<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Posisi Politik NU</title><description>Humor Gus Dur: Posisi Politik NU
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/08/337/2842880/humor-gus-dur-posisi-politik-nu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/08/337/2842880/humor-gus-dur-posisi-politik-nu"/><item><title>Humor Gus Dur: Posisi Politik NU</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/08/337/2842880/humor-gus-dur-posisi-politik-nu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/08/337/2842880/humor-gus-dur-posisi-politik-nu</guid><pubDate>Sabtu 08 Juli 2023 05:21 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/07/337/2842880/humor-gus-dur-posisi-politik-nu-VXbKaMfNg8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Dur (Dok NU Online)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/07/337/2842880/humor-gus-dur-posisi-politik-nu-VXbKaMfNg8.jpg</image><title>Gus Dur (Dok NU Online)</title></images><description>

JAKARTA &amp;ndash; Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) merupakan tokoh yang kerap melontarkan humor. Humor ini bisa membuat orang tertawa terpingkal-pingkal. Namun, humor tersebut juga sarat akan makna.

Salah satunya kisah yang dilansir NU Online . Setelah mencanangkan kembali ke Khittah 1926 pada 1984 yakni tidak berpolitik praktis, Nahdlatul Ulama (NU) di bawah kepemimpinan Gus Dur tetap memiliki posisi politik penting.



Hal ini terbukti ketika Soeharto berulang kali meminta Gus Dur tidak terpilih lagi menjadi Ketua Umum PBNU. Namun, upaya Soeharto selalu gagal.






BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Ingatan Unta dan Manusia








Gus Dur menjadi &amp;ldquo;faktor politik&amp;rdquo;. Saat itu, unsur NU di PPP masih terus berkonsultasi, baik dengan Gus Dur sebagai Ketua Umum PBNU maupun dengan Rais &amp;lsquo;Aam PBNU KH Achmad Siddiq, dan Rais NU lainnya seperti KH Yusuf Hasyim dan KH MA Sahal Mahfudh.





Unsur NU di PPP tetap memerlukan pandangan atau arahan politik. Saat itu, masalah ini ditanyakan ke Gus Dur. Bagaimana sebenarnya posisi NU?







BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kisah Konyol Kuli Arab Disangka Kiai









&amp;ldquo;NU tidak ke mana-mana, tapi ada di mana-mana,&amp;rdquo; jawab Gus Dur enteng, dikutip NU Online.

</description><content:encoded>

JAKARTA &amp;ndash; Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) merupakan tokoh yang kerap melontarkan humor. Humor ini bisa membuat orang tertawa terpingkal-pingkal. Namun, humor tersebut juga sarat akan makna.

Salah satunya kisah yang dilansir NU Online . Setelah mencanangkan kembali ke Khittah 1926 pada 1984 yakni tidak berpolitik praktis, Nahdlatul Ulama (NU) di bawah kepemimpinan Gus Dur tetap memiliki posisi politik penting.



Hal ini terbukti ketika Soeharto berulang kali meminta Gus Dur tidak terpilih lagi menjadi Ketua Umum PBNU. Namun, upaya Soeharto selalu gagal.






BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Ingatan Unta dan Manusia








Gus Dur menjadi &amp;ldquo;faktor politik&amp;rdquo;. Saat itu, unsur NU di PPP masih terus berkonsultasi, baik dengan Gus Dur sebagai Ketua Umum PBNU maupun dengan Rais &amp;lsquo;Aam PBNU KH Achmad Siddiq, dan Rais NU lainnya seperti KH Yusuf Hasyim dan KH MA Sahal Mahfudh.





Unsur NU di PPP tetap memerlukan pandangan atau arahan politik. Saat itu, masalah ini ditanyakan ke Gus Dur. Bagaimana sebenarnya posisi NU?







BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kisah Konyol Kuli Arab Disangka Kiai









&amp;ldquo;NU tidak ke mana-mana, tapi ada di mana-mana,&amp;rdquo; jawab Gus Dur enteng, dikutip NU Online.

</content:encoded></item></channel></rss>
