<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perang Saudara Kian Memanas, Sudan Perpanjang Penutupan Wilayah Udara hingga 31 Juli 2023</title><description>Pengecualian berlaku bagi penerbangan evakuasi dan bantuan kemanusiaan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/11/18/2844780/perang-saudara-kian-memanas-sudan-perpanjang-penutupan-wilayah-udara-hingga-31-juli-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/11/18/2844780/perang-saudara-kian-memanas-sudan-perpanjang-penutupan-wilayah-udara-hingga-31-juli-2023"/><item><title>Perang Saudara Kian Memanas, Sudan Perpanjang Penutupan Wilayah Udara hingga 31 Juli 2023</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/11/18/2844780/perang-saudara-kian-memanas-sudan-perpanjang-penutupan-wilayah-udara-hingga-31-juli-2023</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/11/18/2844780/perang-saudara-kian-memanas-sudan-perpanjang-penutupan-wilayah-udara-hingga-31-juli-2023</guid><pubDate>Selasa 11 Juli 2023 18:33 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/11/18/2844780/perang-saudara-kian-memanas-sudan-perpanjang-penutupan-wilayah-udara-hingga-31-juli-2023-lZobuXH8BA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perang Sudan yang kian memanas (Foto: Xinhua)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/11/18/2844780/perang-saudara-kian-memanas-sudan-perpanjang-penutupan-wilayah-udara-hingga-31-juli-2023-lZobuXH8BA.jpg</image><title>Perang Sudan yang kian memanas (Foto: Xinhua)</title></images><description>KHARTOUM - Otoritas Sudan pada Senin (10/7/2023) memperpanjang penutupan wilayah udara mereka hingga 31 Juli mendatang di tengah berlangsungnya bentrokan antara militer Sudan dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF).

Dalam pernyataannya, Otoritas Penerbangan Sipil mengatakan bahwa wilayah udara Sudan masih akan ditutup bagi seluruh penerbangan sampai 31 Juli mendatang.

Dikutip Antara, adapun pengecualian berlaku bagi penerbangan evakuasi dan bantuan kemanusiaan.

BACA JUGA:
Bentrokan Sengit Terus Terjadi, Sekjen PBB Tegaskan Sudan Berada di Ambang Perang Saudara Skala Penuh

Seperti diketahui, Sudan dilanda bentrokan antara militer dan RSF sejak April lalu dalam konflik yang menewaskan hampir 3.000 warga sipil dan melukai ribuan orang lainnya.

BACA JUGA:
Perang Sudan Kembali Memanas, Serangan Udara Tewaskan 22 Orang dan Lukai Banyak Wanita dan Anak-Anak
Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) memperkirakan bahwa hampir tiga juta orang telah mengungsi dari konflik saat ini di Sudan.



Berbagai gencatan senjata yang dimediasi Arab Saudi dan Amerika Serikat (AS) untuk pihak bertikai gagal mengakhiri kekerasan di negara tersebut.

</description><content:encoded>KHARTOUM - Otoritas Sudan pada Senin (10/7/2023) memperpanjang penutupan wilayah udara mereka hingga 31 Juli mendatang di tengah berlangsungnya bentrokan antara militer Sudan dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF).

Dalam pernyataannya, Otoritas Penerbangan Sipil mengatakan bahwa wilayah udara Sudan masih akan ditutup bagi seluruh penerbangan sampai 31 Juli mendatang.

Dikutip Antara, adapun pengecualian berlaku bagi penerbangan evakuasi dan bantuan kemanusiaan.

BACA JUGA:
Bentrokan Sengit Terus Terjadi, Sekjen PBB Tegaskan Sudan Berada di Ambang Perang Saudara Skala Penuh

Seperti diketahui, Sudan dilanda bentrokan antara militer dan RSF sejak April lalu dalam konflik yang menewaskan hampir 3.000 warga sipil dan melukai ribuan orang lainnya.

BACA JUGA:
Perang Sudan Kembali Memanas, Serangan Udara Tewaskan 22 Orang dan Lukai Banyak Wanita dan Anak-Anak
Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) memperkirakan bahwa hampir tiga juta orang telah mengungsi dari konflik saat ini di Sudan.



Berbagai gencatan senjata yang dimediasi Arab Saudi dan Amerika Serikat (AS) untuk pihak bertikai gagal mengakhiri kekerasan di negara tersebut.

</content:encoded></item></channel></rss>
