<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terbuka Kerja Sama dengan PNG, Jokowi: Ini untuk Kemajuan Bersama</title><description>Hal tersebut diutarakan oleh Presiden Jokowi saat menjawab pertanyaan jurnalis usai meninjau ladang jagung Food Estate Zona 9</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/06/337/2842466/terbuka-kerja-sama-dengan-png-jokowi-ini-untuk-kemajuan-bersama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/06/337/2842466/terbuka-kerja-sama-dengan-png-jokowi-ini-untuk-kemajuan-bersama"/><item><title>Terbuka Kerja Sama dengan PNG, Jokowi: Ini untuk Kemajuan Bersama</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/06/337/2842466/terbuka-kerja-sama-dengan-png-jokowi-ini-untuk-kemajuan-bersama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/06/337/2842466/terbuka-kerja-sama-dengan-png-jokowi-ini-untuk-kemajuan-bersama</guid><pubDate>Kamis 06 Juli 2023 21:36 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/06/337/2842466/terbuka-kerja-sama-dengan-png-jokowi-ini-untuk-kemajuan-bersama-iNLv1B336p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/06/337/2842466/terbuka-kerja-sama-dengan-png-jokowi-ini-untuk-kemajuan-bersama-iNLv1B336p.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNi8xLzE2Nzg1My81L3g4bWJlZHU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Indonesia terbuka terhadap ketertarikan Papua Nugini (PNG) untuk mempelajari langkah-langkah Indonesia dalam melakukan hilirisasi industri produk mineral.
Hal tersebut diutarakan oleh Presiden Jokowi saat menjawab pertanyaan jurnalis usai meninjau ladang jagung Food Estate Zona 9 di Kabupaten Keroom, Provinsi Papua, pada Kamis, 6 Juli 2023.
&quot;Berkaitan dengan mineral, sama Indonesia dengan PNG itu mineralnya melimpah, tapi PNG ingin karena melihat hasil stok nikel di Indonesia memberikan nilai tambah yang sangat besar sampai 30 kali sehingga PNG ingin melihat step-step-nya seperti apa dan Indonesia terbuka untuk itu,&quot; ujar Presiden dalam keterangannya, Kamis (6/7/2023).

BACA JUGA:
Begini Tips Bikin Konten Menarik yang Low Budget ala Social Media Specialist

Lebih lanjut, Jokowi mempersilakan pihak PNG untuk melihat hilirisasi industri yang ada di Indonesia, baik di Morowali dan Weda Bay untuk komoditas nikel, di Gresik untuk tembaga, hingga di Bintan untuk bauksit.

BACA JUGA:
Fenomena Aphelion Berdampak ke Cuaca Indonesia? Begini Penjelasan BMKG&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Semuanya ada dan akan kita buka. Kalau mau kerja sama boleh dengan BUMN bisa, dengan private sector, sektor swasta juga bisa, tidak kerja sama pun tidak apa-apa, tetapi kita terbuka,&quot; imbuhnya.Menurut Presiden, kerja sama tersebut penting untuk kemajuan bersama, utamanya bagi negara-negara selatan. &quot;Ini untuk kemajuan bersama, terutama untuk global south. Selatan-Selatan ini penting sekali kita galang bersama-sama,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wapres Tinjau Program Bedah Rumah di Desa Rimba Balai Banyuasin

Selain itu, Presiden juga menyebut bahwa hubungan Indonesia dengan Papua Nugini makin baik. Hubungan yang baik tersebut akan direalisasikan dalam berbagai kegiatan konkret seperti pembuatan zona ekonomi di perbatasan karena potensi nilai perdagangannya yang besar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sinopsis Film The Veteran, Mantan Tentara di Tengah Konspirasi Terorisme

Untuk diketahui, nilai total perdagangan Indonesia-Papua Nugini sebesar US$307 juta, dengan ekspor RI sejumlah US$244 juta dan ekspor Papua Nugini US$63 juta. Indonesia surplus US$181 juta.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNi8xLzE2Nzg1My81L3g4bWJlZHU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Indonesia terbuka terhadap ketertarikan Papua Nugini (PNG) untuk mempelajari langkah-langkah Indonesia dalam melakukan hilirisasi industri produk mineral.
Hal tersebut diutarakan oleh Presiden Jokowi saat menjawab pertanyaan jurnalis usai meninjau ladang jagung Food Estate Zona 9 di Kabupaten Keroom, Provinsi Papua, pada Kamis, 6 Juli 2023.
&quot;Berkaitan dengan mineral, sama Indonesia dengan PNG itu mineralnya melimpah, tapi PNG ingin karena melihat hasil stok nikel di Indonesia memberikan nilai tambah yang sangat besar sampai 30 kali sehingga PNG ingin melihat step-step-nya seperti apa dan Indonesia terbuka untuk itu,&quot; ujar Presiden dalam keterangannya, Kamis (6/7/2023).

BACA JUGA:
Begini Tips Bikin Konten Menarik yang Low Budget ala Social Media Specialist

Lebih lanjut, Jokowi mempersilakan pihak PNG untuk melihat hilirisasi industri yang ada di Indonesia, baik di Morowali dan Weda Bay untuk komoditas nikel, di Gresik untuk tembaga, hingga di Bintan untuk bauksit.

BACA JUGA:
Fenomena Aphelion Berdampak ke Cuaca Indonesia? Begini Penjelasan BMKG&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Semuanya ada dan akan kita buka. Kalau mau kerja sama boleh dengan BUMN bisa, dengan private sector, sektor swasta juga bisa, tidak kerja sama pun tidak apa-apa, tetapi kita terbuka,&quot; imbuhnya.Menurut Presiden, kerja sama tersebut penting untuk kemajuan bersama, utamanya bagi negara-negara selatan. &quot;Ini untuk kemajuan bersama, terutama untuk global south. Selatan-Selatan ini penting sekali kita galang bersama-sama,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wapres Tinjau Program Bedah Rumah di Desa Rimba Balai Banyuasin

Selain itu, Presiden juga menyebut bahwa hubungan Indonesia dengan Papua Nugini makin baik. Hubungan yang baik tersebut akan direalisasikan dalam berbagai kegiatan konkret seperti pembuatan zona ekonomi di perbatasan karena potensi nilai perdagangannya yang besar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sinopsis Film The Veteran, Mantan Tentara di Tengah Konspirasi Terorisme

Untuk diketahui, nilai total perdagangan Indonesia-Papua Nugini sebesar US$307 juta, dengan ekspor RI sejumlah US$244 juta dan ekspor Papua Nugini US$63 juta. Indonesia surplus US$181 juta.

</content:encoded></item></channel></rss>
