<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Untung Surapati, Pahlawan yang Kebal Peluru VOC</title><description>Suatu ketika Untung Surapati terkena tembakan saat berperang dengan tentara VOC, tetapi tidak mengalami luka serius.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/13/337/2846102/untung-surapati-pahlawan-yang-kebal-peluru-voc</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/13/337/2846102/untung-surapati-pahlawan-yang-kebal-peluru-voc"/><item><title>Untung Surapati, Pahlawan yang Kebal Peluru VOC</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/13/337/2846102/untung-surapati-pahlawan-yang-kebal-peluru-voc</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/13/337/2846102/untung-surapati-pahlawan-yang-kebal-peluru-voc</guid><pubDate>Jum'at 14 Juli 2023 06:07 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/13/337/2846102/untung-surapati-pahlawan-yang-kebal-peluru-voc-eyU4m2F9FL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Untung Surapati (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/13/337/2846102/untung-surapati-pahlawan-yang-kebal-peluru-voc-eyU4m2F9FL.jpg</image><title>Untung Surapati (Foto : Istimewa)</title></images><description>UNTUNG Surapati sang pahlawan yang sempat menjadi budak tuan Belanda memiliki kesaktian. Konon Untung Surapati terkenal dengan orang yang sulit ditaklukkan dalam peperangan.

Bahkan suatu ketika Untung Surapati terkena tembakan saat berperang dengan tentara VOC, tetapi tidak mengalami luka serius.

Dikisahkan pada buku &quot;Untung Surapati Melawan VOC Sampai Mati&quot; tulisan Sri Wintala Achmad, penembakan kepada Untung Surapati terjadi setelah ia berhasil membunuh seorang pasukan VOC saat pertempuran gabungan.


BACA JUGA:
Keris Tak Mempan, Kapten VOC Terkenal Kebal Tewas Tertusuk Tombak Sakti Mataram&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Peperangan terjadi antara gabungan tentara Sampang, Surabaya, dan tentara VOC, dengan gabungan pasukan Pasuruhan dan Bali, yang dikomandoi Untung Surapati. Peperangan ini terjadi setelah Untung Surapati mengetahui adanya mendengar pasukan Sampang, Madura, dan tentara VOC berperang melawan pasukan Sunan Amangkurat III di Bangil.

Persitiwa itu terjadi setelah Sunan Amangkurat III menganiaya Adipati Martawangsa, karena salah paham. Adipati itu konon dikebiri oleh Sunan Amangkurat III hingga tak sadarkan diri. Mengetahui pimpinannya dianiaya oleh Sunan Amangkurat III, rakyat Pranaga marah besar.

Untung Surapati pun membantu pasukan Sunan Amangkurat III yang mendengar diserang oleh tentara gabungan di Bangil. Dengan kuda Kiai Pakeling, Untung Surapati beserta pasukannya membelah barisan pasukan gabungan Sampang, Surabaya, dan tentara kompeni Belanda. Petang tanding antara kedua pasukan besar itu pun mengerikan.


BACA JUGA:
Kayanya Kerajaan Majapahit, Konon Istana Penuh Emas dan Permata


Dalam sekejap mata, banyak prajurit yang tewas dalam perang di Bangil. Tak hanya prajurit - prajurit dari pasukan gabungan Pasuruhan dan Bali, tetapi pasukan gabungan Sampang, Surabaya, dan tentara kompeni.

Mereka menjadi tumbal perang saudara antara Sunan Amangkurat III dan Sunan Pakubuwana. Betapa cerdasnya pasukan gabungan Sampang, Surabaya, dan kompeni, untuk menaklukkan pasukan Pasuruhan dan Bali, dengan memisahkan Untung Surapati dari pasukannya.Sesudah Untung Surapati terpisah dari pasukannya, tentara kompeni menyerangnya yang masih terduduk di atas kuda Kiai Pakeling miliknya. Tetapi justru Untung Surapati dengan kelihaiannya berhasil membunuh tentara kompeni.

Sesudah berhasil membunuh, tentara VOC yang dipimpin oleh Mayor Goovert Knole tersebut menembakkan peluru emas ke tubuh Untung Surapati. Tetapi anehnya peluru emas tidak memberikan luka sama sekali ke tubuh Untung Surapati. Namun kendati tidak terluka, rasa teramat sakit di dalam tubuhnya amat terasa oleh Untung Surapati.

Dengan kuda Kiai Pakeling, Untung Surapati yang mengalami luka dalam itu meninggalkan medan perang. Untung Surapati pun pulang ke Pasuruhan. Perihal Untung Surapati yang takluk di peperangan di Bangil melawan pasukan Sunan Pakubuwana karena peluru emas dikisahkan pada Babad Tanah Jawa, jilid 18.</description><content:encoded>UNTUNG Surapati sang pahlawan yang sempat menjadi budak tuan Belanda memiliki kesaktian. Konon Untung Surapati terkenal dengan orang yang sulit ditaklukkan dalam peperangan.

Bahkan suatu ketika Untung Surapati terkena tembakan saat berperang dengan tentara VOC, tetapi tidak mengalami luka serius.

Dikisahkan pada buku &quot;Untung Surapati Melawan VOC Sampai Mati&quot; tulisan Sri Wintala Achmad, penembakan kepada Untung Surapati terjadi setelah ia berhasil membunuh seorang pasukan VOC saat pertempuran gabungan.


BACA JUGA:
Keris Tak Mempan, Kapten VOC Terkenal Kebal Tewas Tertusuk Tombak Sakti Mataram&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Peperangan terjadi antara gabungan tentara Sampang, Surabaya, dan tentara VOC, dengan gabungan pasukan Pasuruhan dan Bali, yang dikomandoi Untung Surapati. Peperangan ini terjadi setelah Untung Surapati mengetahui adanya mendengar pasukan Sampang, Madura, dan tentara VOC berperang melawan pasukan Sunan Amangkurat III di Bangil.

Persitiwa itu terjadi setelah Sunan Amangkurat III menganiaya Adipati Martawangsa, karena salah paham. Adipati itu konon dikebiri oleh Sunan Amangkurat III hingga tak sadarkan diri. Mengetahui pimpinannya dianiaya oleh Sunan Amangkurat III, rakyat Pranaga marah besar.

Untung Surapati pun membantu pasukan Sunan Amangkurat III yang mendengar diserang oleh tentara gabungan di Bangil. Dengan kuda Kiai Pakeling, Untung Surapati beserta pasukannya membelah barisan pasukan gabungan Sampang, Surabaya, dan tentara kompeni Belanda. Petang tanding antara kedua pasukan besar itu pun mengerikan.


BACA JUGA:
Kayanya Kerajaan Majapahit, Konon Istana Penuh Emas dan Permata


Dalam sekejap mata, banyak prajurit yang tewas dalam perang di Bangil. Tak hanya prajurit - prajurit dari pasukan gabungan Pasuruhan dan Bali, tetapi pasukan gabungan Sampang, Surabaya, dan tentara kompeni.

Mereka menjadi tumbal perang saudara antara Sunan Amangkurat III dan Sunan Pakubuwana. Betapa cerdasnya pasukan gabungan Sampang, Surabaya, dan kompeni, untuk menaklukkan pasukan Pasuruhan dan Bali, dengan memisahkan Untung Surapati dari pasukannya.Sesudah Untung Surapati terpisah dari pasukannya, tentara kompeni menyerangnya yang masih terduduk di atas kuda Kiai Pakeling miliknya. Tetapi justru Untung Surapati dengan kelihaiannya berhasil membunuh tentara kompeni.

Sesudah berhasil membunuh, tentara VOC yang dipimpin oleh Mayor Goovert Knole tersebut menembakkan peluru emas ke tubuh Untung Surapati. Tetapi anehnya peluru emas tidak memberikan luka sama sekali ke tubuh Untung Surapati. Namun kendati tidak terluka, rasa teramat sakit di dalam tubuhnya amat terasa oleh Untung Surapati.

Dengan kuda Kiai Pakeling, Untung Surapati yang mengalami luka dalam itu meninggalkan medan perang. Untung Surapati pun pulang ke Pasuruhan. Perihal Untung Surapati yang takluk di peperangan di Bangil melawan pasukan Sunan Pakubuwana karena peluru emas dikisahkan pada Babad Tanah Jawa, jilid 18.</content:encoded></item></channel></rss>
