<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aksi Sadis Pecatan TNI Bunuh Tukang Sate yang Juga Ayah Kandungnya</title><description>Polisi mengungkap bahwa Dimas membunuh ayahnya sendiri pada pagi hari.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/01/338/2839566/aksi-sadis-pecatan-tni-bunuh-tukang-sate-yang-juga-ayah-kandungnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/01/338/2839566/aksi-sadis-pecatan-tni-bunuh-tukang-sate-yang-juga-ayah-kandungnya"/><item><title>Aksi Sadis Pecatan TNI Bunuh Tukang Sate yang Juga Ayah Kandungnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/01/338/2839566/aksi-sadis-pecatan-tni-bunuh-tukang-sate-yang-juga-ayah-kandungnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/01/338/2839566/aksi-sadis-pecatan-tni-bunuh-tukang-sate-yang-juga-ayah-kandungnya</guid><pubDate>Sabtu 01 Juli 2023 08:46 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/01/338/2839566/aksi-sadis-pecatan-tni-bunuh-tukang-sate-yang-juga-ayah-kandungnya-OBBLu0vHkU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/01/338/2839566/aksi-sadis-pecatan-tni-bunuh-tukang-sate-yang-juga-ayah-kandungnya-OBBLu0vHkU.jpg</image><title>Foto: MNC Portal</title></images><description>BEKASI - Widodo Cahya Putra (43), pedagang sate di Jalan Raya Pejuang, Medan Satria, Kota Bekasi meregang nyatwa usai dibunuh, anaknya sendiri Dimas Rismawan (22). Dimas tega menghabisi nyawa ayahnya karena tidak memberikannya uang.

BACA JUGA:
Dibunuh Anaknya, Tukang Sate di Bekasi Ditusuk 5 Kali Pakai Sangkur

Polisi mengatakan,&amp;nbsp; Dimas membunuh ayahnya sendiri pada pagi hari tepatnya di hari Kamis (29/6). Namun, kepolisian baru mendapatkan laporan pada pukul 13.00 WIB.
&amp;ldquo;Kejadian sekitar pukul 06.00 WIB, korban bersama saksi sedang tidur, pelaku langsung masuk kamar tersebut (dan membunuh),&amp;rdquo; kata Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha Ferdianto, dikutip Sabtu (1/7/2023).

BACA JUGA:
Kasus Tukang Sate Dibunuh Anaknya yang Pecatan TNI Dilimpahkan ke Denpom

Setelah menghabisi nyawa ayahnya, pelaku lantas kebingunganan. Bahkan ada rentan waktu yang cukup panjang sebelum akhirnya polisi mengetahui apa yang terjadi.
&amp;ldquo;Jadi informasi yang kami dapat, memang pelaku masih bingung untuk melakukan apa (setelah membunuh),&amp;rdquo; ungkap dia.
Bahkan Dimas disebut masih berada di lokasi kejadian saat pihak kepolisian datang ke lokasi. Dimas juga disebut hendak melarikan diri.
&amp;ldquo;Dari TKP dicurigai saudara DR (Dimas) terlihat seperti ingin melarikan diri dan langsung kita amankan,&amp;rdquo; tutupnya.


Sebelumnya, Pemilik warung sate di Jalan Raya Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi bernama Widodo Cahya Putra (43) tewas dibunuh oleh anaknya sendiri Dimas Rismawan (22). Pelaku menghujani tubuh ayahnya dengan tusukan pisau sebanyak lima kali.







Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha Ferdianto mengatakan senjata yang digunakan ialah pisau jenis sangkur. Adapun korban ditusuk saat sedang tertidur di kamar tidurnya.







&amp;ldquo;Datang pelaku (Dimas) untuk langsung melakukan penusukan terhadap korban,&amp;rdquo; kata Aqsha dalam konferensi pers, Jumat (30/6/2023).

</description><content:encoded>BEKASI - Widodo Cahya Putra (43), pedagang sate di Jalan Raya Pejuang, Medan Satria, Kota Bekasi meregang nyatwa usai dibunuh, anaknya sendiri Dimas Rismawan (22). Dimas tega menghabisi nyawa ayahnya karena tidak memberikannya uang.

BACA JUGA:
Dibunuh Anaknya, Tukang Sate di Bekasi Ditusuk 5 Kali Pakai Sangkur

Polisi mengatakan,&amp;nbsp; Dimas membunuh ayahnya sendiri pada pagi hari tepatnya di hari Kamis (29/6). Namun, kepolisian baru mendapatkan laporan pada pukul 13.00 WIB.
&amp;ldquo;Kejadian sekitar pukul 06.00 WIB, korban bersama saksi sedang tidur, pelaku langsung masuk kamar tersebut (dan membunuh),&amp;rdquo; kata Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha Ferdianto, dikutip Sabtu (1/7/2023).

BACA JUGA:
Kasus Tukang Sate Dibunuh Anaknya yang Pecatan TNI Dilimpahkan ke Denpom

Setelah menghabisi nyawa ayahnya, pelaku lantas kebingunganan. Bahkan ada rentan waktu yang cukup panjang sebelum akhirnya polisi mengetahui apa yang terjadi.
&amp;ldquo;Jadi informasi yang kami dapat, memang pelaku masih bingung untuk melakukan apa (setelah membunuh),&amp;rdquo; ungkap dia.
Bahkan Dimas disebut masih berada di lokasi kejadian saat pihak kepolisian datang ke lokasi. Dimas juga disebut hendak melarikan diri.
&amp;ldquo;Dari TKP dicurigai saudara DR (Dimas) terlihat seperti ingin melarikan diri dan langsung kita amankan,&amp;rdquo; tutupnya.


Sebelumnya, Pemilik warung sate di Jalan Raya Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi bernama Widodo Cahya Putra (43) tewas dibunuh oleh anaknya sendiri Dimas Rismawan (22). Pelaku menghujani tubuh ayahnya dengan tusukan pisau sebanyak lima kali.







Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha Ferdianto mengatakan senjata yang digunakan ialah pisau jenis sangkur. Adapun korban ditusuk saat sedang tertidur di kamar tidurnya.







&amp;ldquo;Datang pelaku (Dimas) untuk langsung melakukan penusukan terhadap korban,&amp;rdquo; kata Aqsha dalam konferensi pers, Jumat (30/6/2023).

</content:encoded></item></channel></rss>
