<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis! Prajurit Elite Kopasgat Jatuh dan Terlilit Parasut saat Terjun Payung</title><description>Peristiwa itu diduga karena permasalahan pada payung yang tidak sempurna dan kondisi angin yang relatif tidak stabil.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/10/609/2844152/tragis-prajurit-elite-kopasgat-jatuh-dan-terlilit-parasut-saat-terjun-payung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/10/609/2844152/tragis-prajurit-elite-kopasgat-jatuh-dan-terlilit-parasut-saat-terjun-payung"/><item><title>Tragis! Prajurit Elite Kopasgat Jatuh dan Terlilit Parasut saat Terjun Payung</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/10/609/2844152/tragis-prajurit-elite-kopasgat-jatuh-dan-terlilit-parasut-saat-terjun-payung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/10/609/2844152/tragis-prajurit-elite-kopasgat-jatuh-dan-terlilit-parasut-saat-terjun-payung</guid><pubDate>Senin 10 Juli 2023 17:30 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Ruslan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/10/609/2844152/tragis-prajurit-elite-kopasgat-jatuh-dan-terlilit-parasut-saat-terjun-payung-Driu5pqtrP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prajurit Kopasgat TNI AU Jatuh/Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/10/609/2844152/tragis-prajurit-elite-kopasgat-jatuh-dan-terlilit-parasut-saat-terjun-payung-Driu5pqtrP.jpg</image><title>Prajurit Kopasgat TNI AU Jatuh/Tangkapan layar media sosial</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMC8xLzE2MjQxMS81L3g4ajVnd2w=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MAROS -  Seorang prajurit Kopasgat, TNI Angkatan udara mengalami insiden kecelakaan penerjun payung saat  mengikuti pelatihan rutin di Kabupaten Maros,Sulawesi Selatan.
Akibatnya, prajurit elite TNI AU tersebut tidak sadarkan diri, kemudian di evakuasi ke rumah sakit menggunakan mobil pick up. Insiden ini sempat menghebohkan warga dan viral di media sosial.

BACA JUGA:
Mengenal Kopasgat, Pasukan Elite TNI AU yang Disegani Dunia&amp;nbsp;

Peristiwa itu diduga karena permasalahan pada payung yang tidak sempurna dan kondisi angin yang relatif tidak stabil.
Dari rekaman video amatir yang viral di media sosial, terlihat detik detik seorang penerjun payung mengalami insiden kecelakaan saat berada  di udara dari jarak yang cukup tinggi, di Maros.
Bahkan penerjun payung TNI AU itu tampak terlilit tali parasutnya yang tidak mengembang dengan sempurna.

BACA JUGA:
5 Fakta Pasukan Elite Kopasgat Gugur Saat Terjun Payung, Ini Kata KSAU&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Penerjun payung itu kemudian berputar-putar di udara hingga terjatuh ke tanah, insiden ini  pun menghebohkan warga yang mendapati prajurit tersebut tidak sadarkan diri. Sejumlah petugas TNI AU di bantu warga kemudian mengevakuasi prajurit tersebut ke mobil pick up dalam kondisi tidak sadarkan diri untuk dilarikan ke rumah  sakit.
&amp;ldquo;Parasut tidak mengembang saat hendak melakukan pendaratan, akibat parasut tidak mengembang dengan sempurna, penerjun itu pun meluncur dengan kecepatan tinggi hingga terbentur ke tanah,&amp;rdquo; ujar salah satu saksi mata, Jufri, Senin (10/7/2023).Selain itu, dua penerjun payung lainnya juga mengalami insiden saat hendak mendarat. Bahkan satu penerjun mendarat di atas seng sementara satu penerjun lainnya mendarat dengan menabrak papan bunga ucapan.

Kepala Penerangan Akademi Angkatan Udara, Mayor (sus) Sendang Arum Mahardani, saat dikonfirmasi membenarkan perihal insiden tersebut. Dia mengatakan penyebab parasut tidak mengembang sempurna diakibatkan karena tiupan angin yang cukup kencang dengan kondisi relatif tidak stabil.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMC8xLzE2MjQxMS81L3g4ajVnd2w=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MAROS -  Seorang prajurit Kopasgat, TNI Angkatan udara mengalami insiden kecelakaan penerjun payung saat  mengikuti pelatihan rutin di Kabupaten Maros,Sulawesi Selatan.
Akibatnya, prajurit elite TNI AU tersebut tidak sadarkan diri, kemudian di evakuasi ke rumah sakit menggunakan mobil pick up. Insiden ini sempat menghebohkan warga dan viral di media sosial.

BACA JUGA:
Mengenal Kopasgat, Pasukan Elite TNI AU yang Disegani Dunia&amp;nbsp;

Peristiwa itu diduga karena permasalahan pada payung yang tidak sempurna dan kondisi angin yang relatif tidak stabil.
Dari rekaman video amatir yang viral di media sosial, terlihat detik detik seorang penerjun payung mengalami insiden kecelakaan saat berada  di udara dari jarak yang cukup tinggi, di Maros.
Bahkan penerjun payung TNI AU itu tampak terlilit tali parasutnya yang tidak mengembang dengan sempurna.

BACA JUGA:
5 Fakta Pasukan Elite Kopasgat Gugur Saat Terjun Payung, Ini Kata KSAU&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Penerjun payung itu kemudian berputar-putar di udara hingga terjatuh ke tanah, insiden ini  pun menghebohkan warga yang mendapati prajurit tersebut tidak sadarkan diri. Sejumlah petugas TNI AU di bantu warga kemudian mengevakuasi prajurit tersebut ke mobil pick up dalam kondisi tidak sadarkan diri untuk dilarikan ke rumah  sakit.
&amp;ldquo;Parasut tidak mengembang saat hendak melakukan pendaratan, akibat parasut tidak mengembang dengan sempurna, penerjun itu pun meluncur dengan kecepatan tinggi hingga terbentur ke tanah,&amp;rdquo; ujar salah satu saksi mata, Jufri, Senin (10/7/2023).Selain itu, dua penerjun payung lainnya juga mengalami insiden saat hendak mendarat. Bahkan satu penerjun mendarat di atas seng sementara satu penerjun lainnya mendarat dengan menabrak papan bunga ucapan.

Kepala Penerangan Akademi Angkatan Udara, Mayor (sus) Sendang Arum Mahardani, saat dikonfirmasi membenarkan perihal insiden tersebut. Dia mengatakan penyebab parasut tidak mengembang sempurna diakibatkan karena tiupan angin yang cukup kencang dengan kondisi relatif tidak stabil.

</content:encoded></item></channel></rss>
