<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dibunuh Anaknya, Tukang Sate di Bekasi Ditusuk 5 Kali Pakai Sangkur</title><description>Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha Ferdianto mengatakan senjata yang digunakan ialah pisau jenis sangkur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/30/338/2839368/dibunuh-anaknya-tukang-sate-di-bekasi-ditusuk-5-kali-pakai-sangkur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/06/30/338/2839368/dibunuh-anaknya-tukang-sate-di-bekasi-ditusuk-5-kali-pakai-sangkur"/><item><title>Dibunuh Anaknya, Tukang Sate di Bekasi Ditusuk 5 Kali Pakai Sangkur</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/06/30/338/2839368/dibunuh-anaknya-tukang-sate-di-bekasi-ditusuk-5-kali-pakai-sangkur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/06/30/338/2839368/dibunuh-anaknya-tukang-sate-di-bekasi-ditusuk-5-kali-pakai-sangkur</guid><pubDate>Jum'at 30 Juni 2023 17:55 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/30/338/2839368/dibunuh-anaknya-tukang-sate-di-bekasi-ditusuk-5-kali-pakai-sangkur-zriFiQx35H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha Ferdianto (Foto: Jonathan S)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/30/338/2839368/dibunuh-anaknya-tukang-sate-di-bekasi-ditusuk-5-kali-pakai-sangkur-zriFiQx35H.jpg</image><title>Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha Ferdianto (Foto: Jonathan S)</title></images><description>BEKASI - Pemilik warung sate di Jalan Raya Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi bernama Widodo Cahya Putra (43) tewas dibunuh oleh anaknya sendiri Dimas Rismawan (22). Pelaku menghujani tubuh ayahnya dengan tusukan pisau sebanyak lima kali.

Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha Ferdianto mengatakan senjata yang digunakan ialah pisau jenis sangkur. Adapun korban ditusuk saat sedang tertidur di kamar tidurnya.

&amp;ldquo;Datang pelaku (Dimas) untuk langsung melakukan penusukan terhadap korban,&amp;rdquo; kata Aqsha dalam konferensi pers, Jumat (30/6/2023).

BACA JUGA:
Kasus Tukang Sate Dibunuh Anaknya yang Pecatan TNI Dilimpahkan ke Denpom


Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diduga menusuk korban sebanyak lima kali. Hal itu berdasarkan temuan luka senjata tajam yang terlihat pada tubuh korban.

&amp;ldquo;Penusukan terhadap korban mengenai dada, punggung, lengan, belakang kepala dan leher belakang,&amp;rdquo; ujarnya.

Aqsha mengungkapkan, perbuatan Dimas dilatarbelakangi kekesalannya karena tidak diberikan sejumlah duit yang diminta. Amarah Dimas tak teredam hingga akhirnya membunuh korban.

&amp;ldquo;Uang yang diminta jumlahnya Rp8 juta, untuk keperluan sehari-hari,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Kasus Tukang Sate Dibunuh Anaknya yang Pecatan TNI Dilimpahkan ke Denpom


Sebagai informasi, pelaku Dimas merupakan seorang anggota TNI dalam proses pemecatan karena bermasalah. &amp;ldquo;Betul (anggota TNI), tetapi yang bersangkutan sudah dalam proses pemecatan karena kasus disersi,&amp;rdquo; kata Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar saat dikonfirmasi terpisah.
</description><content:encoded>BEKASI - Pemilik warung sate di Jalan Raya Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi bernama Widodo Cahya Putra (43) tewas dibunuh oleh anaknya sendiri Dimas Rismawan (22). Pelaku menghujani tubuh ayahnya dengan tusukan pisau sebanyak lima kali.

Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha Ferdianto mengatakan senjata yang digunakan ialah pisau jenis sangkur. Adapun korban ditusuk saat sedang tertidur di kamar tidurnya.

&amp;ldquo;Datang pelaku (Dimas) untuk langsung melakukan penusukan terhadap korban,&amp;rdquo; kata Aqsha dalam konferensi pers, Jumat (30/6/2023).

BACA JUGA:
Kasus Tukang Sate Dibunuh Anaknya yang Pecatan TNI Dilimpahkan ke Denpom


Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diduga menusuk korban sebanyak lima kali. Hal itu berdasarkan temuan luka senjata tajam yang terlihat pada tubuh korban.

&amp;ldquo;Penusukan terhadap korban mengenai dada, punggung, lengan, belakang kepala dan leher belakang,&amp;rdquo; ujarnya.

Aqsha mengungkapkan, perbuatan Dimas dilatarbelakangi kekesalannya karena tidak diberikan sejumlah duit yang diminta. Amarah Dimas tak teredam hingga akhirnya membunuh korban.

&amp;ldquo;Uang yang diminta jumlahnya Rp8 juta, untuk keperluan sehari-hari,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Kasus Tukang Sate Dibunuh Anaknya yang Pecatan TNI Dilimpahkan ke Denpom


Sebagai informasi, pelaku Dimas merupakan seorang anggota TNI dalam proses pemecatan karena bermasalah. &amp;ldquo;Betul (anggota TNI), tetapi yang bersangkutan sudah dalam proses pemecatan karena kasus disersi,&amp;rdquo; kata Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar saat dikonfirmasi terpisah.
</content:encoded></item></channel></rss>
