<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nekat Bakar Sekolah, Siswa di Temanggung Sakit Hati Sering Dibully Teman dan Guru</title><description>Pelaku pembakaran sebuah gedung SMPN 2 Pringsurat Temanggung pada Selasa lalu, yakni R sudah berhasil ditangkap polisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/02/512/2840074/nekat-bakar-sekolah-siswa-di-temanggung-sakit-hati-sering-dibully-teman-dan-guru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/02/512/2840074/nekat-bakar-sekolah-siswa-di-temanggung-sakit-hati-sering-dibully-teman-dan-guru"/><item><title>Nekat Bakar Sekolah, Siswa di Temanggung Sakit Hati Sering Dibully Teman dan Guru</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/02/512/2840074/nekat-bakar-sekolah-siswa-di-temanggung-sakit-hati-sering-dibully-teman-dan-guru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/02/512/2840074/nekat-bakar-sekolah-siswa-di-temanggung-sakit-hati-sering-dibully-teman-dan-guru</guid><pubDate>Minggu 02 Juli 2023 18:35 WIB</pubDate><dc:creator>Didik Dono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/02/512/2840074/nekat-bakar-sekolah-siswa-di-temanggung-sakit-hati-sering-dibully-teman-dan-guru-hMKtDPHXCO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi menangkap siswa, pelaku pembakaran sekolah di Temanggung, Jawa Tengah (Foto: Didik Dono) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/02/512/2840074/nekat-bakar-sekolah-siswa-di-temanggung-sakit-hati-sering-dibully-teman-dan-guru-hMKtDPHXCO.jpg</image><title>Polisi menangkap siswa, pelaku pembakaran sekolah di Temanggung, Jawa Tengah (Foto: Didik Dono) </title></images><description>TEMANGGUNG - Siswa pelaku pembakaran sebuah gedung sekolah di Temanggung, Jawa Tengah ternyata sudah merencanakan aksinya sejak dua minggu lalu. Pelaku merasa sakit hati karena sering dibully oleh teman dan juga gurunya sendiri.
Adapun pelaku pembakaran sebuah gedung SMPN 2 Pringsurat Temanggung pada Selasa lalu, yakni R sudah berhasil ditangkap polisi.

Penangkapan tersebut berdasarkan rekaman kamera pengawas CCTV yang ada di sekolah tersebut.

BACA JUGA:
Alibi Suami Bakar Anak dan Istri: Menuduh Selingkuh dan Kebakaran Charger HP


Menurut Kapolres Temanggung, AKBP Agus Purwadi, dari pemeriksaan diketahui, pelaku melakukan aksinya tersebut dengan menyiapkan 3 molotof yang kemudian disulut di lokasi kejadian.

Aksi pembakaran sudah direncanakan sejak dua minggu yang lalu dengan melakukan eksperimen. Molotov dibuat dengan botol minuman energi diisi bahan bakar dan gas.

Kemudian disulut sehingga dapat menyebabkan letupan dan menyebarkan api tanpa dilempar.

BACA JUGA:
Kronologi Suami Bakar Istri dan 2 Anak di Cakung: Panik hingga Ikut Bakar Diri


Pelaku R mengaku sakit hati karena sering dibully teman-temannya. Selain itu, R juga mengaku pernah dikeroyok lima temannya.


Bahkan, dirinya juga merasa dibully oleh gurunya karena tidak pernah mendapatkan apresiasi dan dicemooh saat mengumpulkan tugas dan dirobek kertas tugasnya.



Polisi akan memeriksakan kondisi psikologis pelaku dan melakukan tes kejiwaan ke Polda Jawa Tengah.



Atas kasus tersebut, pelaku bakal dikenakan dengan Pasal 187 KUHP tentang pembakaran dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun. Namun, sesuai Pasal 81 Ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Peradilan Pidana Anak dijatuhkan setengah dari ancaman pidana.



Namun, pelaku untuk sementara tidak ditahan dan dititipkan ke orangtuanya dan dikenakan wajib lapor setiap hari. Polisi mengamankan barang bukti berupa sisa botol, korek api, paku, palu dan sepeda motor yang digunakan untuk melakukan aksinya.

</description><content:encoded>TEMANGGUNG - Siswa pelaku pembakaran sebuah gedung sekolah di Temanggung, Jawa Tengah ternyata sudah merencanakan aksinya sejak dua minggu lalu. Pelaku merasa sakit hati karena sering dibully oleh teman dan juga gurunya sendiri.
Adapun pelaku pembakaran sebuah gedung SMPN 2 Pringsurat Temanggung pada Selasa lalu, yakni R sudah berhasil ditangkap polisi.

Penangkapan tersebut berdasarkan rekaman kamera pengawas CCTV yang ada di sekolah tersebut.

BACA JUGA:
Alibi Suami Bakar Anak dan Istri: Menuduh Selingkuh dan Kebakaran Charger HP


Menurut Kapolres Temanggung, AKBP Agus Purwadi, dari pemeriksaan diketahui, pelaku melakukan aksinya tersebut dengan menyiapkan 3 molotof yang kemudian disulut di lokasi kejadian.

Aksi pembakaran sudah direncanakan sejak dua minggu yang lalu dengan melakukan eksperimen. Molotov dibuat dengan botol minuman energi diisi bahan bakar dan gas.

Kemudian disulut sehingga dapat menyebabkan letupan dan menyebarkan api tanpa dilempar.

BACA JUGA:
Kronologi Suami Bakar Istri dan 2 Anak di Cakung: Panik hingga Ikut Bakar Diri


Pelaku R mengaku sakit hati karena sering dibully teman-temannya. Selain itu, R juga mengaku pernah dikeroyok lima temannya.


Bahkan, dirinya juga merasa dibully oleh gurunya karena tidak pernah mendapatkan apresiasi dan dicemooh saat mengumpulkan tugas dan dirobek kertas tugasnya.



Polisi akan memeriksakan kondisi psikologis pelaku dan melakukan tes kejiwaan ke Polda Jawa Tengah.



Atas kasus tersebut, pelaku bakal dikenakan dengan Pasal 187 KUHP tentang pembakaran dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun. Namun, sesuai Pasal 81 Ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Peradilan Pidana Anak dijatuhkan setengah dari ancaman pidana.



Namun, pelaku untuk sementara tidak ditahan dan dititipkan ke orangtuanya dan dikenakan wajib lapor setiap hari. Polisi mengamankan barang bukti berupa sisa botol, korek api, paku, palu dan sepeda motor yang digunakan untuk melakukan aksinya.

</content:encoded></item></channel></rss>
