<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahfud MD: Pengkaderan Radikalisme Berkembang di Lembaga Pendidikan</title><description>Mahfud MD mengatakan, saat ini banyak kaderisasi radikalisme dilakukan melalui kampus dan pesantren.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/05/337/2841685/mahfud-md-pengkaderan-radikalisme-berkembang-di-lembaga-pendidikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/05/337/2841685/mahfud-md-pengkaderan-radikalisme-berkembang-di-lembaga-pendidikan"/><item><title>Mahfud MD: Pengkaderan Radikalisme Berkembang di Lembaga Pendidikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/05/337/2841685/mahfud-md-pengkaderan-radikalisme-berkembang-di-lembaga-pendidikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/05/337/2841685/mahfud-md-pengkaderan-radikalisme-berkembang-di-lembaga-pendidikan</guid><pubDate>Rabu 05 Juli 2023 16:40 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/05/337/2841685/mahfud-md-pengkaderan-radikalisme-berkembang-di-lembaga-pendidikan-7CHycoT3Vs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfud MD (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/05/337/2841685/mahfud-md-pengkaderan-radikalisme-berkembang-di-lembaga-pendidikan-7CHycoT3Vs.jpg</image><title>Mahfud MD (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNS8xLzE2NzgxNS81L3g4bWExaHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Radikalisme terus berkembang bahkan melalui lembaga pendidikan. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, saat ini banyak kaderisasi radikalisme dilakukan melalui kampus dan pesantren.
&quot;Sekarang itu sudah banyak orang dikader dari kampus dari pesantren dari sekolah-sekolah, di mana orang ditimbulkan sikap radikalnya, sikap radikal itu artinya sikap tidak setuju terhadap ideologi,&quot; kata Mahfud MD di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Rabu (5/7/2023).
Mereka yang dikaderisasi, kata Mahfud, dicekoki paham radikalisme untuk menentang pemerintah, ideologi Pancasila, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

BACA JUGA:
IHSG Kian Menguat, Sore Ini Ditutup di Level 6.781

&quot;Sekarang ini ada penyusupan-penyusupan tadi disebutkan pengkaderan radikalisme atau radikalisasi di berbagai lembaga pendidikan ini sekarang masuk,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Rencana James Harden Bertahan di Philadelphia 76ers Terancam Gagal di Tengah Rumor Dijualnya sang Pemain&amp;nbsp;

Maraknya pengkaderan radikalisme melalui lembaga pendidikan, kata Mahfud, juga simultan dengan berkurangnya jumlah tindakan terorisme.
&quot;Terorismenya yang berkurang tetapi radikalismenya terus berkembang di lembaga pendidikan,&quot; ucapnya.Mahfud kemudian menjelaskan bahwa berkurangnya jumlah terorisme juga terjadi setelah pemerintah menerbitkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Alasan Biaya Layanan QRIS untuk Usaha Mikro Naik Jadi 0,3%

&quot;Nah Alhamdulillah sejak kita punya UU Nomor 5 Tahun 2018 itu peristiwa-peristiwa terorisme atau teroris itu berkurang kuantitasnya, tadi sudah dilaporkan, berkurang karena aparat keamanan kita itu sudah lebih bisa bekerja untuk mengantisipasi dan mengatasi, kita sudah punya BNPT,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNS8xLzE2NzgxNS81L3g4bWExaHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Radikalisme terus berkembang bahkan melalui lembaga pendidikan. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, saat ini banyak kaderisasi radikalisme dilakukan melalui kampus dan pesantren.
&quot;Sekarang itu sudah banyak orang dikader dari kampus dari pesantren dari sekolah-sekolah, di mana orang ditimbulkan sikap radikalnya, sikap radikal itu artinya sikap tidak setuju terhadap ideologi,&quot; kata Mahfud MD di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Rabu (5/7/2023).
Mereka yang dikaderisasi, kata Mahfud, dicekoki paham radikalisme untuk menentang pemerintah, ideologi Pancasila, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

BACA JUGA:
IHSG Kian Menguat, Sore Ini Ditutup di Level 6.781

&quot;Sekarang ini ada penyusupan-penyusupan tadi disebutkan pengkaderan radikalisme atau radikalisasi di berbagai lembaga pendidikan ini sekarang masuk,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Rencana James Harden Bertahan di Philadelphia 76ers Terancam Gagal di Tengah Rumor Dijualnya sang Pemain&amp;nbsp;

Maraknya pengkaderan radikalisme melalui lembaga pendidikan, kata Mahfud, juga simultan dengan berkurangnya jumlah tindakan terorisme.
&quot;Terorismenya yang berkurang tetapi radikalismenya terus berkembang di lembaga pendidikan,&quot; ucapnya.Mahfud kemudian menjelaskan bahwa berkurangnya jumlah terorisme juga terjadi setelah pemerintah menerbitkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Alasan Biaya Layanan QRIS untuk Usaha Mikro Naik Jadi 0,3%

&quot;Nah Alhamdulillah sejak kita punya UU Nomor 5 Tahun 2018 itu peristiwa-peristiwa terorisme atau teroris itu berkurang kuantitasnya, tadi sudah dilaporkan, berkurang karena aparat keamanan kita itu sudah lebih bisa bekerja untuk mengantisipasi dan mengatasi, kita sudah punya BNPT,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
