<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Banyak Pesantren di Jatim, Mengapa Ada Teroris?</title><description>Humor Gus Dur: Banyak Pesantren di Jatim, Mengapa Ada Teroris?
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/28/337/2838278/humor-gus-dur-banyak-pesantren-di-jatim-mengapa-ada-teroris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/28/337/2838278/humor-gus-dur-banyak-pesantren-di-jatim-mengapa-ada-teroris"/><item><title>Humor Gus Dur: Banyak Pesantren di Jatim, Mengapa Ada Teroris?</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/28/337/2838278/humor-gus-dur-banyak-pesantren-di-jatim-mengapa-ada-teroris</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/28/337/2838278/humor-gus-dur-banyak-pesantren-di-jatim-mengapa-ada-teroris</guid><pubDate>Rabu 28 Juni 2023 07:48 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/28/337/2838278/humor-gus-dur-banyak-pesantren-di-jatim-mengapa-ada-teroris-szBOoNl2W9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/28/337/2838278/humor-gus-dur-banyak-pesantren-di-jatim-mengapa-ada-teroris-szBOoNl2W9.jpg</image><title>KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). (Ist)</title></images><description>



KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sering dimintai pendapat soal peristiwa dan isu nasional oleh para wartawan. Agar sesi wawancara tidak terlalu tegang, Presiden RI ke-4 tersebut melemparkan candaan.

Saat seorang teroris tertangkap di Kota Malang, Jawa Timur, Gus Dur menjadi buruan para wartawan. Usai sholat Jumat, ia langsung ditodong untuk wawancara.

&quot;Gus, mengapa di Jawa Timur banyak teroris? Padahal banyak pesantren di sana?&quot; tanya seorang jurnalis.

&quot;Mereka salah alamat sih, coba kalau ke Jogja pasti dapat Salak Pondoh. Kalau di Jawa Timur banyak yang salah pondok, jadinya ya begitu,&quot; jawab Gus Dur disambut tawa wartawan.






BACA JUGA:
 Humor Gus Dur : Mengaku Keturunan China, Bermarga Tan&amp;nbsp; &amp;nbsp;







Pelesetan tadi ternyata bersambung dengan percakapan hangat Gus Dur dengan para jurnalis.

&quot;Ngomong-ngomong dulu saat jadi santri di Jogja saya suka Salak Pondoh. Sampai-sampai saya ngambil dari kebun orang,&quot; ucap Gus Dur membuka obrolan.

&quot;Dapat, Gus?&quot; ujar wartawan merespons.








BACA JUGA:
Humor Gus Dur : Ketika Gus Dur Pelesetkan Idul Adha








&quot;Ya dapat. Tapi bukan salak pondoh, dapatnya salak anjing,&quot; ujar Gus Dur dengan kalem.



*Diadaptasi dari buku Humor Gus Durian karya Gus Risang (2017)

</description><content:encoded>



KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sering dimintai pendapat soal peristiwa dan isu nasional oleh para wartawan. Agar sesi wawancara tidak terlalu tegang, Presiden RI ke-4 tersebut melemparkan candaan.

Saat seorang teroris tertangkap di Kota Malang, Jawa Timur, Gus Dur menjadi buruan para wartawan. Usai sholat Jumat, ia langsung ditodong untuk wawancara.

&quot;Gus, mengapa di Jawa Timur banyak teroris? Padahal banyak pesantren di sana?&quot; tanya seorang jurnalis.

&quot;Mereka salah alamat sih, coba kalau ke Jogja pasti dapat Salak Pondoh. Kalau di Jawa Timur banyak yang salah pondok, jadinya ya begitu,&quot; jawab Gus Dur disambut tawa wartawan.






BACA JUGA:
 Humor Gus Dur : Mengaku Keturunan China, Bermarga Tan&amp;nbsp; &amp;nbsp;







Pelesetan tadi ternyata bersambung dengan percakapan hangat Gus Dur dengan para jurnalis.

&quot;Ngomong-ngomong dulu saat jadi santri di Jogja saya suka Salak Pondoh. Sampai-sampai saya ngambil dari kebun orang,&quot; ucap Gus Dur membuka obrolan.

&quot;Dapat, Gus?&quot; ujar wartawan merespons.








BACA JUGA:
Humor Gus Dur : Ketika Gus Dur Pelesetkan Idul Adha








&quot;Ya dapat. Tapi bukan salak pondoh, dapatnya salak anjing,&quot; ujar Gus Dur dengan kalem.



*Diadaptasi dari buku Humor Gus Durian karya Gus Risang (2017)

</content:encoded></item></channel></rss>
