<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologi Ayah di Ciledug Simpan Jenazah Anaknya di Kulkas karena Tak Ada Biaya Pemakaman</title><description>Dia terpaksa menyimpan jasad anaknya yang meninggal dalam kandungan di kulkas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/05/338/2841527/kronologi-ayah-di-ciledug-simpan-jenazah-anaknya-di-kulkas-karena-tak-ada-biaya-pemakaman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/05/338/2841527/kronologi-ayah-di-ciledug-simpan-jenazah-anaknya-di-kulkas-karena-tak-ada-biaya-pemakaman"/><item><title>Kronologi Ayah di Ciledug Simpan Jenazah Anaknya di Kulkas karena Tak Ada Biaya Pemakaman</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/05/338/2841527/kronologi-ayah-di-ciledug-simpan-jenazah-anaknya-di-kulkas-karena-tak-ada-biaya-pemakaman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/05/338/2841527/kronologi-ayah-di-ciledug-simpan-jenazah-anaknya-di-kulkas-karena-tak-ada-biaya-pemakaman</guid><pubDate>Rabu 05 Juli 2023 12:58 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/05/338/2841527/kronologi-ayah-di-ciledug-simpan-jenazah-anaknya-di-kulkas-karena-tak-ada-biaya-pemakaman-J9twqcqato.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi jasad bayi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/05/338/2841527/kronologi-ayah-di-ciledug-simpan-jenazah-anaknya-di-kulkas-karena-tak-ada-biaya-pemakaman-J9twqcqato.jpg</image><title>Ilustrasi jasad bayi</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8zMC8xLzE2NzY2NC81L3g4bTVtZjQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANGERANG &amp;ndash; Kronologi Ayah simpan jenazah bayinya di kulkas karena tidak punya biaya untuk pemakaman akan dibahas dalam artikel ini.
Pria berinisial S itu terpaksa menyimpan jasad anaknya yang meninggal dalam kandungan di kulkas, di Jalan Tanah Seratus, RT 3 RW 5, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

BACA JUGA:
Miris! Orangtua di Ciledug Simpan Jasad Bayi Dalam Kulkas, Diduga Tak Punya Biaya Pemakaman

Hal itu dilakukan pria 30 tahun itu karena dia tak memiliki uang untuk memakamkan anaknya yang masih bayi meninggal.
&amp;ldquo;Keterangan dari S,  dia tidak punya biaya dan tidak ada keluarga di Ciledug. Sehingga bayi dimasukan ke freezer dulu sambil menunggu membuat surat kematian di kelurahan untuk dimakamkan,&quot;ujar Kapolsek Ciledug AKP Dorisha Suryo.
Dorisha melanjutkan, S awalnya membawa istrinya AA (33) ke rumah sakit untuk melahirkan pada Minggu (2/7/2023) sore.

BACA JUGA:
 Warga Sumenep Digegerkan Penemuan Kepala Bayi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Namun pada hari Senin (3/7) sekitar pukul 07.00 WIB, istrinya melahirkan anaknya yang telah meninggal dunia dalam kandungan.
&quot;AA langsung dirawat di ICU, sedangkan S pulang ke rumah membawa jenazah bayi untuk dimakamkan,&quot; ujar Dorisha.
Dia melanjutkan, alasan S memasukan jenazah ke dalam kulkas, karena dia melihat jenazah dikeluarkan dari pendingin di Rumah Sakit. Jenazah dimasukan ke dalam freezer dari jam 8 malam.Karena bingung tak punya biaya untuk memakamkan anaknya, dia pun nekat dan menyimpan jasadnya ke dalam kulkas. Keberadaan anak S itu pun terungkap setelah dua hari tersimpan di dalam kulkas.

Setelah itu, pada Selasa (4/7/2023), S lalu mengurus surat kematian ke Kelurahan. Selanjutnya, jasad bayinya tersebut dimakamkan di TPU Selapajang.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8zMC8xLzE2NzY2NC81L3g4bTVtZjQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANGERANG &amp;ndash; Kronologi Ayah simpan jenazah bayinya di kulkas karena tidak punya biaya untuk pemakaman akan dibahas dalam artikel ini.
Pria berinisial S itu terpaksa menyimpan jasad anaknya yang meninggal dalam kandungan di kulkas, di Jalan Tanah Seratus, RT 3 RW 5, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

BACA JUGA:
Miris! Orangtua di Ciledug Simpan Jasad Bayi Dalam Kulkas, Diduga Tak Punya Biaya Pemakaman

Hal itu dilakukan pria 30 tahun itu karena dia tak memiliki uang untuk memakamkan anaknya yang masih bayi meninggal.
&amp;ldquo;Keterangan dari S,  dia tidak punya biaya dan tidak ada keluarga di Ciledug. Sehingga bayi dimasukan ke freezer dulu sambil menunggu membuat surat kematian di kelurahan untuk dimakamkan,&quot;ujar Kapolsek Ciledug AKP Dorisha Suryo.
Dorisha melanjutkan, S awalnya membawa istrinya AA (33) ke rumah sakit untuk melahirkan pada Minggu (2/7/2023) sore.

BACA JUGA:
 Warga Sumenep Digegerkan Penemuan Kepala Bayi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Namun pada hari Senin (3/7) sekitar pukul 07.00 WIB, istrinya melahirkan anaknya yang telah meninggal dunia dalam kandungan.
&quot;AA langsung dirawat di ICU, sedangkan S pulang ke rumah membawa jenazah bayi untuk dimakamkan,&quot; ujar Dorisha.
Dia melanjutkan, alasan S memasukan jenazah ke dalam kulkas, karena dia melihat jenazah dikeluarkan dari pendingin di Rumah Sakit. Jenazah dimasukan ke dalam freezer dari jam 8 malam.Karena bingung tak punya biaya untuk memakamkan anaknya, dia pun nekat dan menyimpan jasadnya ke dalam kulkas. Keberadaan anak S itu pun terungkap setelah dua hari tersimpan di dalam kulkas.

Setelah itu, pada Selasa (4/7/2023), S lalu mengurus surat kematian ke Kelurahan. Selanjutnya, jasad bayinya tersebut dimakamkan di TPU Selapajang.

</content:encoded></item></channel></rss>
