<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemhan: Nilai Kontrak Pengadaan 13 Unit Radar GCI Capai Rp5,8 Triliun</title><description>Artinya, harga per unit sistem radar GCI itu mencapai sekitar Rp446,8 miliar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/29/337/2838704/kemhan-nilai-kontrak-pengadaan-13-unit-radar-gci-capai-rp5-8-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/29/337/2838704/kemhan-nilai-kontrak-pengadaan-13-unit-radar-gci-capai-rp5-8-triliun"/><item><title>Kemhan: Nilai Kontrak Pengadaan 13 Unit Radar GCI Capai Rp5,8 Triliun</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/29/337/2838704/kemhan-nilai-kontrak-pengadaan-13-unit-radar-gci-capai-rp5-8-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/29/337/2838704/kemhan-nilai-kontrak-pengadaan-13-unit-radar-gci-capai-rp5-8-triliun</guid><pubDate>Kamis 29 Juni 2023 03:00 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/29/337/2838704/kemhan-nilai-kontrak-pengadaan-13-uniit-radar-gci-capai-rp5-8-triliun-EuBjSzYFpW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Radar Militer (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/29/337/2838704/kemhan-nilai-kontrak-pengadaan-13-uniit-radar-gci-capai-rp5-8-triliun-EuBjSzYFpW.jpg</image><title>Ilustrasi Radar Militer (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menyampaikan nilai kontrak pengadaan 13 sistem unit radar Ground Control Interception (GCI) GM-403 buatan Thales dari Prancis bekerja sama dengan PT Len Industri (Persero) mencapai 354 juta euro atau setara dengan Rp5,8 triliun.
&amp;ldquo;Nilai kontrak pengadaannya EUR 354.119.092,&amp;rdquo; kata Kepala Biro (Karo) Humas Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Edwin Adrian Sumantha saat dihubungi di Jakarta, Rabu 28 Juni 2023.
Artinya, harga per unit sistem radar GCI itu mencapai sekitar Rp446,8 miliar. Meski begitu, Edwin mengaku tidak dapat memberikan informasi detail lainnya seperti penempatan radar GCI. &amp;ldquo;Informasi itu belum bisa disampaikan saat ini,&amp;rdquo; kata dia.

BACA JUGA:
Band Rock God Save The Kings Hadirkan Lagu Penuh Emosi

Sebelumnya, Kemenhan menandatangani kontrak jual beli dengan PT Len Industri (Persero) untuk pengadaan 13 unit sistem radar Ground Control Interception (GCI) GM-403 dari Thales, Prancis.
Pengadaan 13 unit radar GCI itu dilakukan melalui diplomasi antara Menhan Prabowo Subianto dengan Prancis pada 2022. Kemudian ditandatangani oleh Direktur Utama Len Bobby Rasyidin, dan SVP Latin America &amp;amp; Asia of Thales International SAS, Guy Bonassi, di Prancis.

BACA JUGA:
Polda Sumut Usut Laporan Pemerasan Dilakukan Dua Oknum Anggotanya

&quot;Kontrak ditandatangani pada tanggal 20 April 2022 dan pengiriman dilakukan dalam waktu 48 bulan setelah tanggal efektif kontrak. Selain itu, periode garansi untuk sistem radar ini adalah 36 bulan,&quot; tulis keterangan resmi kementerian pertahanan, dikutip Rabu (28/6/2023).Pengadaan 13 unit sistem radar GCI ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memodernisasi dan memperkuat kemampuan pertahanan negara, serta alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI.
Dikutip dari laman resmi www.len.co.id, radar GCI dilengkapi dengan command and control, dan merupakan salah satu alutsista yang berfungsi bagaikan 'mata' pertahanan. Dengan jangkauan mencapai 450 km, radar GCI berperan untuk memberikan pengawalan pada pesawat pencegat maupun pesawat buru sergap dalam menjalankan misinya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rayakan HUT ke-77 Bhayangkara, Polres Taput Gelar Baksos di SDN Parik Sabungan

Keterlibatan PT Len Industri (Persero) dalam proses pengadaan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan industri pertahanan dalam negeri, meningkatkan kesempatan kerja lokal, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Tangkap Seorang Pria di Tebing Tinggi Simpan Sabu

Sebagai informasi, Thales merupakan perusahaan teknologi global terkemuka, dikenal karena solusi pertahanan dan keamanannya yang canggih. Sistem radar GM-403 adalah sistem yang sangat mampu dan dapat diandalkan yang telah diterapkan di banyak negara di seluruh dunia.
Pengadaan sistem ini oleh Indonesia mencerminkan komitmen pemerintah untuk memastikan keselamatan dan keamanan warga negara dan wilayahnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menyampaikan nilai kontrak pengadaan 13 sistem unit radar Ground Control Interception (GCI) GM-403 buatan Thales dari Prancis bekerja sama dengan PT Len Industri (Persero) mencapai 354 juta euro atau setara dengan Rp5,8 triliun.
&amp;ldquo;Nilai kontrak pengadaannya EUR 354.119.092,&amp;rdquo; kata Kepala Biro (Karo) Humas Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Edwin Adrian Sumantha saat dihubungi di Jakarta, Rabu 28 Juni 2023.
Artinya, harga per unit sistem radar GCI itu mencapai sekitar Rp446,8 miliar. Meski begitu, Edwin mengaku tidak dapat memberikan informasi detail lainnya seperti penempatan radar GCI. &amp;ldquo;Informasi itu belum bisa disampaikan saat ini,&amp;rdquo; kata dia.

BACA JUGA:
Band Rock God Save The Kings Hadirkan Lagu Penuh Emosi

Sebelumnya, Kemenhan menandatangani kontrak jual beli dengan PT Len Industri (Persero) untuk pengadaan 13 unit sistem radar Ground Control Interception (GCI) GM-403 dari Thales, Prancis.
Pengadaan 13 unit radar GCI itu dilakukan melalui diplomasi antara Menhan Prabowo Subianto dengan Prancis pada 2022. Kemudian ditandatangani oleh Direktur Utama Len Bobby Rasyidin, dan SVP Latin America &amp;amp; Asia of Thales International SAS, Guy Bonassi, di Prancis.

BACA JUGA:
Polda Sumut Usut Laporan Pemerasan Dilakukan Dua Oknum Anggotanya

&quot;Kontrak ditandatangani pada tanggal 20 April 2022 dan pengiriman dilakukan dalam waktu 48 bulan setelah tanggal efektif kontrak. Selain itu, periode garansi untuk sistem radar ini adalah 36 bulan,&quot; tulis keterangan resmi kementerian pertahanan, dikutip Rabu (28/6/2023).Pengadaan 13 unit sistem radar GCI ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memodernisasi dan memperkuat kemampuan pertahanan negara, serta alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI.
Dikutip dari laman resmi www.len.co.id, radar GCI dilengkapi dengan command and control, dan merupakan salah satu alutsista yang berfungsi bagaikan 'mata' pertahanan. Dengan jangkauan mencapai 450 km, radar GCI berperan untuk memberikan pengawalan pada pesawat pencegat maupun pesawat buru sergap dalam menjalankan misinya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rayakan HUT ke-77 Bhayangkara, Polres Taput Gelar Baksos di SDN Parik Sabungan

Keterlibatan PT Len Industri (Persero) dalam proses pengadaan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan industri pertahanan dalam negeri, meningkatkan kesempatan kerja lokal, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Tangkap Seorang Pria di Tebing Tinggi Simpan Sabu

Sebagai informasi, Thales merupakan perusahaan teknologi global terkemuka, dikenal karena solusi pertahanan dan keamanannya yang canggih. Sistem radar GM-403 adalah sistem yang sangat mampu dan dapat diandalkan yang telah diterapkan di banyak negara di seluruh dunia.
Pengadaan sistem ini oleh Indonesia mencerminkan komitmen pemerintah untuk memastikan keselamatan dan keamanan warga negara dan wilayahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
