<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Yogyakarta: 35 Rumah Rusak, 6 Orang Luka dan 1 Meninggal Dunia   </title><description>Sedangkan gempa juga menyebabkan 6 orang luka ringan dan 1 meninggal dunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/01/510/2839594/gempa-yogyakarta-35-rumah-rusak-6-orang-luka-dan-1-meninggal-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/01/510/2839594/gempa-yogyakarta-35-rumah-rusak-6-orang-luka-dan-1-meninggal-dunia"/><item><title>Gempa Yogyakarta: 35 Rumah Rusak, 6 Orang Luka dan 1 Meninggal Dunia   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/01/510/2839594/gempa-yogyakarta-35-rumah-rusak-6-orang-luka-dan-1-meninggal-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/01/510/2839594/gempa-yogyakarta-35-rumah-rusak-6-orang-luka-dan-1-meninggal-dunia</guid><pubDate>Sabtu 01 Juli 2023 10:38 WIB</pubDate><dc:creator>Yohanes Demo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/01/510/2839594/gempa-yogyakarta-35-rumah-rusak-6-orang-luka-dan-1-meninggal-dunia-PHqVRp7djd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kerusakan akibat Gempa Yogyakarta. (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/01/510/2839594/gempa-yogyakarta-35-rumah-rusak-6-orang-luka-dan-1-meninggal-dunia-PHqVRp7djd.jpg</image><title>Kerusakan akibat Gempa Yogyakarta. (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wMS8xLzE2NzcwMS81L3g4bTZqZjQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DIY - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul mencatat ada 35 kerusakan akibat gempa berkekuatan M6,0 yang terjadi pada Jumat (30/06/2023) kemarin. Sedangkan gempa juga menyebabkan 6 orang luka ringan dan 1 meninggal dunia.

Kepala BPBD Bantul, Agus Yuli Herwanta mengatakan, kerusakan tersebut tersebar di 12 titik di Kapanewon. Adapun rinciannya, kerusakan terjadi di kapanewon Bambanglipuro 1 titik lokasi, 2 di Kapanewon Dlingo, 3 di Kapanewon Imogiri, 1 di Kapanewon Jetis, 2 di Kapanewon Kasihan, 5 di Kapanewon Kretek, 1 di Kapanewon Pandak, 1 di Kapanewon Pajangan.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dampak Gempa Yogyakarta, 10 Kereta Ini Berhenti Mendadak

Kemudian 1 di Kapanewon Piyungan, 1 di Kapanewon Pleret 3 di Kapanewon Pundong, dan terbanyak yakni 14 rumah rumah di Kapanewon Sanden.&amp;nbsp;

&quot;Kejadian gempa bumi tersebut menyebabkan jatuhnya korban jiwa, 1 meninggal dunia disebabkan oleh serangan jantung saat terjadinya gempa bumi dan 6 orang lainnya luka ringan,&quot; kata Agus dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (01/07/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Gempa Yogyakarta, Empat Warga Gunungkidul Tertimpa Reruntuhan Rumah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Agus mengatakan, saat ini korban luka-luka tersebut telah mendapatkan ringan telah mendapatkan penanganan dan perawatan oleh PSC 119 Dinkes Bantul, PMI Bantul, RSPS, RS PKU Muhammadiyah Bantul dan RS UII.

&quot;Satu orang menjalani rawat inap dan lima orang lainnya menjalani rawat Jalan,&quot; terangnya.BPBD Kabupaten Bantul juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.



&quot;Pastikan kondisi bangunan sebelum kembali ke rumah, serta melaporkan kepada BPBD Kabupaten Bantul,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wMS8xLzE2NzcwMS81L3g4bTZqZjQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DIY - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul mencatat ada 35 kerusakan akibat gempa berkekuatan M6,0 yang terjadi pada Jumat (30/06/2023) kemarin. Sedangkan gempa juga menyebabkan 6 orang luka ringan dan 1 meninggal dunia.

Kepala BPBD Bantul, Agus Yuli Herwanta mengatakan, kerusakan tersebut tersebar di 12 titik di Kapanewon. Adapun rinciannya, kerusakan terjadi di kapanewon Bambanglipuro 1 titik lokasi, 2 di Kapanewon Dlingo, 3 di Kapanewon Imogiri, 1 di Kapanewon Jetis, 2 di Kapanewon Kasihan, 5 di Kapanewon Kretek, 1 di Kapanewon Pandak, 1 di Kapanewon Pajangan.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dampak Gempa Yogyakarta, 10 Kereta Ini Berhenti Mendadak

Kemudian 1 di Kapanewon Piyungan, 1 di Kapanewon Pleret 3 di Kapanewon Pundong, dan terbanyak yakni 14 rumah rumah di Kapanewon Sanden.&amp;nbsp;

&quot;Kejadian gempa bumi tersebut menyebabkan jatuhnya korban jiwa, 1 meninggal dunia disebabkan oleh serangan jantung saat terjadinya gempa bumi dan 6 orang lainnya luka ringan,&quot; kata Agus dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (01/07/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Gempa Yogyakarta, Empat Warga Gunungkidul Tertimpa Reruntuhan Rumah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Agus mengatakan, saat ini korban luka-luka tersebut telah mendapatkan ringan telah mendapatkan penanganan dan perawatan oleh PSC 119 Dinkes Bantul, PMI Bantul, RSPS, RS PKU Muhammadiyah Bantul dan RS UII.

&quot;Satu orang menjalani rawat inap dan lima orang lainnya menjalani rawat Jalan,&quot; terangnya.BPBD Kabupaten Bantul juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.



&quot;Pastikan kondisi bangunan sebelum kembali ke rumah, serta melaporkan kepada BPBD Kabupaten Bantul,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
