<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG: 56 Persen Wilayah Indonesia Memasuki Musim Kemarau</title><description>Sebanyak 56% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau hingga awal Juli 2023.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/02/337/2839978/bmkg-56-persen-wilayah-indonesia-memasuki-musim-kemarau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/02/337/2839978/bmkg-56-persen-wilayah-indonesia-memasuki-musim-kemarau"/><item><title>BMKG: 56 Persen Wilayah Indonesia Memasuki Musim Kemarau</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/02/337/2839978/bmkg-56-persen-wilayah-indonesia-memasuki-musim-kemarau</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/02/337/2839978/bmkg-56-persen-wilayah-indonesia-memasuki-musim-kemarau</guid><pubDate>Minggu 02 Juli 2023 13:54 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/02/337/2839978/bmkg-56-persen-wilayah-indonesia-memasuki-musim-kemarau-ut8kprEK4I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi musim kemarau (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/02/337/2839978/bmkg-56-persen-wilayah-indonesia-memasuki-musim-kemarau-ut8kprEK4I.jpg</image><title>Ilustrasi musim kemarau (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat berdasarkan zona musim (ZOM) sebanyak 56% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau hingga awal Juli 2023.

&amp;ldquo;Diketahui bahwa berdasarkan jumlah ZOM sebanyak 56% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau,&amp;rdquo; ujar Plt. Kepala Pusat Meteorologi Publik Andri Ramdhani dalam keterangan resminya, dikutip, Minggu (2/7/2023).

BACA JUGA:
 BMKG Prakirakan Puncak Kemarau di Indonesia pada Juli-Agustus&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Andri melaporkan, wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau, meliputi sebagian besar Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau, Bengkulu bagian selatan, Sumatera Selatan bagian selatan. Kemudian, Kepulauan Bangka Belitung bagian selatan, sebagian Lampung, Banten, DKI Jakarta, sebagian besar Jawa Barat Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT.

Lalu, di Kalimantan Tengah bagian selatan, sebagian Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur bagian selatan, sebagian Gorontalo, Sulawesi Tengah bagian utara, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara bagian selatan, sebagian Maluku Utara, dan Papua bagian selatan.

Sementara itu, Andri mengatakan, puncak musim kemarau diprediksi pada periode Juli hingga Agustus. &amp;ldquo;Secara umum Puncak Musim Kemarau 2023 di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksikan terjadi pada periode Juli-Agustus, dengan wilayah zona musim paling banyak terjadi pada bulan Agustus,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Minta Menteri LHK Antisipasi Musim Kemarau Panjang


Lebih lanjut, Andri mengatakan, fenomena El Nino diprediksikan masih terjadi pada pertengahan tahun 2023 dengan kategori lemah hingga cenderung moderat.



Andri melaporkan, berdasarkan data analisis cuaca dalam tiga hari terakhir masih terdapat hujan yang turun di beberapa wilayah yakni hujan lebat terjadi di sebagian wilayah Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku.



&amp;ldquo;Sedangkan hujan ringan-sedang terjadi di sebagian Sumatera Utara, Riau, Jawa Barat atau Tengah atau Timur, Bali, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan atau Barat atau Tenggara, Papua,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat berdasarkan zona musim (ZOM) sebanyak 56% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau hingga awal Juli 2023.

&amp;ldquo;Diketahui bahwa berdasarkan jumlah ZOM sebanyak 56% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau,&amp;rdquo; ujar Plt. Kepala Pusat Meteorologi Publik Andri Ramdhani dalam keterangan resminya, dikutip, Minggu (2/7/2023).

BACA JUGA:
 BMKG Prakirakan Puncak Kemarau di Indonesia pada Juli-Agustus&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Andri melaporkan, wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau, meliputi sebagian besar Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau, Bengkulu bagian selatan, Sumatera Selatan bagian selatan. Kemudian, Kepulauan Bangka Belitung bagian selatan, sebagian Lampung, Banten, DKI Jakarta, sebagian besar Jawa Barat Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT.

Lalu, di Kalimantan Tengah bagian selatan, sebagian Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur bagian selatan, sebagian Gorontalo, Sulawesi Tengah bagian utara, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara bagian selatan, sebagian Maluku Utara, dan Papua bagian selatan.

Sementara itu, Andri mengatakan, puncak musim kemarau diprediksi pada periode Juli hingga Agustus. &amp;ldquo;Secara umum Puncak Musim Kemarau 2023 di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksikan terjadi pada periode Juli-Agustus, dengan wilayah zona musim paling banyak terjadi pada bulan Agustus,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Minta Menteri LHK Antisipasi Musim Kemarau Panjang


Lebih lanjut, Andri mengatakan, fenomena El Nino diprediksikan masih terjadi pada pertengahan tahun 2023 dengan kategori lemah hingga cenderung moderat.



Andri melaporkan, berdasarkan data analisis cuaca dalam tiga hari terakhir masih terdapat hujan yang turun di beberapa wilayah yakni hujan lebat terjadi di sebagian wilayah Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku.



&amp;ldquo;Sedangkan hujan ringan-sedang terjadi di sebagian Sumatera Utara, Riau, Jawa Barat atau Tengah atau Timur, Bali, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan atau Barat atau Tenggara, Papua,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
