<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Horor, Video Mengerikan Tentara Ukraina Terjebak di Ladang Ranjau Viral di Medsos</title><description>Salah seorang tentara terlihat kehilangan salah satu kakinya saat menginjak ranjau yang tertanam di tanah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/27/18/2837822/horor-video-mengerikan-tentara-ukraina-terjebak-di-ladang-ranjau-viral-di-medsos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/27/18/2837822/horor-video-mengerikan-tentara-ukraina-terjebak-di-ladang-ranjau-viral-di-medsos"/><item><title>Horor, Video Mengerikan Tentara Ukraina Terjebak di Ladang Ranjau Viral di Medsos</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/27/18/2837822/horor-video-mengerikan-tentara-ukraina-terjebak-di-ladang-ranjau-viral-di-medsos</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/27/18/2837822/horor-video-mengerikan-tentara-ukraina-terjebak-di-ladang-ranjau-viral-di-medsos</guid><pubDate>Selasa 27 Juni 2023 12:59 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/27/18/2837822/horor-video-mengerikan-tentara-ukraina-terjebak-di-ladang-ranjau-viral-di-medsos-5SRG0Z1jal.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Tangkapan layar/Telegram.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/27/18/2837822/horor-video-mengerikan-tentara-ukraina-terjebak-di-ladang-ranjau-viral-di-medsos-5SRG0Z1jal.jpg</image><title>Foto: Tangkapan layar/Telegram.</title></images><description>SEBUAH video rekaman drone yang beredar di media sosial menunjukkan adegan mengerikan sekelompok tentara Ukraina yang terjebak di ladang ranjau di tengah serangan balasan di Wilayah Zaporozhzhia. Rekaman dramatis itu diterbitkan pada Senin, (26/6/2023) oleh jurnalis Ukraina Yuriy Butusov, yang diyakini memiliki hubungan dengan mantan Presiden Petro Poroshenko.

BACA JUGA:
Chat Miliarder Calon Penumpang Kapal Selam Titan dan CEO Oceangate Viral, Ini Isinya

Dilansir RT, video mengerikan itu diduga menunjukkan serangan yang gagal oleh brigade infanteri mekanik ke-47, sebuah unit elit Ukraina yang dibentuk tahun lalu di tengah konflik yang sedang berlangsung dengan Rusia. Unit itu tampaknya dilengkapi dengan perangkat keras dan peralatan yang dipasok Barat, dengan beberapa kendaraan tempur infanteri (IFV) Bradley buatan Amerika Serikat (AS) terlihat dalam video drone tersebut.
Rekaman yang dirilis oleh Butusov menunjukkan tank yang mungkin dilumpuhkan oleh serangan Rusia dan ditinggalkan dengan peralatan penyapu ranjau terpasang, serta beberapa kendaraan tempur Bradley. Personel dalam IFV Bradley melontarkan granat asap dalam upaya nyata untuk memberikan perlindungan bagi banyak tentara yang terluka.

BACA JUGA:
Palang Merah Peringatkan Bahaya Ranjau Darat yang Copot Akibat Ledakan Bendungan Ukraina, Bahayakan Penduduk

Para tentara Ukraina tampaknya turun di lokasi yang banyak ranjau, dengan banyak tentara kehilangan anggota tubuh dan menerima luka berat lainnya.
IFV tersebut terlihat bermanuver di lapangan dalam upaya untuk menjemput tentara yang terluka. Salah satu tentara terlihat dengan hati-hati memilih tempat untuk turun saat dia mencoba mencapai seorang rekannya. Tentara itu akhirnya melompat ke sebuah kawah, yang ternyata berisi ranjau anti-personil. Ledakan yang dihasilkan meledakkan salah satu kakinya putus di bawah lutut, seperti yang diperlihatkan dalam video.Ukraina meluncurkan serangan balasan yang telah lama digembar-gemborkan pada awal Juni, berulang kali menyerang posisi Rusia di berbagai titik di garis depan, dengan pertempuran paling sengit terlihat di Republik Rakyat Donetsk dan di Wilayah Zaporozhye, yang secara resmi dimasukkan ke dalam Rusia musim gugur lalu.
Sejauh ini, upaya tersebut telah gagal membuahkan hasil yang nyata, dengan ribuan prajurit dan ratusan perangkat keras militer yang dipasok Barat hilang oleh Kiev.

</description><content:encoded>SEBUAH video rekaman drone yang beredar di media sosial menunjukkan adegan mengerikan sekelompok tentara Ukraina yang terjebak di ladang ranjau di tengah serangan balasan di Wilayah Zaporozhzhia. Rekaman dramatis itu diterbitkan pada Senin, (26/6/2023) oleh jurnalis Ukraina Yuriy Butusov, yang diyakini memiliki hubungan dengan mantan Presiden Petro Poroshenko.

BACA JUGA:
Chat Miliarder Calon Penumpang Kapal Selam Titan dan CEO Oceangate Viral, Ini Isinya

Dilansir RT, video mengerikan itu diduga menunjukkan serangan yang gagal oleh brigade infanteri mekanik ke-47, sebuah unit elit Ukraina yang dibentuk tahun lalu di tengah konflik yang sedang berlangsung dengan Rusia. Unit itu tampaknya dilengkapi dengan perangkat keras dan peralatan yang dipasok Barat, dengan beberapa kendaraan tempur infanteri (IFV) Bradley buatan Amerika Serikat (AS) terlihat dalam video drone tersebut.
Rekaman yang dirilis oleh Butusov menunjukkan tank yang mungkin dilumpuhkan oleh serangan Rusia dan ditinggalkan dengan peralatan penyapu ranjau terpasang, serta beberapa kendaraan tempur Bradley. Personel dalam IFV Bradley melontarkan granat asap dalam upaya nyata untuk memberikan perlindungan bagi banyak tentara yang terluka.

BACA JUGA:
Palang Merah Peringatkan Bahaya Ranjau Darat yang Copot Akibat Ledakan Bendungan Ukraina, Bahayakan Penduduk

Para tentara Ukraina tampaknya turun di lokasi yang banyak ranjau, dengan banyak tentara kehilangan anggota tubuh dan menerima luka berat lainnya.
IFV tersebut terlihat bermanuver di lapangan dalam upaya untuk menjemput tentara yang terluka. Salah satu tentara terlihat dengan hati-hati memilih tempat untuk turun saat dia mencoba mencapai seorang rekannya. Tentara itu akhirnya melompat ke sebuah kawah, yang ternyata berisi ranjau anti-personil. Ledakan yang dihasilkan meledakkan salah satu kakinya putus di bawah lutut, seperti yang diperlihatkan dalam video.Ukraina meluncurkan serangan balasan yang telah lama digembar-gemborkan pada awal Juni, berulang kali menyerang posisi Rusia di berbagai titik di garis depan, dengan pertempuran paling sengit terlihat di Republik Rakyat Donetsk dan di Wilayah Zaporozhye, yang secara resmi dimasukkan ke dalam Rusia musim gugur lalu.
Sejauh ini, upaya tersebut telah gagal membuahkan hasil yang nyata, dengan ribuan prajurit dan ratusan perangkat keras militer yang dipasok Barat hilang oleh Kiev.

</content:encoded></item></channel></rss>
