<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Situasi Menegangkan, Gerombolan Bermotor Teror Warga di Sukabumi dengan Senpi</title><description>Para pelaku diduga membawa senjata api dan mengancam warga.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/09/525/2843740/situasi-menegangkan-gerombolan-bermotor-teror-warga-di-sukabumi-dengan-senpi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/09/525/2843740/situasi-menegangkan-gerombolan-bermotor-teror-warga-di-sukabumi-dengan-senpi"/><item><title>Situasi Menegangkan, Gerombolan Bermotor Teror Warga di Sukabumi dengan Senpi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/09/525/2843740/situasi-menegangkan-gerombolan-bermotor-teror-warga-di-sukabumi-dengan-senpi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/09/525/2843740/situasi-menegangkan-gerombolan-bermotor-teror-warga-di-sukabumi-dengan-senpi</guid><pubDate>Minggu 09 Juli 2023 23:27 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/09/525/2843740/situasi-menegangkan-gerombolan-bermotor-teror-warga-di-sukabumi-dengan-senpi-NkD7m3EC3D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gerombolan bermotor teror warga Cisolok, Sukabumi (Foto: Ilham Nugraha)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/09/525/2843740/situasi-menegangkan-gerombolan-bermotor-teror-warga-di-sukabumi-dengan-senpi-NkD7m3EC3D.jpg</image><title>Gerombolan bermotor teror warga Cisolok, Sukabumi (Foto: Ilham Nugraha)</title></images><description>SUKABUMI - Kekacauan terjadi di Kampung Alfurqon, Desa/Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, ketika sekelompok individu bermotor melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban. Para pelaku diduga membawa senjata api dan mengancam warga.
Saat itu, seorang warga setempat bernama Sigit (21) terkejut ketika tiba-tiba lima motor datang dan menggeber di Jalan Raya Cisolok - Cibareno sekitar pukul 18.15 WIB. Sigit pun langsung melarikan diri ke gang tempat tinggalnya setelah melihat hal itu.
&quot;Saya sedang menunggu angkot, tiba-tiba ada lima motor datang. Mereka dengan menggeber motornya dan saya langsung lari masuk ke gang tempat kontrakan saya,&quot; ungkap Sigit, Minggu malam (9/7/2023).

BACA JUGA:
Mencekam! Geng Motor Ngamuk Bacoki Dua Warga di Sawangan Depok&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Setelah masuk ke dalam rumahnya, ibu Sigit yang bernama Nining, mendekati pelaku yang berdiri di depan rumahnya.
&quot;Ada dua orang yang kemudian mengikutinya masuk ke rumah, sementara teman-temannya menunggu di depan gang. Saya masuk ke dalam rumah, dan ibu saya yang berbicara dengan mereka,&quot; kata Sigit.
&quot;Mereka mengancam ibu saya dengan pistol, mereka membawa senjata itu saat mereka masuk ke dalam gang. Saya berada di dalam rumah, dan ibu saya meminta mereka pergi. Yang aneh adalah mereka mengenal saya,&quot; tambah Sigit.

BACA JUGA:
Polisi Identifikasi Geng Motor Pembacok Warga di Sukabumi
Nining mengaku merasa panik ketika para pelaku berusaha masuk ke dalam rumahnya. Dia berdiri di pintu masuk dan menghalangi mereka.
&quot;Ada dua orang, mereka mengenakan jaket dan masker, dan memiliki tubuh yang tinggi. Mereka membawa pistol. Mereka bertanya keberadaan anak saya, saya menjawab bahwa dia sedang keluar, tetapi mereka tidak percaya dan mengancam dengan senjata,&quot; cerita Nining.

BACA JUGA:
Sadis, Geng Motor Bacok Warga Sambil Live Streaming di Medsos

Nining mencoba mengusir mereka, namun mereka tetap bertahan sampai pemilik kontrakan datang. &quot;Pemilik kontrakan datang dan meminta mereka pergi. Akhirnya, mereka pergi menuju arah Cisolok,&quot; tutur Nining.
Saat ini, situasi di lokasi kejadian masih menegangkan. Beberapa warga terlihat menutup pintu rumah mereka sebagai tindakan pencegahan.</description><content:encoded>SUKABUMI - Kekacauan terjadi di Kampung Alfurqon, Desa/Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, ketika sekelompok individu bermotor melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban. Para pelaku diduga membawa senjata api dan mengancam warga.
Saat itu, seorang warga setempat bernama Sigit (21) terkejut ketika tiba-tiba lima motor datang dan menggeber di Jalan Raya Cisolok - Cibareno sekitar pukul 18.15 WIB. Sigit pun langsung melarikan diri ke gang tempat tinggalnya setelah melihat hal itu.
&quot;Saya sedang menunggu angkot, tiba-tiba ada lima motor datang. Mereka dengan menggeber motornya dan saya langsung lari masuk ke gang tempat kontrakan saya,&quot; ungkap Sigit, Minggu malam (9/7/2023).

BACA JUGA:
Mencekam! Geng Motor Ngamuk Bacoki Dua Warga di Sawangan Depok&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Setelah masuk ke dalam rumahnya, ibu Sigit yang bernama Nining, mendekati pelaku yang berdiri di depan rumahnya.
&quot;Ada dua orang yang kemudian mengikutinya masuk ke rumah, sementara teman-temannya menunggu di depan gang. Saya masuk ke dalam rumah, dan ibu saya yang berbicara dengan mereka,&quot; kata Sigit.
&quot;Mereka mengancam ibu saya dengan pistol, mereka membawa senjata itu saat mereka masuk ke dalam gang. Saya berada di dalam rumah, dan ibu saya meminta mereka pergi. Yang aneh adalah mereka mengenal saya,&quot; tambah Sigit.

BACA JUGA:
Polisi Identifikasi Geng Motor Pembacok Warga di Sukabumi
Nining mengaku merasa panik ketika para pelaku berusaha masuk ke dalam rumahnya. Dia berdiri di pintu masuk dan menghalangi mereka.
&quot;Ada dua orang, mereka mengenakan jaket dan masker, dan memiliki tubuh yang tinggi. Mereka membawa pistol. Mereka bertanya keberadaan anak saya, saya menjawab bahwa dia sedang keluar, tetapi mereka tidak percaya dan mengancam dengan senjata,&quot; cerita Nining.

BACA JUGA:
Sadis, Geng Motor Bacok Warga Sambil Live Streaming di Medsos

Nining mencoba mengusir mereka, namun mereka tetap bertahan sampai pemilik kontrakan datang. &quot;Pemilik kontrakan datang dan meminta mereka pergi. Akhirnya, mereka pergi menuju arah Cisolok,&quot; tutur Nining.
Saat ini, situasi di lokasi kejadian masih menegangkan. Beberapa warga terlihat menutup pintu rumah mereka sebagai tindakan pencegahan.</content:encoded></item></channel></rss>
