<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Ungkap Sejumlah Kerja Sama Prioritas Indonesia dan Australia</title><description>Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan keterangan pers bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/04/337/2841025/jokowi-ungkap-sejumlah-kerja-sama-prioritas-indonesia-dan-australia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/04/337/2841025/jokowi-ungkap-sejumlah-kerja-sama-prioritas-indonesia-dan-australia"/><item><title>Jokowi Ungkap Sejumlah Kerja Sama Prioritas Indonesia dan Australia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/04/337/2841025/jokowi-ungkap-sejumlah-kerja-sama-prioritas-indonesia-dan-australia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/04/337/2841025/jokowi-ungkap-sejumlah-kerja-sama-prioritas-indonesia-dan-australia</guid><pubDate>Selasa 04 Juli 2023 14:28 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/04/337/2841025/jokowi-ungkap-sejumlah-kerja-sama-prioritas-indonesia-dan-australia-wKIzwMOvn6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/04/337/2841025/jokowi-ungkap-sejumlah-kerja-sama-prioritas-indonesia-dan-australia-wKIzwMOvn6.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNC8xLzE2Nzc4MS81L3g4bTh5dHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa ada sejumlah kerja sama prioritas ke depan yang harus dilakukan antara pemerintah Indonesia dengan Australia.
Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan keterangan pers bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese.
&quot;Ada beberapa prioritas ke depan yang harus dilakukan bersama-sama antara lain yang pertama Indonesia dan Australia harus membangun kerja sama ekonomi yang lebih substantif dan strategis melalui pengembangan bersama produksi baterai EV,&quot; kata Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (4/7/2023).
Sejak berlakunya Indonesia Australia CEPA, kata Jokowi, volume perdagangan naik 90 persen. &quot;Ini akan terus dioptimalkan melalui kerja sama mutual recognition agreement produk perikanan, karantina dan inspeksi buah-buahan serta peningkatan kapasitas UMKM,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Premi Industri Asuransi Turun 1,62% di Mei 2023, Ini Penyebabnya

Sementara terkait pengurangan emisi karbon, kata Jokowi, pihaknya fokus mendorong implementasi kerja sama dan pembangunan karbon capture and storage serta smelter orientasi energi hijau di Indonesia.

BACA JUGA:
Amanda Sebut Mario Dandy Pernah Kabur Usai Isi Bensin hingga Viral

&quot;Yang keempat terkait pembangunan ibu kota nusantara Indonesia mendorong sektor swasta Australia dan nasional Capital authority Australia untuk bekerja sama dengan otoritas PKN,&quot; ungkap Jokowi.Sedangkan terkait tisu regional dan global, Jokowi menyampaikan posisi Indonesia dan ASEAN sangat jelas ingin Indopasifik menjadi kawasan yang damai dan stabil yang mengedepankan kolaborasi dan kerjasama konkret.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Luhut Ungkap Maksud dan Tujuan Jokowi ke Australia, Apa Itu?

&quot;Saya mengapresiasi dukungan Australia pada keketuaan Indonesia di ASEAN dan mengajak Australia untuk memperkuat kemitraan di Pasifik Selatan melalui kerja sama trilateral dan berpartisipasi dalam ASEAN Indo Pacific forum dan terakhir saya menantikan kehadiran perdana menteri Albanese di Jakarta bulan September tahun ini,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Antisipasi El Nino, Mentan Minta Siapkan Lumbung Pangan di Seluruh Daerah

Selain itu, Jokowi juga mengucapkan terimakasih kepada PM Albanese atas sambutan hangat saat dirinya berkunjung ke Australia.

&quot;Terima kasih Perdana Menteri Albanese atas sambutan hangat dan senang, kami senang dapat berkunjung kembali ke Australia, sejak Annual Leaders Meeting tahun lalu di Bogor telah banyak perkembangan positif dan terima kasih untuk komitmen-komitmennya,&quot; kata Jokowi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNC8xLzE2Nzc4MS81L3g4bTh5dHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa ada sejumlah kerja sama prioritas ke depan yang harus dilakukan antara pemerintah Indonesia dengan Australia.
Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan keterangan pers bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese.
&quot;Ada beberapa prioritas ke depan yang harus dilakukan bersama-sama antara lain yang pertama Indonesia dan Australia harus membangun kerja sama ekonomi yang lebih substantif dan strategis melalui pengembangan bersama produksi baterai EV,&quot; kata Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (4/7/2023).
Sejak berlakunya Indonesia Australia CEPA, kata Jokowi, volume perdagangan naik 90 persen. &quot;Ini akan terus dioptimalkan melalui kerja sama mutual recognition agreement produk perikanan, karantina dan inspeksi buah-buahan serta peningkatan kapasitas UMKM,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Premi Industri Asuransi Turun 1,62% di Mei 2023, Ini Penyebabnya

Sementara terkait pengurangan emisi karbon, kata Jokowi, pihaknya fokus mendorong implementasi kerja sama dan pembangunan karbon capture and storage serta smelter orientasi energi hijau di Indonesia.

BACA JUGA:
Amanda Sebut Mario Dandy Pernah Kabur Usai Isi Bensin hingga Viral

&quot;Yang keempat terkait pembangunan ibu kota nusantara Indonesia mendorong sektor swasta Australia dan nasional Capital authority Australia untuk bekerja sama dengan otoritas PKN,&quot; ungkap Jokowi.Sedangkan terkait tisu regional dan global, Jokowi menyampaikan posisi Indonesia dan ASEAN sangat jelas ingin Indopasifik menjadi kawasan yang damai dan stabil yang mengedepankan kolaborasi dan kerjasama konkret.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Luhut Ungkap Maksud dan Tujuan Jokowi ke Australia, Apa Itu?

&quot;Saya mengapresiasi dukungan Australia pada keketuaan Indonesia di ASEAN dan mengajak Australia untuk memperkuat kemitraan di Pasifik Selatan melalui kerja sama trilateral dan berpartisipasi dalam ASEAN Indo Pacific forum dan terakhir saya menantikan kehadiran perdana menteri Albanese di Jakarta bulan September tahun ini,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Antisipasi El Nino, Mentan Minta Siapkan Lumbung Pangan di Seluruh Daerah

Selain itu, Jokowi juga mengucapkan terimakasih kepada PM Albanese atas sambutan hangat saat dirinya berkunjung ke Australia.

&quot;Terima kasih Perdana Menteri Albanese atas sambutan hangat dan senang, kami senang dapat berkunjung kembali ke Australia, sejak Annual Leaders Meeting tahun lalu di Bogor telah banyak perkembangan positif dan terima kasih untuk komitmen-komitmennya,&quot; kata Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
