<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vonis Bebas PN Jakpus Dianulir MA, Dua Pembunuh dan Pemerkosa Dihukum 12 Tahun</title><description>Mahkamah Agung (MA) menganulir putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) yang membebaskan Muhammad Baldi Ale dan Adit Kurniawan&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/27/337/2837757/vonis-bebas-pn-jakpus-dianulir-ma-dua-pembunuh-dan-pemerkosa-dihukum-12-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/27/337/2837757/vonis-bebas-pn-jakpus-dianulir-ma-dua-pembunuh-dan-pemerkosa-dihukum-12-tahun"/><item><title>Vonis Bebas PN Jakpus Dianulir MA, Dua Pembunuh dan Pemerkosa Dihukum 12 Tahun</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/27/337/2837757/vonis-bebas-pn-jakpus-dianulir-ma-dua-pembunuh-dan-pemerkosa-dihukum-12-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/27/337/2837757/vonis-bebas-pn-jakpus-dianulir-ma-dua-pembunuh-dan-pemerkosa-dihukum-12-tahun</guid><pubDate>Selasa 27 Juni 2023 11:36 WIB</pubDate><dc:creator>Nanda Aria</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/27/337/2837757/vonis-bebas-pn-jakpus-dianulir-ma-dua-pembunuh-dan-pemerkosa-dihukum-12-tahun-daMIj0zlJw.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Freepik</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/27/337/2837757/vonis-bebas-pn-jakpus-dianulir-ma-dua-pembunuh-dan-pemerkosa-dihukum-12-tahun-daMIj0zlJw.JPG</image><title>Ilustrasi/Foto: Freepik</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wOS8xLzE2NzAyMC81L3g4bG4wbHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) menganulir putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) yang membebaskan Muhammad Baldi Ale dan Adit Kurniawan dari dakwaan pembunuhan berencana, kekerasan dan pemerkosaan.

Sebelumnya, keduanya menjadi tersangka usai melakukan tindakan pidana pemerkosaan bergilir dan pembunuhan berencana terhadap korban, yang merupakan pacar dari Muhammad Baldi Ale.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 BMKG: Gempa di Aceh Besar Akibat Aktivitas Sesar Lokal Seulimeum&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Mengutip website PN Jakpus, Selasa (27/6/2023), peristiwa keji ini bermula dari kekecewaan Muhammad Baldi Ale lantaran pacarnya membuka layanan prostitusi online (open BO).

Muhammad Baldi Ale marah dan mengajak Adit Kurniawan serta temannya yang masih di bawah umur untuk menghabisi nyawa kekasihnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mega Korupsi Kominfo, Johnny Plate Didakwa Rugikan Negara Rp8 Triliun

Perbuatan keji itu dilakukan di sebuah kost-kostan di Sumur Batu, Kemayoran, pada tengah malam, 22 April 2022. Korban yang melangami penganiayaan dan pemerkosaan pingsan dan dibawa ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Polisi pun kemudian menangkap pelaku dan menyeretnya ke meja hukum. Di persidangan jaksa mendakwa Muhammad Baldi Ale dan Adit Kurniawan dengan dakwaan berlapis, yaitu:

1. Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman mati
2. Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, dengan ancaman 15 tahun penjara.
3. Pasal 170 ayat 2 ketiga KUHP tentang kekerasan yang menyebabkan kematian dengan ancaman 12 tahun penjara
4. Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan dengan ancaman 12 tahun penjara.








Entah apa yang terjadi, tuntutan jaksa mental. 10 Januari 2023, PN Jakpus menyatakan kedua terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan jaksa.



&quot;Membebaskan para Terdakwa tersebut dari segala dakwaan tersebut (vrijpark),&quot; kata majelis hakim yang diketuai Dewa Ketut Kartana dengan anggota Heneng Pujadi dan Betsji Siske Manoe.



Jaksa yang tidak terima dengan putusan itu mengajukan kasasi. MA yang mengoreksi hasil putusan PN Jakpus pun kemudian menganulirnya. Muhammad Baldi Ale dan Adit Kurniawan dinyatakan terbukti membunuh korban.



&quot;Terbukti pasal 338 jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP. Pidana penjara masing-masing 12 tahun,&quot; kata Ketua Majelis Burhan Dahlan dengan anggota Tama Ulinta Tarigan dan Suharto. Adapun panitera pengganti Happy Try Sulistiyono.





</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wOS8xLzE2NzAyMC81L3g4bG4wbHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) menganulir putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) yang membebaskan Muhammad Baldi Ale dan Adit Kurniawan dari dakwaan pembunuhan berencana, kekerasan dan pemerkosaan.

Sebelumnya, keduanya menjadi tersangka usai melakukan tindakan pidana pemerkosaan bergilir dan pembunuhan berencana terhadap korban, yang merupakan pacar dari Muhammad Baldi Ale.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 BMKG: Gempa di Aceh Besar Akibat Aktivitas Sesar Lokal Seulimeum&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Mengutip website PN Jakpus, Selasa (27/6/2023), peristiwa keji ini bermula dari kekecewaan Muhammad Baldi Ale lantaran pacarnya membuka layanan prostitusi online (open BO).

Muhammad Baldi Ale marah dan mengajak Adit Kurniawan serta temannya yang masih di bawah umur untuk menghabisi nyawa kekasihnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mega Korupsi Kominfo, Johnny Plate Didakwa Rugikan Negara Rp8 Triliun

Perbuatan keji itu dilakukan di sebuah kost-kostan di Sumur Batu, Kemayoran, pada tengah malam, 22 April 2022. Korban yang melangami penganiayaan dan pemerkosaan pingsan dan dibawa ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Polisi pun kemudian menangkap pelaku dan menyeretnya ke meja hukum. Di persidangan jaksa mendakwa Muhammad Baldi Ale dan Adit Kurniawan dengan dakwaan berlapis, yaitu:

1. Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman mati
2. Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, dengan ancaman 15 tahun penjara.
3. Pasal 170 ayat 2 ketiga KUHP tentang kekerasan yang menyebabkan kematian dengan ancaman 12 tahun penjara
4. Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan dengan ancaman 12 tahun penjara.








Entah apa yang terjadi, tuntutan jaksa mental. 10 Januari 2023, PN Jakpus menyatakan kedua terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan jaksa.



&quot;Membebaskan para Terdakwa tersebut dari segala dakwaan tersebut (vrijpark),&quot; kata majelis hakim yang diketuai Dewa Ketut Kartana dengan anggota Heneng Pujadi dan Betsji Siske Manoe.



Jaksa yang tidak terima dengan putusan itu mengajukan kasasi. MA yang mengoreksi hasil putusan PN Jakpus pun kemudian menganulirnya. Muhammad Baldi Ale dan Adit Kurniawan dinyatakan terbukti membunuh korban.



&quot;Terbukti pasal 338 jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP. Pidana penjara masing-masing 12 tahun,&quot; kata Ketua Majelis Burhan Dahlan dengan anggota Tama Ulinta Tarigan dan Suharto. Adapun panitera pengganti Happy Try Sulistiyono.





</content:encoded></item></channel></rss>
