<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pastikan Tak Ada Aktivitas, Satpol PP Sidak Galangan Kapal Raksasa Milik Al-Zaytun</title><description>Galangan Kapal milik Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun kembali disidak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/26/525/2836954/pastikan-tak-ada-aktivitas-satpol-pp-sidak-galangan-kapal-raksasa-milik-al-zaytun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/26/525/2836954/pastikan-tak-ada-aktivitas-satpol-pp-sidak-galangan-kapal-raksasa-milik-al-zaytun"/><item><title>Pastikan Tak Ada Aktivitas, Satpol PP Sidak Galangan Kapal Raksasa Milik Al-Zaytun</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/26/525/2836954/pastikan-tak-ada-aktivitas-satpol-pp-sidak-galangan-kapal-raksasa-milik-al-zaytun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/26/525/2836954/pastikan-tak-ada-aktivitas-satpol-pp-sidak-galangan-kapal-raksasa-milik-al-zaytun</guid><pubDate>Senin 26 Juni 2023 04:30 WIB</pubDate><dc:creator>Andrian Supendi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/26/525/2836954/pastikan-tak-ada-aktivitas-satpol-pp-sidak-galangan-kapal-raksasa-milik-al-zaytun-D03jNiv09p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Galangan kapal di Ponpes Al Zaytun (Foto: Andrian Supendi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/26/525/2836954/pastikan-tak-ada-aktivitas-satpol-pp-sidak-galangan-kapal-raksasa-milik-al-zaytun-D03jNiv09p.jpg</image><title>Galangan kapal di Ponpes Al Zaytun (Foto: Andrian Supendi)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMy8xLzE2NzQ4Mi81L3g4bHp1cWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
INDRAMAYU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi Galangan Kapal milik Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Sidak dilakukan guna memastikan tidak ada aktivitas apapun di usaha milik Ponpes Al-Zaytun yang sebelumnya telah disegel Pemerintah Daerah (Pemda) setempat karena belum mengantongi izin.

Bupati Indramayu, Nina Agustina, mengatakan, Galangan Kapal milik Al-Zaytun itu disegel Pemda Indramayu sejak 15 Oktober 2022 lalu. Penyegelan sebelum polemik perihal dugaan ajaran sesat di ponpes yang dipimpin Panji Gumilang itu mencuat ke ranah publik.

BACA JUGA:
 Nasib Ponpes Al Zaytun Bakal Diumumkan Pekan Depan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Kala itu, lanjut Nina, ia curiga atas adanya aktivitas di sana. Nina pun menugaskan Kasatpol PP Indramayu untuk melakukan pengecekan.

&quot;Rupanya, di sana tengah ada aktivitas pembuatan kapal raksasa berukuran hingga 600 gross ton (GT). Kemudian, setelah kita cek, ternyata perizinannya belum dipenuhi,&quot; kata Nina, kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Minggu (25/6/2023).

Di sisi lain, Nina Agustina mengakui, pihak Al-Zaytun melalui anak dari Panji Gumilang sempat meminta audiensi dengan Pemda Indramayu soal penyegelan tersebut.

BACA JUGA:
Pimpinan AL Zaytun Panji Gumilang Diduga Nistakan Agama, Kabareskrim: Kita Tindaklanjuti!



Namun demikian, disampaikan Nina, Pemda Indramayu sendiri tidak akan bernegosiasi apapun selama perizinan tersebut belum diselesaikan oleh pihak Al-Zaytun.



&quot;Untuk upaya memang sudah ada, tapi perizinannya belum selesai sampai sekarang. Kita juga sudah cek untuk memastikan tidak ada aktivitas apapun di sana,&quot; kata Nina.



Nina Agustina menyatakan, Pemda Indramayu dengan tegas tidak akan membuka usaha Galangan Kapal milik Ponpes Al-Zaytun jika perizinannya belum ditempuh.

BACA JUGA:
Mahfud MD Ungkap Tiga Masalah di Ponpes Al Zaytun, Ada Pelanggaran Pidana




&quot;Ini berlaku bagi siapapun, tidak terkecuali Panji Gumilang selaku pimpinan Al-Zaytun. Pada intinya, walau itu milik Ponpes Al-Zaytun, tapi perizinan harus ditempuh sesuai regulasi yang berlaku,&quot; ujar Nina.



Diketahui, pimpinan Al-Zaytun Indramayu, Panji Gumilang, sempat memamerkan Galangan Kapal Megah miliknya melalui channel Youtube Al-Zaytun Official.



Namun, belakangan diketahui usaha tersebut justru tidak mengantongi izin. Hingga akhirnya disegel Pemda Indramayu pada 15 Oktober 2022 lalu.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMy8xLzE2NzQ4Mi81L3g4bHp1cWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
INDRAMAYU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi Galangan Kapal milik Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Sidak dilakukan guna memastikan tidak ada aktivitas apapun di usaha milik Ponpes Al-Zaytun yang sebelumnya telah disegel Pemerintah Daerah (Pemda) setempat karena belum mengantongi izin.

Bupati Indramayu, Nina Agustina, mengatakan, Galangan Kapal milik Al-Zaytun itu disegel Pemda Indramayu sejak 15 Oktober 2022 lalu. Penyegelan sebelum polemik perihal dugaan ajaran sesat di ponpes yang dipimpin Panji Gumilang itu mencuat ke ranah publik.

BACA JUGA:
 Nasib Ponpes Al Zaytun Bakal Diumumkan Pekan Depan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Kala itu, lanjut Nina, ia curiga atas adanya aktivitas di sana. Nina pun menugaskan Kasatpol PP Indramayu untuk melakukan pengecekan.

&quot;Rupanya, di sana tengah ada aktivitas pembuatan kapal raksasa berukuran hingga 600 gross ton (GT). Kemudian, setelah kita cek, ternyata perizinannya belum dipenuhi,&quot; kata Nina, kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Minggu (25/6/2023).

Di sisi lain, Nina Agustina mengakui, pihak Al-Zaytun melalui anak dari Panji Gumilang sempat meminta audiensi dengan Pemda Indramayu soal penyegelan tersebut.

BACA JUGA:
Pimpinan AL Zaytun Panji Gumilang Diduga Nistakan Agama, Kabareskrim: Kita Tindaklanjuti!



Namun demikian, disampaikan Nina, Pemda Indramayu sendiri tidak akan bernegosiasi apapun selama perizinan tersebut belum diselesaikan oleh pihak Al-Zaytun.



&quot;Untuk upaya memang sudah ada, tapi perizinannya belum selesai sampai sekarang. Kita juga sudah cek untuk memastikan tidak ada aktivitas apapun di sana,&quot; kata Nina.



Nina Agustina menyatakan, Pemda Indramayu dengan tegas tidak akan membuka usaha Galangan Kapal milik Ponpes Al-Zaytun jika perizinannya belum ditempuh.

BACA JUGA:
Mahfud MD Ungkap Tiga Masalah di Ponpes Al Zaytun, Ada Pelanggaran Pidana




&quot;Ini berlaku bagi siapapun, tidak terkecuali Panji Gumilang selaku pimpinan Al-Zaytun. Pada intinya, walau itu milik Ponpes Al-Zaytun, tapi perizinan harus ditempuh sesuai regulasi yang berlaku,&quot; ujar Nina.



Diketahui, pimpinan Al-Zaytun Indramayu, Panji Gumilang, sempat memamerkan Galangan Kapal Megah miliknya melalui channel Youtube Al-Zaytun Official.



Namun, belakangan diketahui usaha tersebut justru tidak mengantongi izin. Hingga akhirnya disegel Pemda Indramayu pada 15 Oktober 2022 lalu.

</content:encoded></item></channel></rss>
