<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kasus Mutilasi di Sleman, Polisi Sebut Potongan Tubuh Korban Belum Membusuk   </title><description>Petugas gabungan masih terus melakukan pencarian potongan tubuh korban mutilasi di Desa Wisata Kelo&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/13/510/2845725/kasus-mutilasi-di-sleman-polisi-sebut-potongan-tubuh-korban-belum-membusuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/13/510/2845725/kasus-mutilasi-di-sleman-polisi-sebut-potongan-tubuh-korban-belum-membusuk"/><item><title> Kasus Mutilasi di Sleman, Polisi Sebut Potongan Tubuh Korban Belum Membusuk   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/13/510/2845725/kasus-mutilasi-di-sleman-polisi-sebut-potongan-tubuh-korban-belum-membusuk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/13/510/2845725/kasus-mutilasi-di-sleman-polisi-sebut-potongan-tubuh-korban-belum-membusuk</guid><pubDate>Kamis 13 Juli 2023 12:27 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Erlin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/13/510/2845725/kasus-mutilasi-di-sleman-polisi-sebut-potongan-tubuh-korban-belum-membusuk-0xAVZBHHEa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim SAR saat mencari potongan tubuh korban mutilasi di Sleman (foto: MPI/Erfan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/13/510/2845725/kasus-mutilasi-di-sleman-polisi-sebut-potongan-tubuh-korban-belum-membusuk-0xAVZBHHEa.jpg</image><title>Tim SAR saat mencari potongan tubuh korban mutilasi di Sleman (foto: MPI/Erfan)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNi8xLzE2NjU3OC81L3g4bDl6NG8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SLEMAN - Petugas gabungan masih terus melakukan pencarian potongan tubuh korban mutilasi di Desa Wisata Kelor, Kalurahan Bangunkerto Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman. Polisi menyebut potongan tubuh yang ditemukan tergolong baru.
Kapolresta Sleman, Kombes Yuswanto Ardi menuturkan, saat ditemukan potongan tubuh kondisinya masih terlihat bentuknya dan belum membusuk. Cuma ia mengakui jika ada beberapa bagian kulit mulai mengelupas.
&quot;Jadi sepertinya itu potongan baru,&quot; ujar dia, Kamis (13/7/2023).

BACA JUGA:
Misteri Potongan Tubuh Manusia Korban Mutilasi di Sleman

Yuswanto menambahkan, potongan tubuh tersebut tergolong baru karena bentuknya terlihat jelas yaitu berbentuk kaki orang. Dan belum ada tanda-tanda pembusukan.
Meski sudah ditemukan beberapa potongan tubuh, namun Kapolresta juga belum bisa memastikan alat yang digunakan untuk memotong atau memutilasi korban. Karena memang potongan tubuh yang ditemukan masih sedikit.
&quot;Belum-belum bisa menyimpulkan alat yang digunakan untuk memotong,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Pencarian Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Sleman Difokuskan di 3 Titik

Proses identifikasi terhadap korbanpun belum dilakukan karena masih menunggu bagian tubuh yang lain. Saat ini tim gabungan masih melakukan pencarian potongan tubuh yang lain.Dia menambahkan ada 3 titik yang menjadi fokus pencarian yaitu lokasi awal penemuan, jembatan sungai bedog sebelah timur dan juga sebelah barat dusun ganggong.
&quot;Tiga lokasi tersebut masing-masing ada jembatannya,&quot; terang dia.
Kasus mutilasi diduga kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sleman Yogyakarta. Kali ini terjadi di Desa Wisata Kelor Kapanewon Turi Sleman. Dugaan tersebut menyusul temuan potongan tangan dan juga pakaian dalam wanita.
Dugaan mutilasi tersebut diunggah oleh akun media sosial @merapi_uncover dan mendapat respon cukup banyak dari warganet.
'(beraking news) barusan ada penemuan mayat mutilasi, Lokasi desa wisata kelor Turi Sleman
&quot;Baru ketemu tangan sama jeroannya cewe, saat ini masih olah TKP,&quot; unggah akun Twitter ini sekira pukul 20.45 WIB. Namun sekira pukul 21.35 WIB postingan tersebut sudah tidak ada lagi.
Kapolsek Turi, AKP Arif Subakdo saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Bahkan, hingga saat ini petugas polisi masih berada di lokasi kejadian untuk proses identifikasi. Kemungkinan jenis kelaminnya perempuan karena ada pakaian dalam perempuan.
&amp;ldquo;Benar mas. Nanti kita info lebih lanjut karena kami masih berada di lokasi kejadian di sungai bedog,&quot; ujar dia singkat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (12/7) malam.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNi8xLzE2NjU3OC81L3g4bDl6NG8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SLEMAN - Petugas gabungan masih terus melakukan pencarian potongan tubuh korban mutilasi di Desa Wisata Kelor, Kalurahan Bangunkerto Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman. Polisi menyebut potongan tubuh yang ditemukan tergolong baru.
Kapolresta Sleman, Kombes Yuswanto Ardi menuturkan, saat ditemukan potongan tubuh kondisinya masih terlihat bentuknya dan belum membusuk. Cuma ia mengakui jika ada beberapa bagian kulit mulai mengelupas.
&quot;Jadi sepertinya itu potongan baru,&quot; ujar dia, Kamis (13/7/2023).

BACA JUGA:
Misteri Potongan Tubuh Manusia Korban Mutilasi di Sleman

Yuswanto menambahkan, potongan tubuh tersebut tergolong baru karena bentuknya terlihat jelas yaitu berbentuk kaki orang. Dan belum ada tanda-tanda pembusukan.
Meski sudah ditemukan beberapa potongan tubuh, namun Kapolresta juga belum bisa memastikan alat yang digunakan untuk memotong atau memutilasi korban. Karena memang potongan tubuh yang ditemukan masih sedikit.
&quot;Belum-belum bisa menyimpulkan alat yang digunakan untuk memotong,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Pencarian Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Sleman Difokuskan di 3 Titik

Proses identifikasi terhadap korbanpun belum dilakukan karena masih menunggu bagian tubuh yang lain. Saat ini tim gabungan masih melakukan pencarian potongan tubuh yang lain.Dia menambahkan ada 3 titik yang menjadi fokus pencarian yaitu lokasi awal penemuan, jembatan sungai bedog sebelah timur dan juga sebelah barat dusun ganggong.
&quot;Tiga lokasi tersebut masing-masing ada jembatannya,&quot; terang dia.
Kasus mutilasi diduga kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sleman Yogyakarta. Kali ini terjadi di Desa Wisata Kelor Kapanewon Turi Sleman. Dugaan tersebut menyusul temuan potongan tangan dan juga pakaian dalam wanita.
Dugaan mutilasi tersebut diunggah oleh akun media sosial @merapi_uncover dan mendapat respon cukup banyak dari warganet.
'(beraking news) barusan ada penemuan mayat mutilasi, Lokasi desa wisata kelor Turi Sleman
&quot;Baru ketemu tangan sama jeroannya cewe, saat ini masih olah TKP,&quot; unggah akun Twitter ini sekira pukul 20.45 WIB. Namun sekira pukul 21.35 WIB postingan tersebut sudah tidak ada lagi.
Kapolsek Turi, AKP Arif Subakdo saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Bahkan, hingga saat ini petugas polisi masih berada di lokasi kejadian untuk proses identifikasi. Kemungkinan jenis kelaminnya perempuan karena ada pakaian dalam perempuan.
&amp;ldquo;Benar mas. Nanti kita info lebih lanjut karena kami masih berada di lokasi kejadian di sungai bedog,&quot; ujar dia singkat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (12/7) malam.</content:encoded></item></channel></rss>
