<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Longsor di Lumajang, Tiga Warga Ditemukan Tewas Tertimbun   </title><description>Sebanyak tiga warga tewas akibat tanah longsor yang terjadi di Dusun Sriti,&amp;nbsp; Lumajang, Jawa Timur, pada Jumat (7/7/2023) dini hari.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/07/519/2842752/longsor-di-lumajang-tiga-warga-ditemukan-tewas-tertimbun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/07/519/2842752/longsor-di-lumajang-tiga-warga-ditemukan-tewas-tertimbun"/><item><title> Longsor di Lumajang, Tiga Warga Ditemukan Tewas Tertimbun   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/07/519/2842752/longsor-di-lumajang-tiga-warga-ditemukan-tewas-tertimbun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/07/519/2842752/longsor-di-lumajang-tiga-warga-ditemukan-tewas-tertimbun</guid><pubDate>Jum'at 07 Juli 2023 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/07/519/2842752/longsor-di-lumajang-tiga-warga-ditemukan-tewas-tertimbun-yJ8V0jKz9n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Longsor di Lumajang (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/07/519/2842752/longsor-di-lumajang-tiga-warga-ditemukan-tewas-tertimbun-yJ8V0jKz9n.jpg</image><title>Longsor di Lumajang (foto: dok ist)</title></images><description>

&amp;nbsp;

LUMAJANG - Sebanyak tiga warga meninggal dunia akibat tanah longsor yang terjadi di Dusun Sriti, Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, pada Jumat (7/7/2023) dini hari. Ketiga korban ditemukan sudah tidak bernyawa usai rumahnya tertimbun longsor pada bagian dapur dan kamar tidur.
&quot;Dini hari tadi sekitar pukul 04.00, kami berhasil mengevakuasi tiga korban meninggal dunia, yang merupakan satu keluarga,&quot; kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, Jumat (7/7/2023).

BACA JUGA:
Waspada! Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi Puluhan Kali di Gianyar

Patria menambahkan, hujan dengan intensitas tinggi juga menyebabkan terjadinya longsor di beberapa titik. Di antaranya, longsor juga terjadi di KM 59 jalur piket nol Lumajang - Malang.
&quot;Pantauan visual dilapangan memperkirakan panjang longsor sekitar 20 meter dengan ketinggian 10 meter. Selain itu, longsor juga terjadi di akses jalan menuju Ranupani,&quot; jelasnya.
Hingga kini, Tim gabungan telah mengerahkan alat berat guna melakukan pembukaan jalan yang tertutup total. Namun, kondisi cuaca dilokasi kejadian belum memungkinkan untuk melanjutkan upaya penanganan darurat. Hal ini dikarenakan beberapa longsor susulan masih terjadi, sehingga lokasi akses jalan KM 59 jalur piket nol Lumajang - Malang masih ditutup total.

BACA JUGA:
Tambang Batu Kapur di Pati Longsor Timpa Truk, Sopir Tewas

Sebagai antisipasi, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengimbau masyarakat dan pemangku kebijakan daerah setempat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dari potensi bencana susulan yang dapat dipicu oleh faktor cuaca.
&quot;Ketika tidak terjadi hujan, warga dapat bergotong royong untuk mengidentifikasi kondisi tanah labil yang ada di sekitar. Apabila terjadi hujan deras dengan durasi panjang, warga dapat segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat aman,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>

&amp;nbsp;

LUMAJANG - Sebanyak tiga warga meninggal dunia akibat tanah longsor yang terjadi di Dusun Sriti, Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, pada Jumat (7/7/2023) dini hari. Ketiga korban ditemukan sudah tidak bernyawa usai rumahnya tertimbun longsor pada bagian dapur dan kamar tidur.
&quot;Dini hari tadi sekitar pukul 04.00, kami berhasil mengevakuasi tiga korban meninggal dunia, yang merupakan satu keluarga,&quot; kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, Jumat (7/7/2023).

BACA JUGA:
Waspada! Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi Puluhan Kali di Gianyar

Patria menambahkan, hujan dengan intensitas tinggi juga menyebabkan terjadinya longsor di beberapa titik. Di antaranya, longsor juga terjadi di KM 59 jalur piket nol Lumajang - Malang.
&quot;Pantauan visual dilapangan memperkirakan panjang longsor sekitar 20 meter dengan ketinggian 10 meter. Selain itu, longsor juga terjadi di akses jalan menuju Ranupani,&quot; jelasnya.
Hingga kini, Tim gabungan telah mengerahkan alat berat guna melakukan pembukaan jalan yang tertutup total. Namun, kondisi cuaca dilokasi kejadian belum memungkinkan untuk melanjutkan upaya penanganan darurat. Hal ini dikarenakan beberapa longsor susulan masih terjadi, sehingga lokasi akses jalan KM 59 jalur piket nol Lumajang - Malang masih ditutup total.

BACA JUGA:
Tambang Batu Kapur di Pati Longsor Timpa Truk, Sopir Tewas

Sebagai antisipasi, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengimbau masyarakat dan pemangku kebijakan daerah setempat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dari potensi bencana susulan yang dapat dipicu oleh faktor cuaca.
&quot;Ketika tidak terjadi hujan, warga dapat bergotong royong untuk mengidentifikasi kondisi tanah labil yang ada di sekitar. Apabila terjadi hujan deras dengan durasi panjang, warga dapat segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat aman,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
