<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bawaslu Usul Pilkada Serentak 2024 Ditunda, Begini Respons KPU</title><description>&quot;Aku tidak tahu dia ngomong apa ya,&quot; ujar Hasyim.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/14/337/2846150/bawaslu-usul-pilkada-serentak-2024-ditunda-begini-respons-kpu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/14/337/2846150/bawaslu-usul-pilkada-serentak-2024-ditunda-begini-respons-kpu"/><item><title>Bawaslu Usul Pilkada Serentak 2024 Ditunda, Begini Respons KPU</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/14/337/2846150/bawaslu-usul-pilkada-serentak-2024-ditunda-begini-respons-kpu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/14/337/2846150/bawaslu-usul-pilkada-serentak-2024-ditunda-begini-respons-kpu</guid><pubDate>Jum'at 14 Juli 2023 03:00 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/14/337/2846150/bawaslu-usul-pilkada-serentak-2024-ditunda-begini-respons-kpu-lTSBh9zsPC.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/14/337/2846150/bawaslu-usul-pilkada-serentak-2024-ditunda-begini-respons-kpu-lTSBh9zsPC.jpeg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMy8xLzE2ODA1Ny81L3g4bWk0dTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari mengaku belum tahu mengenai usulan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menunda pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.
&quot;Aku tidak tahu dia ngomong apa ya,&quot; ujar Hasyim usai bertemu Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dilansir Antaranews, Jumat (14/7/2023).
Usulan penundaan Pemilu Serentak 2024 disampaikan Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja dalam Rapat Koordinasi Kementerian dan Lembaga Negara yang diselenggarakan Kantor Staf Presiden (KSP) bertema &quot;Potensi dan Situasi Mutakhir Kerawanan Pemilu serta Strategi Nasional Penanggulangannya&quot; di Jakarta, Rabu 12 Juli 2023.
&quot;Maksud dia itu apa? Aku tidak tahu,&quot; tambah Hasyim.

BACA JUGA:
Bacaleg Perindo Effendi Syahputra Berikan Wireless Speaker ke Warga Grogol Selatan

Bawaslu menyebut opsi penundaan Pilkada Serentak 2024 patut dibahas karena pelaksanaannya beririsan dengan Pemilu 2024 dan terdapat potensi terganggunya keamanan serta ketertiban.
Meski begitu, Hasyim mengatakan belum tahu dasar yang dijadikan Bawaslu RI dalam memberikan usulan penundaan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.

BACA JUGA:
Gempa M3,4 Guncang Sumba Barat Daya NTT Malam Ini

Ia justru memilih Pilkada Serentak 2024 lebih baik maju ketimbang ditunda. &quot;Aku belum tahu dasarnya apa dia. Kalau kami kan lebih baik maju. Coblos saja,&quot; tegasnya.
Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengusulkan kepada pemerintah dan penyelenggara pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk membahas opsi penundaan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.Menurut Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, opsi penundaan Pilkada Serentak 2024 patut dibahas karena pelaksanaannya beririsan dengan Pemilu 2024 dan ada pula potensi terganggunya keamanan serta ketertiban.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bawaslu Usul Penundaan Pilkada Serentak 2024, Begini Penjelasannya

&quot;Kami khawatir sebenarnya pemilihan (pilkada) 2024 ini karena pemungutan suara pada November 2024, yang mana Oktober 2024 baru pelantikan presiden, tentu dengan menteri dan pejabat yang mungkin berganti. Oleh karena itu, kami mengusulkan sebaiknya membahas opsi penundaan pemilihan (pilkada) karena ini pertama kali serentak,&quot; ujar Bagja.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jamaah Haji Wafat Capai 613 Orang, Ini Imbauan Kemenag

Dia mencontohkan apabila ada gangguan keamanan di suatu daerah, polisi berpotensi kesulitan mendapatkan bantuan dari pasukan di daerah lain karena daerah lain juga menyelenggarakan pilkada.

&quot;Kalau sebelumnya, misalnya, pilkada di Makassar ada gangguan keamanan, bisa ada pengerahan dari polres di sekitarnya atau polisi dari provinsi lain. Kalau Pilkada 2024, tentu sulit karena setiap daerah siaga menggelar pemilihan serupa,&quot; ujarnya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMy8xLzE2ODA1Ny81L3g4bWk0dTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari mengaku belum tahu mengenai usulan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menunda pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.
&quot;Aku tidak tahu dia ngomong apa ya,&quot; ujar Hasyim usai bertemu Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dilansir Antaranews, Jumat (14/7/2023).
Usulan penundaan Pemilu Serentak 2024 disampaikan Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja dalam Rapat Koordinasi Kementerian dan Lembaga Negara yang diselenggarakan Kantor Staf Presiden (KSP) bertema &quot;Potensi dan Situasi Mutakhir Kerawanan Pemilu serta Strategi Nasional Penanggulangannya&quot; di Jakarta, Rabu 12 Juli 2023.
&quot;Maksud dia itu apa? Aku tidak tahu,&quot; tambah Hasyim.

BACA JUGA:
Bacaleg Perindo Effendi Syahputra Berikan Wireless Speaker ke Warga Grogol Selatan

Bawaslu menyebut opsi penundaan Pilkada Serentak 2024 patut dibahas karena pelaksanaannya beririsan dengan Pemilu 2024 dan terdapat potensi terganggunya keamanan serta ketertiban.
Meski begitu, Hasyim mengatakan belum tahu dasar yang dijadikan Bawaslu RI dalam memberikan usulan penundaan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.

BACA JUGA:
Gempa M3,4 Guncang Sumba Barat Daya NTT Malam Ini

Ia justru memilih Pilkada Serentak 2024 lebih baik maju ketimbang ditunda. &quot;Aku belum tahu dasarnya apa dia. Kalau kami kan lebih baik maju. Coblos saja,&quot; tegasnya.
Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengusulkan kepada pemerintah dan penyelenggara pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk membahas opsi penundaan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.Menurut Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, opsi penundaan Pilkada Serentak 2024 patut dibahas karena pelaksanaannya beririsan dengan Pemilu 2024 dan ada pula potensi terganggunya keamanan serta ketertiban.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bawaslu Usul Penundaan Pilkada Serentak 2024, Begini Penjelasannya

&quot;Kami khawatir sebenarnya pemilihan (pilkada) 2024 ini karena pemungutan suara pada November 2024, yang mana Oktober 2024 baru pelantikan presiden, tentu dengan menteri dan pejabat yang mungkin berganti. Oleh karena itu, kami mengusulkan sebaiknya membahas opsi penundaan pemilihan (pilkada) karena ini pertama kali serentak,&quot; ujar Bagja.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jamaah Haji Wafat Capai 613 Orang, Ini Imbauan Kemenag

Dia mencontohkan apabila ada gangguan keamanan di suatu daerah, polisi berpotensi kesulitan mendapatkan bantuan dari pasukan di daerah lain karena daerah lain juga menyelenggarakan pilkada.

&quot;Kalau sebelumnya, misalnya, pilkada di Makassar ada gangguan keamanan, bisa ada pengerahan dari polres di sekitarnya atau polisi dari provinsi lain. Kalau Pilkada 2024, tentu sulit karena setiap daerah siaga menggelar pemilihan serupa,&quot; ujarnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
