 2024 dapat direalisasikan.&quot;Harapan menjadikan Indonesia sebagai pemain besar dalam industri dan ekspor udang memerlukan kerja keras dan kesungguhan. Aspek penting dari sisi hulu dan hilir masih harus diperkuat,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Impor Rangkaian KRL Baru, Erick Thohir Akan Ajukan Anggaran ke Sri Mulyani

Dari sisi hulu Pemerintah disebut Wapres menghadapi tantangan untuk membangun tempat pembenihan yang memiliki kapasitas dan berkualitas dalam menghasilkan benih unggulan, serta membangun tambak berbasis kawasan untuk memperluas produksi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Gempa M3,5 Guncang Ternate&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sedangkan dari sisi hilir, dibutuhkan produk olahan udang yang bernilai tambah dan kompetitif, serta penetrasi pasar yang lebih luas dari sebelumnya.

&quot;Untuk itu, kegiatan panen udang hari ini saya kira menjadi momentum penting untuk mendukung kebangkitan sektor perikanan Indonesia, khususnya budi daya udang,&quot; tambah Ma'ruf Amin.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yNi8xOS8xNjc1NTQvNS94OG0xdjd0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI, KH Ma'ruf Amin optimis Indonesia dapat meningkatkan pangsa pasar ekspor udang di skala tingkat global.
Hal tersebut disampaikan Ma'ruf Amin saat memberikan sambutan dalam panen perdana udang vaname di tambak budidaya udang berbasis kawasan di Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah pada Senin (26/6/2023) sore.
Ma'ruf Amin menyebutkan Pandemi Covid-19 yang melanda dunia beberapa waktu lalu telah berimbas pada hampir seluruh aspek kehidupan, tak terkecuali disrupsi di sektor perikanan dan budi daya udang.
&quot;Alhamdulillah, kini kita memasuki masa endemi dengan semangat dan harapan kebangkitan di semua sektor. Lembaran baru ini menjadi momentum sekaligus peluang untuk memulihkan dan terus memperkuat daya tahan sektor pangan perikanan, termasuk budi daya udang,&quot; ujar Ma'ruf Amin.

BACA JUGA:
Pekerja Tewas Tertelan Mesin Pesawat di Bandara Texas

Budi daya udang, kata Ma'ruf, menawarkan nilai ekonomi yang potensial. Ekspor udang selama kurun waktu Januari sampai dengan April 2023 ia sebutkan telah berkontribusi signifikan dengan porsi 32,5 persen dari total ekspor produk perikanan Indonesia.

BACA JUGA:
Tak Punya Uang Usai Open BO, Pria Ini Tusuk Korban di Palmerah

&quot;Indonesia saat ini juga menempati peringkat ketiga terbesar dalam ekspor udang global setelah Ekuador dan India. Namun, meskipun menempati peringkat ketiga, pangsa pasar kita masih cukup kecil, yaitu sekitar 6 persen.
Peluang besar peningkatan pangsa pasar dalam industri ini sepatutnya mampu kita optimalkan,&quot; kata Ma'ruf Amin.
Apabila budi daya udang berhasil, Ma'ruf optimistis harapkan target ekspor komoditas udang mencapai 4,3 miliar dolar Amerika pada 2024 dapat direalisasikan.&quot;Harapan menjadikan Indonesia sebagai pemain besar dalam industri dan ekspor udang memerlukan kerja keras dan kesungguhan. Aspek penting dari sisi hulu dan hilir masih harus diperkuat,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Impor Rangkaian KRL Baru, Erick Thohir Akan Ajukan Anggaran ke Sri Mulyani

Dari sisi hulu Pemerintah disebut Wapres menghadapi tantangan untuk membangun tempat pembenihan yang memiliki kapasitas dan berkualitas dalam menghasilkan benih unggulan, serta membangun tambak berbasis kawasan untuk memperluas produksi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Gempa M3,5 Guncang Ternate&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sedangkan dari sisi hilir, dibutuhkan produk olahan udang yang bernilai tambah dan kompetitif, serta penetrasi pasar yang lebih luas dari sebelumnya.

&quot;Untuk itu, kegiatan panen udang hari ini saya kira menjadi momentum penting untuk mendukung kebangkitan sektor perikanan Indonesia, khususnya budi daya udang,&quot; tambah Ma'ruf Amin.</content:encoded></item></channel></rss>
