<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diguyur Hujan Deras, Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tasikmalaya</title><description>Alhasil proses evakuasi warga dan mobil berlangsung dramatis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/07/525/2842900/diguyur-hujan-deras-banjir-rendam-sejumlah-wilayah-di-tasikmalaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/07/525/2842900/diguyur-hujan-deras-banjir-rendam-sejumlah-wilayah-di-tasikmalaya"/><item><title>Diguyur Hujan Deras, Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tasikmalaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/07/525/2842900/diguyur-hujan-deras-banjir-rendam-sejumlah-wilayah-di-tasikmalaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/07/525/2842900/diguyur-hujan-deras-banjir-rendam-sejumlah-wilayah-di-tasikmalaya</guid><pubDate>Jum'at 07 Juli 2023 16:42 WIB</pubDate><dc:creator>Asep Juhariyono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/07/525/2842900/diguyur-hujan-deras-banjir-rendam-sejumlah-wilayah-di-tasikmalaya-inls531q3s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir rendam Tasikmalaya (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/07/525/2842900/diguyur-hujan-deras-banjir-rendam-sejumlah-wilayah-di-tasikmalaya-inls531q3s.jpg</image><title>Banjir rendam Tasikmalaya (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNy85LzE2Nzg3MS81L3g4bWM2dHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Hujan mengguyur Tasikmalaya dari malam hingga Jumat (7/7/2023), mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah yang ada di Jawa Barat itu.
Selain merendam pemukiman warga, sawah, dan kolam, banjir juga merendam Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya hingga menutup akses masuk ke pesantren dan menggenangi bagian garasi.
Banjir mengakibatkan sejumlah mobil dan vila terendam. Alhasil proses evakuasi warga dan mobil berlangsung dramatis.

BACA JUGA:
Diguyur Hujan Deras, Banjir Rendam Kabupaten Pangandaran&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Personel BPBD Tasikmalaya berjibaku mengevakuasi warga yang terjebak banjir karena rumahnya berada di tengah sawah dan tak jauh dari aliran sungai. Selain itu banjir juga merendam area pesawahan dan kolam milik warga.

BACA JUGA:
Jika Ada Penodaan Agama di Al Zaytun, Wapres: Tindak Sesuai Hukum yang Berlaku

Salah seorang warga, Wowon mengatakan bahwa saat banjir merendam wilayahnya dirinya sedang di rumah sakit menengok adik yang mendapat perawatan.
&quot;Istri dan anak terjebak banjir saat kejadian semuanya sedang tidur semua semen milik saya sebanyak 20 sak hancur,&quot; ujarnya.
Petugas Tagana Tasikmalaya, Asep Ahmad Fauzi mengataka bahwa dari banjir merendam pukul 04:00 WIB diakibatkan curah hujan tinggi dan luapan air sungai di sekitar Ponpes Miftahul Huda Manonjaya.&quot;Ketinggian air relatif mulai dari 50 centimeter hingga 2 meter,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Alasan Timnas Indonesia U-23 Bakal Lolos Piala Asia U-23 2024, Nomor 1 Efek Diperkuat Pemain Abroad!&amp;nbsp;

Hingga saat ini petugas gabungan masih melakukan penyedotan air yang menggenangi areal pondok pesantren. Kemudian petugas juga mengalami kendala karena arus air cukup besar dan hujan hingga saat ini belum reda.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8wNy85LzE2Nzg3MS81L3g4bWM2dHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Hujan mengguyur Tasikmalaya dari malam hingga Jumat (7/7/2023), mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah yang ada di Jawa Barat itu.
Selain merendam pemukiman warga, sawah, dan kolam, banjir juga merendam Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya hingga menutup akses masuk ke pesantren dan menggenangi bagian garasi.
Banjir mengakibatkan sejumlah mobil dan vila terendam. Alhasil proses evakuasi warga dan mobil berlangsung dramatis.

BACA JUGA:
Diguyur Hujan Deras, Banjir Rendam Kabupaten Pangandaran&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Personel BPBD Tasikmalaya berjibaku mengevakuasi warga yang terjebak banjir karena rumahnya berada di tengah sawah dan tak jauh dari aliran sungai. Selain itu banjir juga merendam area pesawahan dan kolam milik warga.

BACA JUGA:
Jika Ada Penodaan Agama di Al Zaytun, Wapres: Tindak Sesuai Hukum yang Berlaku

Salah seorang warga, Wowon mengatakan bahwa saat banjir merendam wilayahnya dirinya sedang di rumah sakit menengok adik yang mendapat perawatan.
&quot;Istri dan anak terjebak banjir saat kejadian semuanya sedang tidur semua semen milik saya sebanyak 20 sak hancur,&quot; ujarnya.
Petugas Tagana Tasikmalaya, Asep Ahmad Fauzi mengataka bahwa dari banjir merendam pukul 04:00 WIB diakibatkan curah hujan tinggi dan luapan air sungai di sekitar Ponpes Miftahul Huda Manonjaya.&quot;Ketinggian air relatif mulai dari 50 centimeter hingga 2 meter,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Alasan Timnas Indonesia U-23 Bakal Lolos Piala Asia U-23 2024, Nomor 1 Efek Diperkuat Pemain Abroad!&amp;nbsp;

Hingga saat ini petugas gabungan masih melakukan penyedotan air yang menggenangi areal pondok pesantren. Kemudian petugas juga mengalami kendala karena arus air cukup besar dan hujan hingga saat ini belum reda.</content:encoded></item></channel></rss>
