<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OceanGate Hentikan Semua Operasi Ekspedisi Pasca Ledakan Kapal Selam Titan</title><description>Situs web OceanGate tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai penghentian ekspedisi tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/07/18/2842656/oceangate-hentikan-semua-operasi-ekspedisi-pasca-ledakan-kapal-selam-titan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/07/18/2842656/oceangate-hentikan-semua-operasi-ekspedisi-pasca-ledakan-kapal-selam-titan"/><item><title>OceanGate Hentikan Semua Operasi Ekspedisi Pasca Ledakan Kapal Selam Titan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/07/18/2842656/oceangate-hentikan-semua-operasi-ekspedisi-pasca-ledakan-kapal-selam-titan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/07/18/2842656/oceangate-hentikan-semua-operasi-ekspedisi-pasca-ledakan-kapal-selam-titan</guid><pubDate>Jum'at 07 Juli 2023 11:12 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/07/18/2842656/oceangate-hentikan-semua-operasi-ekspedisi-pasca-ledakan-kapal-selam-titan-qUz6MF2Lui.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapal Selam Titan yang dioperasikan OceanGate Expedition meledak dalam ekspedisi ke bangkai Kapal Titanic. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/07/18/2842656/oceangate-hentikan-semua-operasi-ekspedisi-pasca-ledakan-kapal-selam-titan-qUz6MF2Lui.jpg</image><title>Kapal Selam Titan yang dioperasikan OceanGate Expedition meledak dalam ekspedisi ke bangkai Kapal Titanic. (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNC8yOC8xLzEzMjYyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
WASHINGTON - OceanGate, perusahaan berbasis di Amerika Serikat (AS) yang mengelola kapal selam wisata yang meledak saat menyelam ke bangkai kapal Titanic, telah menangguhkan semua operasi eksplorasi dan komersialnya, seperti ditunjukkan situs webnya pada Kamis, (6/7/2023).

BACA JUGA:
Chat Miliarder Calon Penumpang Kapal Selam Titan dan CEO Oceangate Viral, Ini Isinya

Perusahaan tidak merinci keputusan itu selain pengumuman dengan spanduk merah di bagian atas situs webnya, yang berbunyi: &quot;OceanGate telah menangguhkan semua operasi eksplorasi dan komersial.&quot;
OceanGate sebelumnya telah merencanakan dua ekspedisi ke reruntuhan Titanic berusia seabad, yang terletak di sudut terpencil Atlantik Utara, untuk Juni 2024, menurut situs webnya, sebagaimana dilansir Reuters.

BACA JUGA:
Transkrip Percakapan Terakhir Kapal Selam Titan Bocor, Ungkap Kengerian yang Dialami Penumpang

Otoritas AS dan Kanada sedang menyelidiki penyebab ledakan bawah laut Juni, yang menewaskan kelima orang di dalamnya. Insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang sifat ekspedisi yang tidak diatur.

Penjaga Pantai AS pekan lalu menemukan sisa-sisa manusia dan puing-puing dari kapal selam, yang dikenal sebagai Titan, setelah mencari di dasar laut. Pemeriksaan pada puing-puing Titan diharapkan dapat menjelaskan penyebab ledakan tersebut.

Titan kehilangan kontak dengan kapal pendukungnya saat turun ke kedalaman laut pada 18 Juni. Kepingan bangkai kapal selam itu ditemukan empat hari kemudian, berserakan di dasar laut sekira 488 meter dari haluan bangkai kapal Titanic.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNC8yOC8xLzEzMjYyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
WASHINGTON - OceanGate, perusahaan berbasis di Amerika Serikat (AS) yang mengelola kapal selam wisata yang meledak saat menyelam ke bangkai kapal Titanic, telah menangguhkan semua operasi eksplorasi dan komersialnya, seperti ditunjukkan situs webnya pada Kamis, (6/7/2023).

BACA JUGA:
Chat Miliarder Calon Penumpang Kapal Selam Titan dan CEO Oceangate Viral, Ini Isinya

Perusahaan tidak merinci keputusan itu selain pengumuman dengan spanduk merah di bagian atas situs webnya, yang berbunyi: &quot;OceanGate telah menangguhkan semua operasi eksplorasi dan komersial.&quot;
OceanGate sebelumnya telah merencanakan dua ekspedisi ke reruntuhan Titanic berusia seabad, yang terletak di sudut terpencil Atlantik Utara, untuk Juni 2024, menurut situs webnya, sebagaimana dilansir Reuters.

BACA JUGA:
Transkrip Percakapan Terakhir Kapal Selam Titan Bocor, Ungkap Kengerian yang Dialami Penumpang

Otoritas AS dan Kanada sedang menyelidiki penyebab ledakan bawah laut Juni, yang menewaskan kelima orang di dalamnya. Insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang sifat ekspedisi yang tidak diatur.

Penjaga Pantai AS pekan lalu menemukan sisa-sisa manusia dan puing-puing dari kapal selam, yang dikenal sebagai Titan, setelah mencari di dasar laut. Pemeriksaan pada puing-puing Titan diharapkan dapat menjelaskan penyebab ledakan tersebut.

Titan kehilangan kontak dengan kapal pendukungnya saat turun ke kedalaman laut pada 18 Juni. Kepingan bangkai kapal selam itu ditemukan empat hari kemudian, berserakan di dasar laut sekira 488 meter dari haluan bangkai kapal Titanic.</content:encoded></item></channel></rss>
