<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Dugaan Kebocoran Data Paspor 34 Juta WNI, Dirjen Imigrasi Pastikan Lakukan Penelusuran</title><description>Adapun penggunggah informasi tersebut yakni akun twitter @secgron milik Teguh Aprianto, pengamat dunia keamanan siber.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/05/337/2841878/viral-dugaan-kebocoran-data-paspor-34-juta-wni-dirjen-imigrasi-pastikan-lakukan-penelusuran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/05/337/2841878/viral-dugaan-kebocoran-data-paspor-34-juta-wni-dirjen-imigrasi-pastikan-lakukan-penelusuran"/><item><title>Viral Dugaan Kebocoran Data Paspor 34 Juta WNI, Dirjen Imigrasi Pastikan Lakukan Penelusuran</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/05/337/2841878/viral-dugaan-kebocoran-data-paspor-34-juta-wni-dirjen-imigrasi-pastikan-lakukan-penelusuran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/05/337/2841878/viral-dugaan-kebocoran-data-paspor-34-juta-wni-dirjen-imigrasi-pastikan-lakukan-penelusuran</guid><pubDate>Rabu 05 Juli 2023 22:26 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/05/337/2841878/viral-dugaan-kebocoran-data-paspor-34-juta-wni-dirjen-imigrasi-pastikan-lakukan-penelusuran-8OSw0GpoPK.jpeg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/05/337/2841878/viral-dugaan-kebocoran-data-paspor-34-juta-wni-dirjen-imigrasi-pastikan-lakukan-penelusuran-8OSw0GpoPK.jpeg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Viralnya unggahan di media sosial yang menyampaikan adanya dugaan kebocoran data paspor 34 Juta Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan diperjualbelikan. Adapun penggunggah informasi tersebut yakni akun twitter @secgron milik Teguh Aprianto, pengamat dunia keamanan siber.

Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Silmy Karim menegaskan pihaknya saat ini tengah menelusuri kebenaran dari informasi tersebut.

&quot;Sedang diselidiki kebenarannya,&quot; ujar Silmy melalui pesan singkat kepada MPI, Rabu (5/7/2023).

Silmy pun menjelaskan pusat server dari basis data paspor tersebut berada di Pusat Data Nasional (PDN) kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo).

&quot;Yang jelas database (server) kita di Pusat Data Nasional (PDN) kementerian Kominfo,&quot; ujarnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNC8xLzE2Nzc3MS81L3g4bTh0eGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Saat informasi tersebut beredar luas di jagat media sosial, Silmy mengatakan Tim dari PDN Kemenkominfo tengah mengadakan rapat membahas dugaan kebocoran data paspor puluhan juta WNI tersebut. Selain tim PDN, Operasional Badan Siber dan Sandi Negara Nasional (BSSN) hendak menelusuri kebenaran dari informasi tersebut.

Seperti diunggah oleh Teguh Aprianto, puluhan juta paspor WNI tersebut tengah diperjualbelikan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab.
&quot;Buat yang udah pada punya paspor, selamat karena 34 juta data paspor baru aja dibocorkan dan diperjualbelikan,&quot; tulis Teguh melalui akun twitter pribadinya.

Teguh pun menyinggung pihak Kemenkominfo dan BSSN Republik Indonesia atas dugaan kebocoran data paspor tersebut.

&quot;Data yang dipastikan bocor diantaranya no paspor, tgl berlaku paspor, nama lengkap, tgl lahir, jenis kelamin dll. Ini @kemkominfo sama @BSSN_RI selama ini ngapain aja ya?,&quot; pungkas Teguh.</description><content:encoded>JAKARTA - Viralnya unggahan di media sosial yang menyampaikan adanya dugaan kebocoran data paspor 34 Juta Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan diperjualbelikan. Adapun penggunggah informasi tersebut yakni akun twitter @secgron milik Teguh Aprianto, pengamat dunia keamanan siber.

Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Silmy Karim menegaskan pihaknya saat ini tengah menelusuri kebenaran dari informasi tersebut.

&quot;Sedang diselidiki kebenarannya,&quot; ujar Silmy melalui pesan singkat kepada MPI, Rabu (5/7/2023).

Silmy pun menjelaskan pusat server dari basis data paspor tersebut berada di Pusat Data Nasional (PDN) kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo).

&quot;Yang jelas database (server) kita di Pusat Data Nasional (PDN) kementerian Kominfo,&quot; ujarnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNC8xLzE2Nzc3MS81L3g4bTh0eGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Saat informasi tersebut beredar luas di jagat media sosial, Silmy mengatakan Tim dari PDN Kemenkominfo tengah mengadakan rapat membahas dugaan kebocoran data paspor puluhan juta WNI tersebut. Selain tim PDN, Operasional Badan Siber dan Sandi Negara Nasional (BSSN) hendak menelusuri kebenaran dari informasi tersebut.

Seperti diunggah oleh Teguh Aprianto, puluhan juta paspor WNI tersebut tengah diperjualbelikan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab.
&quot;Buat yang udah pada punya paspor, selamat karena 34 juta data paspor baru aja dibocorkan dan diperjualbelikan,&quot; tulis Teguh melalui akun twitter pribadinya.

Teguh pun menyinggung pihak Kemenkominfo dan BSSN Republik Indonesia atas dugaan kebocoran data paspor tersebut.

&quot;Data yang dipastikan bocor diantaranya no paspor, tgl berlaku paspor, nama lengkap, tgl lahir, jenis kelamin dll. Ini @kemkominfo sama @BSSN_RI selama ini ngapain aja ya?,&quot; pungkas Teguh.</content:encoded></item></channel></rss>
