<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahfud MD Ungkap 14 WNI Tertahan di RS Luar Negeri Jadi Korban TPPO Jual Ginjal</title><description>Berdasarkan hasil kinerja Satgas TPPO, sebanyak 698 orang sudah dijadikan tersangka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/04/337/2840994/mahfud-md-ungkap-14-wni-tertahan-di-rs-luar-negeri-jadi-korban-tppo-jual-ginjal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/04/337/2840994/mahfud-md-ungkap-14-wni-tertahan-di-rs-luar-negeri-jadi-korban-tppo-jual-ginjal"/><item><title>Mahfud MD Ungkap 14 WNI Tertahan di RS Luar Negeri Jadi Korban TPPO Jual Ginjal</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/04/337/2840994/mahfud-md-ungkap-14-wni-tertahan-di-rs-luar-negeri-jadi-korban-tppo-jual-ginjal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/04/337/2840994/mahfud-md-ungkap-14-wni-tertahan-di-rs-luar-negeri-jadi-korban-tppo-jual-ginjal</guid><pubDate>Selasa 04 Juli 2023 13:37 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/04/337/2840994/mahfud-md-ungkap-14-wni-tertahan-di-rs-luar-negeri-jadi-korban-tppo-jual-ginjal-UoO1XH8ZjJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/04/337/2840994/mahfud-md-ungkap-14-wni-tertahan-di-rs-luar-negeri-jadi-korban-tppo-jual-ginjal-UoO1XH8ZjJ.jpg</image><title>Foto: MNC Portal</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xOS8xLzE2NzMzNy81L3g4bHZvcGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -Sebanyak 14 warga negara Indonesia (WNI) tertahan di rumah sakit luar negeri. Diduga mereka adalah korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang ginjalnya dijual.
&quot;Coba sekarang orang dikirim ke luar negeri, ginjalnya dijual, ditampung di berbagai ya rumah sakit dan tidak mendapat perawatan yang memadai juga,&quot; kata Menko Polhukam Mahfud MD, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (4/7/2023).

BACA JUGA:
Satgas TPPO Polri Tangkap 688 Tersangka Kasus Perdagangan Orang

&quot;Sehingga masih saya dapat info tadi dari Polri, itu di suatu negara masih ada 14 orang masih tertahan di rumah sakit dengan jual ginjal itu,&quot; sambungnya.
Dijelaskan Mahfud, para korban awalnya berangkat ke luar negeri untuk bekerja. Namun kontrak yang mereka teken ternyata untuk penjualan ginjal.

BACA JUGA:
TPPO Bermodus Magang Luar Negeri, Ike Julies Tiati: Pemerintah Perlu Gerak Cepat

&quot;Waktu berangkat dari sini bilang mau bekerja di restoran, di mana begitu. Sampai di sana kontrak jual ginjal. Itu jenisnya,&quot; katanya.
Mantan Ketua MK ini menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil kinerja Satgas TPPO, sebanyak 698 orang sudah dijadikan tersangka.&quot;Berdasarkan data Satgas TPPO, data dari tanggal 5 Juni sampai 3 Juli kemarin Satgas TPPO Polri, Satgas TPPO Polda dan jajaran yang mengolah berbagai informasi dari berbagai sumber terutama dari BP2MI, ini sampai hari ini telah melakukan penersangkaan terhadap 698 tersangka,&quot; katanya.
&quot;Jadi dalam satu bulan ini sudah dijadikan tersangka 698 orang dari berbagai daerah di Indonesia. Kedua, langkah ini diikuti dengan penyelamatan terhadap 1.943 korban. Mungkin masih banyak yang belum bisa diselamatkan, tapi ini tidak pernah terjadi sebelumnya satu bulan menyelamatkan sekian,&quot;pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xOS8xLzE2NzMzNy81L3g4bHZvcGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -Sebanyak 14 warga negara Indonesia (WNI) tertahan di rumah sakit luar negeri. Diduga mereka adalah korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang ginjalnya dijual.
&quot;Coba sekarang orang dikirim ke luar negeri, ginjalnya dijual, ditampung di berbagai ya rumah sakit dan tidak mendapat perawatan yang memadai juga,&quot; kata Menko Polhukam Mahfud MD, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (4/7/2023).

BACA JUGA:
Satgas TPPO Polri Tangkap 688 Tersangka Kasus Perdagangan Orang

&quot;Sehingga masih saya dapat info tadi dari Polri, itu di suatu negara masih ada 14 orang masih tertahan di rumah sakit dengan jual ginjal itu,&quot; sambungnya.
Dijelaskan Mahfud, para korban awalnya berangkat ke luar negeri untuk bekerja. Namun kontrak yang mereka teken ternyata untuk penjualan ginjal.

BACA JUGA:
TPPO Bermodus Magang Luar Negeri, Ike Julies Tiati: Pemerintah Perlu Gerak Cepat

&quot;Waktu berangkat dari sini bilang mau bekerja di restoran, di mana begitu. Sampai di sana kontrak jual ginjal. Itu jenisnya,&quot; katanya.
Mantan Ketua MK ini menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil kinerja Satgas TPPO, sebanyak 698 orang sudah dijadikan tersangka.&quot;Berdasarkan data Satgas TPPO, data dari tanggal 5 Juni sampai 3 Juli kemarin Satgas TPPO Polri, Satgas TPPO Polda dan jajaran yang mengolah berbagai informasi dari berbagai sumber terutama dari BP2MI, ini sampai hari ini telah melakukan penersangkaan terhadap 698 tersangka,&quot; katanya.
&quot;Jadi dalam satu bulan ini sudah dijadikan tersangka 698 orang dari berbagai daerah di Indonesia. Kedua, langkah ini diikuti dengan penyelamatan terhadap 1.943 korban. Mungkin masih banyak yang belum bisa diselamatkan, tapi ini tidak pernah terjadi sebelumnya satu bulan menyelamatkan sekian,&quot;pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
