<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kumpulkan 50 Kyai Pengasuh Ponpes di Banyuwangi, Staf Moeldoko: Tak Ada Muatan Politik</title><description>Handoko mengatakan bahwa Moeldoko memiliki kedekatan dengan kalangan pesantren.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/03/519/2840399/kumpulkan-50-kyai-pengasuh-ponpes-di-banyuwangi-staf-moeldoko-tak-ada-muatan-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/03/519/2840399/kumpulkan-50-kyai-pengasuh-ponpes-di-banyuwangi-staf-moeldoko-tak-ada-muatan-politik"/><item><title>Kumpulkan 50 Kyai Pengasuh Ponpes di Banyuwangi, Staf Moeldoko: Tak Ada Muatan Politik</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/03/519/2840399/kumpulkan-50-kyai-pengasuh-ponpes-di-banyuwangi-staf-moeldoko-tak-ada-muatan-politik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/03/519/2840399/kumpulkan-50-kyai-pengasuh-ponpes-di-banyuwangi-staf-moeldoko-tak-ada-muatan-politik</guid><pubDate>Senin 03 Juli 2023 13:02 WIB</pubDate><dc:creator>Eris Utomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/03/519/2840399/kumpulkan-50-kyai-pengasuh-ponpes-di-banyuwangi-staf-moeldoko-tak-ada-muatan-politik-0Fc2aho5Lx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Handoko. (Foto: Eris Utomo/iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/03/519/2840399/kumpulkan-50-kyai-pengasuh-ponpes-di-banyuwangi-staf-moeldoko-tak-ada-muatan-politik-0Fc2aho5Lx.jpg</image><title>Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Handoko. (Foto: Eris Utomo/iNews)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wMy8xLzE2Nzc0Ny81L3g4bTd6MG4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANYUWANGI - Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal Moeldoko pada Minggu, (2/7/2023) mengundang dan mengumpulkan 50 kyai pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Banyuwangi, Jawa Timur. Adapun tujuan dari acara yang digelar di Ponpes Subussalam, Tegalsari, Banyuwangi itu adalah untuk memperkenalkan masjid Doktor Moeldoko yang dibangun di Jombang, sekaligus menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi.

BACA JUGA:
Kenalkan Masjid di Jombang, Moeldoko Undang 50 Kyai Pengasuh Ponpes Banyuwangi

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Handoko yang datang mewakili Jenderal Moeldoko mengatakan bahwa acara ini sama sekali tidak memiliki muatan politik, meski digelar di tengah hiruk pikuk menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2024. Handoko menegaskan bahwa tujuan dari acara ini hanyalah untuk memperkenalkan Masjid Doktor Moeldoko kepada para ulama dan kyai.
&amp;ldquo;Sama sekali tidak ada niatan kita bahwa kegiatan ini dalam rangka politik, sama sekali tidak ada muatan politik,&amp;rdquo; kata Handoko kepada media.

BACA JUGA:
Festival Albanjari di Banyuwangi, 34 Kelompok Santri Berebut Piala Masjid Moeldoko

Menurut Handoko, Masjid Moeldoko ini merupakan bentuk dari kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh sang mantan Panglima TNI. Moeldoko juga, kata Handoko, bukan merupakan tokoh yang asing dengan dunia pesantren.

&amp;ldquo;Pak Moeldoko memang seperti itu. Beliau lahir di Kampung, di Kediri, hari-harinya dihabiskan di surau di langgar, tentu itu menjadi memori yang menginspirasi beliau untuk kemudian membangun masjid. Bagi Pak Moeldoko dunia pesantren ini bukan dunia yang asing,&amp;rdquo; terangnya.
Di antara pimpinan Ponpes yang hadir terdapat Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Makmur Genteng, Kyai Haji Muafiq Amir dan Pengasuh Pondok Pesantren Robitotul Islam Genteng, Kyai Haji Achmad Nizar.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wMy8xLzE2Nzc0Ny81L3g4bTd6MG4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANYUWANGI - Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal Moeldoko pada Minggu, (2/7/2023) mengundang dan mengumpulkan 50 kyai pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Banyuwangi, Jawa Timur. Adapun tujuan dari acara yang digelar di Ponpes Subussalam, Tegalsari, Banyuwangi itu adalah untuk memperkenalkan masjid Doktor Moeldoko yang dibangun di Jombang, sekaligus menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi.

BACA JUGA:
Kenalkan Masjid di Jombang, Moeldoko Undang 50 Kyai Pengasuh Ponpes Banyuwangi

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Handoko yang datang mewakili Jenderal Moeldoko mengatakan bahwa acara ini sama sekali tidak memiliki muatan politik, meski digelar di tengah hiruk pikuk menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2024. Handoko menegaskan bahwa tujuan dari acara ini hanyalah untuk memperkenalkan Masjid Doktor Moeldoko kepada para ulama dan kyai.
&amp;ldquo;Sama sekali tidak ada niatan kita bahwa kegiatan ini dalam rangka politik, sama sekali tidak ada muatan politik,&amp;rdquo; kata Handoko kepada media.

BACA JUGA:
Festival Albanjari di Banyuwangi, 34 Kelompok Santri Berebut Piala Masjid Moeldoko

Menurut Handoko, Masjid Moeldoko ini merupakan bentuk dari kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh sang mantan Panglima TNI. Moeldoko juga, kata Handoko, bukan merupakan tokoh yang asing dengan dunia pesantren.

&amp;ldquo;Pak Moeldoko memang seperti itu. Beliau lahir di Kampung, di Kediri, hari-harinya dihabiskan di surau di langgar, tentu itu menjadi memori yang menginspirasi beliau untuk kemudian membangun masjid. Bagi Pak Moeldoko dunia pesantren ini bukan dunia yang asing,&amp;rdquo; terangnya.
Di antara pimpinan Ponpes yang hadir terdapat Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Makmur Genteng, Kyai Haji Muafiq Amir dan Pengasuh Pondok Pesantren Robitotul Islam Genteng, Kyai Haji Achmad Nizar.</content:encoded></item></channel></rss>
