<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cek Pembangunan Embung Glebeg, Ganjar Minta Paving Diperbaiki Sebelum Serah Terima</title><description>Pasalnya, program tersebut dirasakan manfaatnya bagi warga dengan daerah sulit air.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/11/512/2844336/cek-pembangunan-embung-glebeg-ganjar-minta-paving-diperbaiki-sebelum-serah-terima</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/11/512/2844336/cek-pembangunan-embung-glebeg-ganjar-minta-paving-diperbaiki-sebelum-serah-terima"/><item><title>Cek Pembangunan Embung Glebeg, Ganjar Minta Paving Diperbaiki Sebelum Serah Terima</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/11/512/2844336/cek-pembangunan-embung-glebeg-ganjar-minta-paving-diperbaiki-sebelum-serah-terima</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/11/512/2844336/cek-pembangunan-embung-glebeg-ganjar-minta-paving-diperbaiki-sebelum-serah-terima</guid><pubDate>Selasa 11 Juli 2023 05:28 WIB</pubDate><dc:creator>Arif Budianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/11/512/2844336/cek-pembangunan-embung-glebeg-ganjar-minta-paving-diperbaiki-sebelum-serah-terima-uyDyhE1UBl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo. (Foto: Pemprov Jateng)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/11/512/2844336/cek-pembangunan-embung-glebeg-ganjar-minta-paving-diperbaiki-sebelum-serah-terima-uyDyhE1UBl.jpg</image><title>Ganjar Pranowo. (Foto: Pemprov Jateng)</title></images><description>REMBANG&amp;nbsp;- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah desa, kabupaten, higga pusat untuk menambah jumlah embung di berbagai wilayah di Jateng. Pasalnya, program tersebut dirasakan manfaatnya bagi warga dengan daerah sulit air.

Hal itu disampaikan Ganjar saat meninjau pembangunan Embung Glebeg di Desa Glebeg, Kecamatan Sulang, Kabupaten&amp;nbsp;Rembang, Senin (10/7/2023).

Hasil peninjauan ke Embung Glebeg, Ganjar memberikan beberapa catatan. Di antaranya, beberapa pekerjaan masih ada yang perlu diperbaiki sebelum diserahterimakan. Salah satunya paving yang tampak amblas. Ia meminta agar itu diperbaiki lebih dahulu sebelum nanti diserahterimakan.

BACA JUGA:
Entaskan Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Tinjau Perbaikan RTLH di Rembang

&quot;Ini suruh perbaiki dulu. Jangan mau terima kalau masih seperti ini,&quot; kata Ganjar saat melihat paving yang amblas.

Anggaran pembangunan Embung Glebeg bersumber dari Bantuan Keuangan Pemprov Jateng pada 2022. Pagu bantuan keuangan itu senilai Rp3,1 miliar.

Embung Glebeg memiliki luas sekitar 2.279,5 meter persegi. Kapasitas embung dapat menampung air kurang lebih 9.118 meter kubik dan dapat mengairi lahan pertanian dan perkebunan seluas 30 hektare.

BACA JUGA:
Lantik Pengurus PPDI Rembang, Ganjar: Dana Desa Jangan Dikorupsi!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Ini kita menghadapi musim kemarau dan kemungkinan juga kemaraunya panjang. Jadi Pak Bupati bangun satu di situ, kami bangun dari provinsi di sini. Jadi harapan kami nanti ini akan bisa menjadi alternatif bagaimana suplai air untuk kebun. Paling banyak tebu dan tembakau ya,&quot; jelas Ganjar.

Ganjar berharap Embung Glebeg, dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal sehingga kebutuhan air untuk pertanian dan perkebunan di sekitar bisa terpenuhi.

&quot;Meskipun tentu saja masih kurang ya, pasti masih kurang, sehingga nanti kami coba bisa tambahi lagi di beberapa tempat. Tapi setidaknya kami harapkan embung ini bisa dimanfaatkan, bisa dipakai masyarakat sehingga problem air untuk pertanian atau perkebunan mereka bisa terpenuhi,&quot; kata Ganjar.Ganjar menegaskan akan terus melanjutkan program embung glebeg meski program seribu embung telah mencapai target. Saat ini, masih banyak warga yang memerlukan pasokan air untuk pertanian.



&quot;Ini area-area kering, memang kalau tidak ada curah hujan mereka tidak mendapatkan air. Maka mudah-mudahan sekian embung yang terbangun akan bisa membantu. Akan kami tambah terus dan tidak berhenti karena kebutuhan masih banyak sekali,&quot; tambahnya.



&quot;Makin banyak embung di area yang suplai airnya kurang bisa terpenuhi dengan modifikasi. Ada modifikasi tempat-tempat penampungan air, ada modifikasi saluran. Bahkan, pada titik tertentu kami modifikasi cuaca yang beberapa kali kami lakukan,&quot; katanya.





</description><content:encoded>REMBANG&amp;nbsp;- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah desa, kabupaten, higga pusat untuk menambah jumlah embung di berbagai wilayah di Jateng. Pasalnya, program tersebut dirasakan manfaatnya bagi warga dengan daerah sulit air.

Hal itu disampaikan Ganjar saat meninjau pembangunan Embung Glebeg di Desa Glebeg, Kecamatan Sulang, Kabupaten&amp;nbsp;Rembang, Senin (10/7/2023).

Hasil peninjauan ke Embung Glebeg, Ganjar memberikan beberapa catatan. Di antaranya, beberapa pekerjaan masih ada yang perlu diperbaiki sebelum diserahterimakan. Salah satunya paving yang tampak amblas. Ia meminta agar itu diperbaiki lebih dahulu sebelum nanti diserahterimakan.

BACA JUGA:
Entaskan Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Tinjau Perbaikan RTLH di Rembang

&quot;Ini suruh perbaiki dulu. Jangan mau terima kalau masih seperti ini,&quot; kata Ganjar saat melihat paving yang amblas.

Anggaran pembangunan Embung Glebeg bersumber dari Bantuan Keuangan Pemprov Jateng pada 2022. Pagu bantuan keuangan itu senilai Rp3,1 miliar.

Embung Glebeg memiliki luas sekitar 2.279,5 meter persegi. Kapasitas embung dapat menampung air kurang lebih 9.118 meter kubik dan dapat mengairi lahan pertanian dan perkebunan seluas 30 hektare.

BACA JUGA:
Lantik Pengurus PPDI Rembang, Ganjar: Dana Desa Jangan Dikorupsi!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Ini kita menghadapi musim kemarau dan kemungkinan juga kemaraunya panjang. Jadi Pak Bupati bangun satu di situ, kami bangun dari provinsi di sini. Jadi harapan kami nanti ini akan bisa menjadi alternatif bagaimana suplai air untuk kebun. Paling banyak tebu dan tembakau ya,&quot; jelas Ganjar.

Ganjar berharap Embung Glebeg, dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal sehingga kebutuhan air untuk pertanian dan perkebunan di sekitar bisa terpenuhi.

&quot;Meskipun tentu saja masih kurang ya, pasti masih kurang, sehingga nanti kami coba bisa tambahi lagi di beberapa tempat. Tapi setidaknya kami harapkan embung ini bisa dimanfaatkan, bisa dipakai masyarakat sehingga problem air untuk pertanian atau perkebunan mereka bisa terpenuhi,&quot; kata Ganjar.Ganjar menegaskan akan terus melanjutkan program embung glebeg meski program seribu embung telah mencapai target. Saat ini, masih banyak warga yang memerlukan pasokan air untuk pertanian.



&quot;Ini area-area kering, memang kalau tidak ada curah hujan mereka tidak mendapatkan air. Maka mudah-mudahan sekian embung yang terbangun akan bisa membantu. Akan kami tambah terus dan tidak berhenti karena kebutuhan masih banyak sekali,&quot; tambahnya.



&quot;Makin banyak embung di area yang suplai airnya kurang bisa terpenuhi dengan modifikasi. Ada modifikasi tempat-tempat penampungan air, ada modifikasi saluran. Bahkan, pada titik tertentu kami modifikasi cuaca yang beberapa kali kami lakukan,&quot; katanya.





</content:encoded></item></channel></rss>
