<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Taliban Larang Salon Kecantikan di Afghanistan</title><description>Ratusan bisnis salon akan ditutup akibat keputusan Taliban tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/05/18/2841657/taliban-larang-salon-kecantikan-di-afghanistan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/05/18/2841657/taliban-larang-salon-kecantikan-di-afghanistan"/><item><title>Taliban Larang Salon Kecantikan di Afghanistan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/05/18/2841657/taliban-larang-salon-kecantikan-di-afghanistan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/05/18/2841657/taliban-larang-salon-kecantikan-di-afghanistan</guid><pubDate>Rabu 05 Juli 2023 17:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/05/18/2841657/taliban-larang-salon-kecantikan-di-afghanistan-wvnMpwg56Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/05/18/2841657/taliban-larang-salon-kecantikan-di-afghanistan-wvnMpwg56Y.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>KABUL - Pemerintahan Taliban Afghanistan memerintahkan ratusan salon kecantikan yang dikelola perempuan untuk ditutup. Dalam waktu satu bulan, semua bisnis tersebut harus ditutup, larangan terbaru dari rangkaian pembatasan yang menghalangi akses perempuan untuk bekerja dan ke ruang publik di negara itu yang dilanda kemiskinan.

BACA JUGA:
Komentar Biden soal Peran Taliban dalam Penumpasan Al-Qaeda Picu Kontroversi

Kementerian Pencegahan Kejahatan dan Penegakan Kebajikan Taliban telah memberi tahu pihak berwenang di ibu kota, Kabul, dan provinsi untuk segera menegakkan larangan dan mencabut izin semua salon. Dikatakan, arahan itu adalah fatwa pemimpin tertinggi Taliban yang tertutup, Hibatullah Akhundzada.
Juru bicara kementerian moralitas mengonfirmasi pemberitahuan itu pada Selasa, (4/7/2023) tanpa merinci lebih lanjut, demikian dilansir dari VOA Indonesia.

BACA JUGA:
Akhundzada, Pemimpin Misterius Taliban yang Miliki Kekuasaan Layaknya Tuhan di Afghanistan

PBB mengimbau Taliban agar membatalkan dekrit penutupan salon kecantikan. &amp;ldquo;Pembatasan baru terhadap hak-hak perempuan ini akan berdampak negatif terhadap ekonomi dan bertentangan dengan pernyataan dukungan bagi kewirausahaan perempuan,&amp;rdquo; cuit kantor PBB di Kabul.PBB dan komunitas internasional pada umumnya telah menuntut diakhirinya pembatasan akses perempuan Afghanistan ke kehidupan publik dan pendidikan. Mereka memperingatkan bahwa kebijakan tersebut telah membuat &quot;hampir tidak mungkin&quot; bagi dunia untuk memberi legitimasi kepada pemerintah Taliban.
Akhundzada menolak seruan untuk melonggarkan pembatasan terhadap perempuan. Ia bersikeras pemerintahannya menjalankan negara itu sesuai budaya Afghanistan dan hukum Islam.

</description><content:encoded>KABUL - Pemerintahan Taliban Afghanistan memerintahkan ratusan salon kecantikan yang dikelola perempuan untuk ditutup. Dalam waktu satu bulan, semua bisnis tersebut harus ditutup, larangan terbaru dari rangkaian pembatasan yang menghalangi akses perempuan untuk bekerja dan ke ruang publik di negara itu yang dilanda kemiskinan.

BACA JUGA:
Komentar Biden soal Peran Taliban dalam Penumpasan Al-Qaeda Picu Kontroversi

Kementerian Pencegahan Kejahatan dan Penegakan Kebajikan Taliban telah memberi tahu pihak berwenang di ibu kota, Kabul, dan provinsi untuk segera menegakkan larangan dan mencabut izin semua salon. Dikatakan, arahan itu adalah fatwa pemimpin tertinggi Taliban yang tertutup, Hibatullah Akhundzada.
Juru bicara kementerian moralitas mengonfirmasi pemberitahuan itu pada Selasa, (4/7/2023) tanpa merinci lebih lanjut, demikian dilansir dari VOA Indonesia.

BACA JUGA:
Akhundzada, Pemimpin Misterius Taliban yang Miliki Kekuasaan Layaknya Tuhan di Afghanistan

PBB mengimbau Taliban agar membatalkan dekrit penutupan salon kecantikan. &amp;ldquo;Pembatasan baru terhadap hak-hak perempuan ini akan berdampak negatif terhadap ekonomi dan bertentangan dengan pernyataan dukungan bagi kewirausahaan perempuan,&amp;rdquo; cuit kantor PBB di Kabul.PBB dan komunitas internasional pada umumnya telah menuntut diakhirinya pembatasan akses perempuan Afghanistan ke kehidupan publik dan pendidikan. Mereka memperingatkan bahwa kebijakan tersebut telah membuat &quot;hampir tidak mungkin&quot; bagi dunia untuk memberi legitimasi kepada pemerintah Taliban.
Akhundzada menolak seruan untuk melonggarkan pembatasan terhadap perempuan. Ia bersikeras pemerintahannya menjalankan negara itu sesuai budaya Afghanistan dan hukum Islam.

</content:encoded></item></channel></rss>
