<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hubungan dengan Prabowo dan Anies Sangat Dekat, Ganjar Mau Adu Gagasan Bukan Adu Domba</title><description>Ganjar Pranowo berharap kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 menjadi ajang adu gagasan yang damai tanpa adanya perpecahan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/13/337/2845849/hubungan-dengan-prabowo-dan-anies-sangat-dekat-ganjar-mau-adu-gagasan-bukan-adu-domba</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/13/337/2845849/hubungan-dengan-prabowo-dan-anies-sangat-dekat-ganjar-mau-adu-gagasan-bukan-adu-domba"/><item><title>Hubungan dengan Prabowo dan Anies Sangat Dekat, Ganjar Mau Adu Gagasan Bukan Adu Domba</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/13/337/2845849/hubungan-dengan-prabowo-dan-anies-sangat-dekat-ganjar-mau-adu-gagasan-bukan-adu-domba</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/13/337/2845849/hubungan-dengan-prabowo-dan-anies-sangat-dekat-ganjar-mau-adu-gagasan-bukan-adu-domba</guid><pubDate>Kamis 13 Juli 2023 15:09 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/13/337/2845849/hubungan-dengan-prabowo-dan-anies-sangat-dekat-ganjar-mau-adu-gagasan-bukan-adu-domba-eqs279wWrz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo hadiri Rakernas Apeksi (Foto : Tim Ganjar Pranowo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/13/337/2845849/hubungan-dengan-prabowo-dan-anies-sangat-dekat-ganjar-mau-adu-gagasan-bukan-adu-domba-eqs279wWrz.jpg</image><title>Ganjar Pranowo hadiri Rakernas Apeksi (Foto : Tim Ganjar Pranowo)</title></images><description>JAKARTA - Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo berharap kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 menjadi ajang adu gagasan yang damai tanpa adanya perpecahan. Terlebih, seluruh kandidat Pilpres kali ini merupakan orang-orang dekat bagi Ganjar.

Ganjar mengatakan, dirinya pernah menjadi juru kampanye (Jurkam) Prabowo Subianto saat maju bersama Megawati Soekarnoputri tahun 2004.


BACA JUGA:
Ganjar Pranowo: Prabowo Senior, Anies Teman&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&quot;Dengan segala hormat saya kepada Pak Prabowo, saya pernah menjadi jurkam beliau ketika Mega-Prabowo, kami kalah. Pada saat kemudian harus bertanding Pak Jokowi dan Pak Prabowo, dua kali saya jadi jurkam pak jokowi, dan menang,&quot; ujar Ganjar di Rakernas APEKSI XVI, Kamis (13/7/2023).

Kendati demikian, kata Ganjar, meski setelah itu berbeda haluan politik dengan Prabowo. Namun, dirinya dan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut masih berkomunikasi dengan baik tanpa adanya kebencian.

&quot;Dan kami berkomunikasi sampai hari ini baik-baik saja, maka di Kebumen foto kami bertiga (Ganjar, Prabowo, dan Jokowi) tersebar. Dan kami bercanda, bahkan di video Pak Prabowo ngangkat tangan saya dan kami bercanda,&quot; imbuhnya.


BACA JUGA:
Jawaban Taktis Prabowo soal Sosok Ganjar dan Anies Bikin Ketawa


Pun dengan Anies Baswedan, menurut Ganjar, Anies adalah teman semasa kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM). Sehingga, momen keakraban kuliah masih terus ia genggam bahkan hingga saat pergi haji beberapa waktu lalu.

&quot;Dengan Mas Anies, teman saya saat kuliah, kami berteman lama sekali. Nah, kalau ledek-ledekan kami ledek-ledekan gaya mahasiswa waktu di UGM dulu. Asik-asik saja kan?&quot; tuturnya.Pun tentang cerita saat Ibadah Haji beberapa waktu lalu. &quot;Dan waktu naik haji kemarin, kami bareng bareng satu hotel tiap hari bareng, sarapan bareng, kita becanda,&quot; sambungnya.

Sehingga, kata Ganjar, ajang kontestasi kali ini adalah adu gagasan antara teman dekat, tidak boleh ada lagi politik adu domba yang menyebabkan perpecahan.

&quot;Apa yang mau kita sakiti dari kawan kawan kita? Apakah yang sakit nanti tidak masyarakatnya? Tidak bangsa dan negaranya?&quot; kata Ganjar.</description><content:encoded>JAKARTA - Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo berharap kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 menjadi ajang adu gagasan yang damai tanpa adanya perpecahan. Terlebih, seluruh kandidat Pilpres kali ini merupakan orang-orang dekat bagi Ganjar.

Ganjar mengatakan, dirinya pernah menjadi juru kampanye (Jurkam) Prabowo Subianto saat maju bersama Megawati Soekarnoputri tahun 2004.


BACA JUGA:
Ganjar Pranowo: Prabowo Senior, Anies Teman&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&quot;Dengan segala hormat saya kepada Pak Prabowo, saya pernah menjadi jurkam beliau ketika Mega-Prabowo, kami kalah. Pada saat kemudian harus bertanding Pak Jokowi dan Pak Prabowo, dua kali saya jadi jurkam pak jokowi, dan menang,&quot; ujar Ganjar di Rakernas APEKSI XVI, Kamis (13/7/2023).

Kendati demikian, kata Ganjar, meski setelah itu berbeda haluan politik dengan Prabowo. Namun, dirinya dan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut masih berkomunikasi dengan baik tanpa adanya kebencian.

&quot;Dan kami berkomunikasi sampai hari ini baik-baik saja, maka di Kebumen foto kami bertiga (Ganjar, Prabowo, dan Jokowi) tersebar. Dan kami bercanda, bahkan di video Pak Prabowo ngangkat tangan saya dan kami bercanda,&quot; imbuhnya.


BACA JUGA:
Jawaban Taktis Prabowo soal Sosok Ganjar dan Anies Bikin Ketawa


Pun dengan Anies Baswedan, menurut Ganjar, Anies adalah teman semasa kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM). Sehingga, momen keakraban kuliah masih terus ia genggam bahkan hingga saat pergi haji beberapa waktu lalu.

&quot;Dengan Mas Anies, teman saya saat kuliah, kami berteman lama sekali. Nah, kalau ledek-ledekan kami ledek-ledekan gaya mahasiswa waktu di UGM dulu. Asik-asik saja kan?&quot; tuturnya.Pun tentang cerita saat Ibadah Haji beberapa waktu lalu. &quot;Dan waktu naik haji kemarin, kami bareng bareng satu hotel tiap hari bareng, sarapan bareng, kita becanda,&quot; sambungnya.

Sehingga, kata Ganjar, ajang kontestasi kali ini adalah adu gagasan antara teman dekat, tidak boleh ada lagi politik adu domba yang menyebabkan perpecahan.

&quot;Apa yang mau kita sakiti dari kawan kawan kita? Apakah yang sakit nanti tidak masyarakatnya? Tidak bangsa dan negaranya?&quot; kata Ganjar.</content:encoded></item></channel></rss>
