<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Tak Sanggup Bayar Tipping Fee, Pemprov DKI Setop Pembangunan ITF Sunter   </title><description>Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal menghentikan proyek pembangunan pengolahan sampah intermediate treatment facility&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/27/338/2837773/tak-sanggup-bayar-tipping-fee-pemprov-dki-setop-pembangunan-itf-sunter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/27/338/2837773/tak-sanggup-bayar-tipping-fee-pemprov-dki-setop-pembangunan-itf-sunter"/><item><title> Tak Sanggup Bayar Tipping Fee, Pemprov DKI Setop Pembangunan ITF Sunter   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/27/338/2837773/tak-sanggup-bayar-tipping-fee-pemprov-dki-setop-pembangunan-itf-sunter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/27/338/2837773/tak-sanggup-bayar-tipping-fee-pemprov-dki-setop-pembangunan-itf-sunter</guid><pubDate>Selasa 27 Juni 2023 11:55 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/27/338/2837773/tak-sanggup-bayar-tipping-fee-pemprov-dki-setop-pembangunan-itf-sunter-iJ3b2JU7cK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi (foto: MPI/Jonathan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/27/338/2837773/tak-sanggup-bayar-tipping-fee-pemprov-dki-setop-pembangunan-itf-sunter-iJ3b2JU7cK.jpg</image><title>Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi (foto: MPI/Jonathan)</title></images><description>BEKASI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal menghentikan proyek pembangunan pengolahan sampah intermediate treatment facility (ITF) di Sunter. Pemprov mengaku tidak sanggup lantaran biaya investasi yang tinggi.
&amp;ldquo;Ya (tidak dilanjut), kita kan enggak sanggup ya,&amp;rdquo; kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono di TPST Bantargebang, Selasa (27/6/2023).

BACA JUGA:
 Lahan Kosong di Bintara Bekasi Jadi TPS Liar, Tumpukan Sampah hingga Menggunung&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurut Heru, Pemprov DKI setidaknya membutuhkan dana sebesar Rp5 triliun untuk membangun proyek pengolahan sampah menjadi tenaga listrik itu. Kekiniaan, Pemprov DKI pun lebih berfokus untuk memelihara pengolahan sama dengan konsep refused derived fuel (RDF) yang kini sudah ada di Bantargebang.
&amp;ldquo;Investasi bisa lebih dari Rp5 Triliun terus Pemda DKI bukan tidak mau, artinya bagus-bagus semua konsep itu bagus, RDF bagus ITF bagus, tapi sekali lagi Pemda DKI tidak mampu membayar tipping fee,&amp;rdquo; ungkapnya.
Heru menyatakan, bahwa biaya yang terlanjur dialokasikan terkait pembangunan tersebut pun akan dibahas lebih lanjut. Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI sudah mengalokasikan penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp577 miliar kepada PT. Jakarta Propertindo.

BACA JUGA:
Kali Baru Meluap di Bojonggede, Banyak Tumpukan Sampah

&amp;ldquo;Nanti akan dibahas dan dibicarakan lebih lanjut oleh pak Sekda,&amp;rdquo; tukasnya.</description><content:encoded>BEKASI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal menghentikan proyek pembangunan pengolahan sampah intermediate treatment facility (ITF) di Sunter. Pemprov mengaku tidak sanggup lantaran biaya investasi yang tinggi.
&amp;ldquo;Ya (tidak dilanjut), kita kan enggak sanggup ya,&amp;rdquo; kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono di TPST Bantargebang, Selasa (27/6/2023).

BACA JUGA:
 Lahan Kosong di Bintara Bekasi Jadi TPS Liar, Tumpukan Sampah hingga Menggunung&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurut Heru, Pemprov DKI setidaknya membutuhkan dana sebesar Rp5 triliun untuk membangun proyek pengolahan sampah menjadi tenaga listrik itu. Kekiniaan, Pemprov DKI pun lebih berfokus untuk memelihara pengolahan sama dengan konsep refused derived fuel (RDF) yang kini sudah ada di Bantargebang.
&amp;ldquo;Investasi bisa lebih dari Rp5 Triliun terus Pemda DKI bukan tidak mau, artinya bagus-bagus semua konsep itu bagus, RDF bagus ITF bagus, tapi sekali lagi Pemda DKI tidak mampu membayar tipping fee,&amp;rdquo; ungkapnya.
Heru menyatakan, bahwa biaya yang terlanjur dialokasikan terkait pembangunan tersebut pun akan dibahas lebih lanjut. Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI sudah mengalokasikan penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp577 miliar kepada PT. Jakarta Propertindo.

BACA JUGA:
Kali Baru Meluap di Bojonggede, Banyak Tumpukan Sampah

&amp;ldquo;Nanti akan dibahas dan dibicarakan lebih lanjut oleh pak Sekda,&amp;rdquo; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
