<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deteksi 48 Titik Panas di Kaltim, BMKG Ingatkan Warga Tak Sembarangan Membakar</title><description>semua pihak diimbau waspada dan saling mengingatkan untuk tidak sembarangan membakar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/13/340/2845485/deteksi-48-titik-panas-di-kaltim-bmkg-ingatkan-warga-tak-sembarangan-membakar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/13/340/2845485/deteksi-48-titik-panas-di-kaltim-bmkg-ingatkan-warga-tak-sembarangan-membakar"/><item><title>Deteksi 48 Titik Panas di Kaltim, BMKG Ingatkan Warga Tak Sembarangan Membakar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/13/340/2845485/deteksi-48-titik-panas-di-kaltim-bmkg-ingatkan-warga-tak-sembarangan-membakar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/13/340/2845485/deteksi-48-titik-panas-di-kaltim-bmkg-ingatkan-warga-tak-sembarangan-membakar</guid><pubDate>Kamis 13 Juli 2023 00:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/12/340/2845485/deteksi-48-titik-panas-di-kaltim-bmkg-ingatkan-warga-tak-sembarangan-membakar-wEl4CSm5dV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/12/340/2845485/deteksi-48-titik-panas-di-kaltim-bmkg-ingatkan-warga-tak-sembarangan-membakar-wEl4CSm5dV.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMi8xLzE2ODAyNi81L3g4bWd5eHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BALIKPAPAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mendeteksi 48 titik panas di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sehingga semua pihak diimbau waspada dan saling mengingatkan untuk tidak sembarangan membakar.
&quot;Sebanyak 48 titik panas tersebut terpantau hari ini mulai pukul 01.00 hingga 17.00 Wita,&quot; ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida dilansir Antara, Kamis (13/7/2023).
Titik panas merupakan indikator kebakaran hutan atau lahan (karhutla) yang terdeteksi dari suatu lokasi dengan suhu relatif tinggi dibandingkan dengan suhu di sekitarnya.

BACA JUGA:
Jumpa Ricky Kambuaya di Laga Persib Bandung vs Dewa United, Begini Kata Luis Milla

Ia mengimbau semua pihak dan masyarakat luas untuk saling mengingatkan tidak sembarang membakar, membuang puntung rokok sembarangan di lahan maupun hutan yang kering, termasuk tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan pertanian.
Sebaran 48 titik panas itu sudah diinformasikan ke pihak terkait, termasuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), baik tingkat provinsi maupun kabupaten setempat, agar mendapat tindakan lebih lanjut.

BACA JUGA:
Hasil Badminton Asia Junior Championships 2023: Adrian Pratama/Felisha Alberta Amankan Tiket ke 32 Besar

Pada Minggu 9 Juli 2023, BMKG juga mendeteksi 22 titik panas yang tersebar di empat kabupaten, namun titik panas tersebut sudah padam setelah dilakukan penanganan pihak terkait.Sebanyak 48 titik panas yang terpantau hari ini merupakan titik panas pada titik koordinat berbeda, meskipun masih ada yang dalam satu kecamatan maupun kabupaten yang sama.

Sebanyak 48 titik panas ini tersebar di enam kabupaten, yakni Paser, Kutai Barat dan Mahakam Ulu masing-masing satu titik, Kutai Timur (32), Kutai Kartanegara (2), dan Berau (11).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Jadi Pahlawan Dongeng Buatan Anak, Kapolri: Jadikan Semangat Lebih Baik

Rinciannya, di Paser berada di Kecamatan Batu Sopang, Kutai Barat di Kecamatan Dilangputi, Mahakam Ulu di Kecamatan Long Pahangai yang ketiganya memiliki tingkat kepercayaan menengah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dewan HAM PBB Setujui Resolusi Cegah Pembakaran Alquran

Di Kutai Timur yang terpantau 32 titik, lanjutnya, tersebar di enam kecamatan, yakni Bengalon 18 titik, Busang (2), Kaubun (6), Muara Bengkal (2), Muara Wahau (1), dan Rantau Pulung (3) dengan tingkat kepercayaan menengah.

Di Kutai Kartanegara yang terdeteksi dua titik tersebar di dua kecamatan, yakni Loa Kulu dan Muara Kaman. Keduanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.

Di Kabupaten Berau yang terpantau 11 titik, tersebar di empat kecamatan, yakni Segah (4), Teluk Bayur (1), Sambaliung (4), dan Gunung Tabur (2) yang semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMi8xLzE2ODAyNi81L3g4bWd5eHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BALIKPAPAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mendeteksi 48 titik panas di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sehingga semua pihak diimbau waspada dan saling mengingatkan untuk tidak sembarangan membakar.
&quot;Sebanyak 48 titik panas tersebut terpantau hari ini mulai pukul 01.00 hingga 17.00 Wita,&quot; ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida dilansir Antara, Kamis (13/7/2023).
Titik panas merupakan indikator kebakaran hutan atau lahan (karhutla) yang terdeteksi dari suatu lokasi dengan suhu relatif tinggi dibandingkan dengan suhu di sekitarnya.

BACA JUGA:
Jumpa Ricky Kambuaya di Laga Persib Bandung vs Dewa United, Begini Kata Luis Milla

Ia mengimbau semua pihak dan masyarakat luas untuk saling mengingatkan tidak sembarang membakar, membuang puntung rokok sembarangan di lahan maupun hutan yang kering, termasuk tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan pertanian.
Sebaran 48 titik panas itu sudah diinformasikan ke pihak terkait, termasuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), baik tingkat provinsi maupun kabupaten setempat, agar mendapat tindakan lebih lanjut.

BACA JUGA:
Hasil Badminton Asia Junior Championships 2023: Adrian Pratama/Felisha Alberta Amankan Tiket ke 32 Besar

Pada Minggu 9 Juli 2023, BMKG juga mendeteksi 22 titik panas yang tersebar di empat kabupaten, namun titik panas tersebut sudah padam setelah dilakukan penanganan pihak terkait.Sebanyak 48 titik panas yang terpantau hari ini merupakan titik panas pada titik koordinat berbeda, meskipun masih ada yang dalam satu kecamatan maupun kabupaten yang sama.

Sebanyak 48 titik panas ini tersebar di enam kabupaten, yakni Paser, Kutai Barat dan Mahakam Ulu masing-masing satu titik, Kutai Timur (32), Kutai Kartanegara (2), dan Berau (11).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Jadi Pahlawan Dongeng Buatan Anak, Kapolri: Jadikan Semangat Lebih Baik

Rinciannya, di Paser berada di Kecamatan Batu Sopang, Kutai Barat di Kecamatan Dilangputi, Mahakam Ulu di Kecamatan Long Pahangai yang ketiganya memiliki tingkat kepercayaan menengah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dewan HAM PBB Setujui Resolusi Cegah Pembakaran Alquran

Di Kutai Timur yang terpantau 32 titik, lanjutnya, tersebar di enam kecamatan, yakni Bengalon 18 titik, Busang (2), Kaubun (6), Muara Bengkal (2), Muara Wahau (1), dan Rantau Pulung (3) dengan tingkat kepercayaan menengah.

Di Kutai Kartanegara yang terdeteksi dua titik tersebar di dua kecamatan, yakni Loa Kulu dan Muara Kaman. Keduanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.

Di Kabupaten Berau yang terpantau 11 titik, tersebar di empat kecamatan, yakni Segah (4), Teluk Bayur (1), Sambaliung (4), dan Gunung Tabur (2) yang semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.

</content:encoded></item></channel></rss>
