<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gempa M6,0 Yogyakarta, Ini Imbauan BMKG   </title><description>Dwikorita Karnawati meminta agar masyarakat tidak termakan hoaks atau berita bohong terkait adanya prediksi akan terjadinya gempa&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/30/337/2839491/gempa-m6-0-yogyakarta-ini-imbauan-bmkg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/30/337/2839491/gempa-m6-0-yogyakarta-ini-imbauan-bmkg"/><item><title> Gempa M6,0 Yogyakarta, Ini Imbauan BMKG   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/30/337/2839491/gempa-m6-0-yogyakarta-ini-imbauan-bmkg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/30/337/2839491/gempa-m6-0-yogyakarta-ini-imbauan-bmkg</guid><pubDate>Jum'at 30 Juni 2023 23:16 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/30/337/2839491/gempa-m6-0-yogyakarta-ini-imbauan-bmkg-6ijKyCskeA.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BMKG, Dwikorita (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/30/337/2839491/gempa-m6-0-yogyakarta-ini-imbauan-bmkg-6ijKyCskeA.jpeg</image><title>Kepala BMKG, Dwikorita (foto: dok ist)</title></images><description>
JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati meminta agar masyarakat tidak termakan hoaks atau berita bohong terkait adanya prediksi akan terjadinya gempa susulan yang jauh lebih besar dan menimbulkan tsunami di Yogyakarta dan sekitarnya.

&quot;Karena gempa bumi ini sudah dianalisis, dan tidak menimbulkan tsunami,&quot; kata Dwikorita dalam jumpa persnya secara daring, Jumat (30/6/2023).

BACA JUGA:
BMKG Update Kekuatan Gempa Yogyakarta M6,4 Jadi M6,0&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan terkait kekuatan dan kedalaman gempa bumi yang terjadi beberapa jam yang lalu.

&quot;Gempa tersebut awalnya 6,4 kemudian di update 6,0 magnitudonya. Kedalaman awalnya 25 km data terupdate adalah 67 km,&quot; ujarnya.

Dwikorita turut mengimbau agar tetap tenang tetapi waspada untuk kemungkinan terjadinya gempa susulan yang masih mungkin akan terjadi. Oleh karenanya, ia meminta masyarakat  mewaspadai kemungkinan gempa susulan tersebut yang berpotensi menimbulkan kerusakan pada bangunan yang sudah mengalami rusak ringan.

BACA JUGA:
 BMKG: Sebanyak 25 Kali Gempa Susulan Yogyakarta&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;
&quot;Sehingga diminta untuk tidak menempati bangunan yang secara struktur sudah rusak,&quot; tuturnya.



Tak hanya itu, ia juga mengimbau masyarakat yang berada di kawasan perbukitan atau tebing curam.



&quot;Karena gempa susulan dapat juga memicu terjadinya longsoran atau runtuhan batu,&quot; kata dia melanjutkan.</description><content:encoded>
JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati meminta agar masyarakat tidak termakan hoaks atau berita bohong terkait adanya prediksi akan terjadinya gempa susulan yang jauh lebih besar dan menimbulkan tsunami di Yogyakarta dan sekitarnya.

&quot;Karena gempa bumi ini sudah dianalisis, dan tidak menimbulkan tsunami,&quot; kata Dwikorita dalam jumpa persnya secara daring, Jumat (30/6/2023).

BACA JUGA:
BMKG Update Kekuatan Gempa Yogyakarta M6,4 Jadi M6,0&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan terkait kekuatan dan kedalaman gempa bumi yang terjadi beberapa jam yang lalu.

&quot;Gempa tersebut awalnya 6,4 kemudian di update 6,0 magnitudonya. Kedalaman awalnya 25 km data terupdate adalah 67 km,&quot; ujarnya.

Dwikorita turut mengimbau agar tetap tenang tetapi waspada untuk kemungkinan terjadinya gempa susulan yang masih mungkin akan terjadi. Oleh karenanya, ia meminta masyarakat  mewaspadai kemungkinan gempa susulan tersebut yang berpotensi menimbulkan kerusakan pada bangunan yang sudah mengalami rusak ringan.

BACA JUGA:
 BMKG: Sebanyak 25 Kali Gempa Susulan Yogyakarta&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;
&quot;Sehingga diminta untuk tidak menempati bangunan yang secara struktur sudah rusak,&quot; tuturnya.



Tak hanya itu, ia juga mengimbau masyarakat yang berada di kawasan perbukitan atau tebing curam.



&quot;Karena gempa susulan dapat juga memicu terjadinya longsoran atau runtuhan batu,&quot; kata dia melanjutkan.</content:encoded></item></channel></rss>
