<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesan Terakhir Korban Tragedi Lift Jatuh di Lampung: Titip Anak-Anak   </title><description>Rinawati, istri Alm Selamet mengaku masih kaget dengan kejadian tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/06/340/2842259/pesan-terakhir-korban-tragedi-lift-jatuh-di-lampung-titip-anak-anak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/06/340/2842259/pesan-terakhir-korban-tragedi-lift-jatuh-di-lampung-titip-anak-anak"/><item><title>Pesan Terakhir Korban Tragedi Lift Jatuh di Lampung: Titip Anak-Anak   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/06/340/2842259/pesan-terakhir-korban-tragedi-lift-jatuh-di-lampung-titip-anak-anak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/06/340/2842259/pesan-terakhir-korban-tragedi-lift-jatuh-di-lampung-titip-anak-anak</guid><pubDate>Kamis 06 Juli 2023 16:18 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/06/340/2842259/pesan-terakhir-korban-tragedi-lift-jatuh-di-lampung-titip-anak-anak-O6TvZrK5PB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemakaman korban meninggal akibat lift jatuh. (Foto: Ira Widya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/06/340/2842259/pesan-terakhir-korban-tragedi-lift-jatuh-di-lampung-titip-anak-anak-O6TvZrK5PB.jpg</image><title>Pemakaman korban meninggal akibat lift jatuh. (Foto: Ira Widya)</title></images><description>


LAMPUNG - Empat korban tragedi jatuh dari lift Sekolah Az-Zahra dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanjung Jati, Olok Gading, Telukbetung Barat. Bandarlampung,Kamis (6/7/2023).
Rinawati, istri Alm Selamet mengaku masih kaget dengan kejadian tersebut. Dia syok ketika mendapat kabar bahwa suaminya meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.
&quot;Saya dikabari suami kecelakaan kerja, pas ditanya ternyata jatuh dari lift,&quot; ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lift Jatuh di Sekolah Lampung, 7 Pekerja yang Tewas Sedang Renovasi Lapangan Futsal

Rina mengaku tidak ada firasat sama sekali dengan tragedi tersebut. &quot;Biasa-biasa saja, kerja seperti biasa terus pamit kerja. Komunikasi terakhir biasa saja,&quot; imbuhnya.
Keluarga korban lainnya, adik almarhum Rahmatullah, Suhendi mengatakan almarhum sempat mengucapkan kata-kata terakhir yang menjadi firasat akan tragedi tersebut.
Menurut Suhendi, saat komunikasi terakhir dengan almarhum pada Selasa (4/7) malam, almarhum sempat mengucapkan titip anak-anak. Almarhum Rahmat meninggalkan tiga orang anak yang masih kecil.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lift Sekolah di Bandarlampung Terjun Bebas, Tujuh Orang Tewas

&quot;Ada 3 anaknya masih kecil, usia 2, 4 dan 7 Tahun,&quot; ucapnya.
Suhendi menjelaskan pihak keluarga mengetahui kejadian tersebut setelah dihubungi oleh pihak Rumah Sakit Bumi Waras. Dia berharap agar pihak sekolah maupun pengelola untuk bertanggung-jawab atas insiden yang telah menghilangkan nyawa kakaknya tersebut.&quot;Harapannya minta perhatian pihak Az-Zahra terhadap 3 anak yang ditinggalkan ini, apalagi masih kecil-kecil,&quot; pungkasnya.
Sebelumnya, sebanyak 9 orang pekerja bangunan menjadi korban akibat lift jatuh di Sekolah Islam Az Zahra, Rabu (5/7) sekitar pukul 16.30 wib. Akibat peristiwa tersebut, 7 orang pekerja bangunan tewas dan 2 lainnya luka-luka dirawat di Rumah Sakit Bumi Waras. (Day)</description><content:encoded>


LAMPUNG - Empat korban tragedi jatuh dari lift Sekolah Az-Zahra dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanjung Jati, Olok Gading, Telukbetung Barat. Bandarlampung,Kamis (6/7/2023).
Rinawati, istri Alm Selamet mengaku masih kaget dengan kejadian tersebut. Dia syok ketika mendapat kabar bahwa suaminya meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.
&quot;Saya dikabari suami kecelakaan kerja, pas ditanya ternyata jatuh dari lift,&quot; ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lift Jatuh di Sekolah Lampung, 7 Pekerja yang Tewas Sedang Renovasi Lapangan Futsal

Rina mengaku tidak ada firasat sama sekali dengan tragedi tersebut. &quot;Biasa-biasa saja, kerja seperti biasa terus pamit kerja. Komunikasi terakhir biasa saja,&quot; imbuhnya.
Keluarga korban lainnya, adik almarhum Rahmatullah, Suhendi mengatakan almarhum sempat mengucapkan kata-kata terakhir yang menjadi firasat akan tragedi tersebut.
Menurut Suhendi, saat komunikasi terakhir dengan almarhum pada Selasa (4/7) malam, almarhum sempat mengucapkan titip anak-anak. Almarhum Rahmat meninggalkan tiga orang anak yang masih kecil.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lift Sekolah di Bandarlampung Terjun Bebas, Tujuh Orang Tewas

&quot;Ada 3 anaknya masih kecil, usia 2, 4 dan 7 Tahun,&quot; ucapnya.
Suhendi menjelaskan pihak keluarga mengetahui kejadian tersebut setelah dihubungi oleh pihak Rumah Sakit Bumi Waras. Dia berharap agar pihak sekolah maupun pengelola untuk bertanggung-jawab atas insiden yang telah menghilangkan nyawa kakaknya tersebut.&quot;Harapannya minta perhatian pihak Az-Zahra terhadap 3 anak yang ditinggalkan ini, apalagi masih kecil-kecil,&quot; pungkasnya.
Sebelumnya, sebanyak 9 orang pekerja bangunan menjadi korban akibat lift jatuh di Sekolah Islam Az Zahra, Rabu (5/7) sekitar pukul 16.30 wib. Akibat peristiwa tersebut, 7 orang pekerja bangunan tewas dan 2 lainnya luka-luka dirawat di Rumah Sakit Bumi Waras. (Day)</content:encoded></item></channel></rss>
