<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Putra Mensos Risma, Fuad Benardi Ingin Pemuda Mampu Ciptakan Lapangan Pekerjaan   </title><description>Founder of Historisma Cafe, Fuad Benardi berharap pemuda mampu menciptakan lapangan pekerjaan.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/15/519/2846725/putra-mensos-risma-fuad-benardi-ingin-pemuda-mampu-ciptakan-lapangan-pekerjaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/15/519/2846725/putra-mensos-risma-fuad-benardi-ingin-pemuda-mampu-ciptakan-lapangan-pekerjaan"/><item><title> Putra Mensos Risma, Fuad Benardi Ingin Pemuda Mampu Ciptakan Lapangan Pekerjaan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/15/519/2846725/putra-mensos-risma-fuad-benardi-ingin-pemuda-mampu-ciptakan-lapangan-pekerjaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/15/519/2846725/putra-mensos-risma-fuad-benardi-ingin-pemuda-mampu-ciptakan-lapangan-pekerjaan</guid><pubDate>Sabtu 15 Juli 2023 00:18 WIB</pubDate><dc:creator>Lukman Hakim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/15/519/2846725/putra-mensos-risma-fuad-benardi-ingin-pemuda-mampu-ciptakan-lapangan-pekerjaan-9MC7U4dopR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Putra Mensos Risma, Fuad Benardi (foto: dok MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/15/519/2846725/putra-mensos-risma-fuad-benardi-ingin-pemuda-mampu-ciptakan-lapangan-pekerjaan-9MC7U4dopR.jpg</image><title>Putra Mensos Risma, Fuad Benardi (foto: dok MPI)</title></images><description>

SURABAYA - Founder of Historisma Cafe, Fuad Benardi berharap pemuda mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Hal inilah yang melandasi putra Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini (Risma) tersebut untuk membangun bisnis.

Fuad menceritakan, dia terjun ke dunia bisnis, utamanya kuliner pada tahun 2012 silam. Saat itu dia mendirikan usaha kecil-kecilan, yaitu warung angkringan. Usaha yang dirintis bersama temannya ini berjalan lancar dan bahkan berkembang. Omsetnya juga terus mengalami kenaikan.

&quot;Ini karena lokasi kami cukup dekat dengan Sutos (Surabaya Town Square), banyak pegawai yang makan di angkringan saya,&quot; ungkap Fuad saat talkshow Oligarki (Obrolan Idealis dan Gagasan Rasional Untuk Negeri) di Ambassador School yang digelar Pemuda Perindo Surabaya, Jumat (14/7/2023).

BACA JUGA:
 Tenaga Ahli Menparekraf Raditya Putra Pratama Resmi Gabung ke Partai Perindo&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Namun, ketika sedang berkembang, warung angkringan ini menghadapi masalah. Dia dan temannya bisnisnya terjadi selisih paham. Sehingga, terjadi perpecahan yang berujung tutupnya warung angkringan tersebut. Pada 2018 dia mendirikan kafe Bober hasil  kerjasama dengan teman.

&quot;Kafe Bober ini  merupakan brand milik teman saya dan dia sudah punya di Bandung. Kemudian pada tahun 2020 dia membuka kafe dengan brand sendiri, yakni Historisma,&quot; ujar Fuad.

Alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) ini mengaku senang berbisnis sejak kecil. Meski menjadi pemilik usaha, tak jarang dia terjun langsung dalam melayani pelanggan. Sebab, dirinya ingin merasakan langsung pengalaman dan mengenal usaha yang dia bangun sendiri.

BACA JUGA:
 Pekan Depan, Caleg Perindo DPRD DKI Dapil 9 dan 10 Jakbar Wajib Turun ke Masyarakat&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&quot;Pandemi merupakan tantangan terberat. Dan saya tidak berhentikan, saya tidak tega,&quot; terangnya.



Selain berbisnis kuliner, Ketua Karang Taruna Kota Surabaya ini juga menggeluti bisnis lain seperti kontraktor. Menurutnya, menjadi pebisnis harus menggeluti banyak bidang usaha. Sebab, dengan adanya banyak bidang usaha ini, diharapkan mampu menutupi ketika ada satu sektor usaha yang kinerjanya kurang bagus.



&quot;Saya harap anak muda di Surabaya bisa membuka lapangan usaha, dan ini yang saya lakukan,&quot; pungkas Fuad.

</description><content:encoded>

SURABAYA - Founder of Historisma Cafe, Fuad Benardi berharap pemuda mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Hal inilah yang melandasi putra Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini (Risma) tersebut untuk membangun bisnis.

Fuad menceritakan, dia terjun ke dunia bisnis, utamanya kuliner pada tahun 2012 silam. Saat itu dia mendirikan usaha kecil-kecilan, yaitu warung angkringan. Usaha yang dirintis bersama temannya ini berjalan lancar dan bahkan berkembang. Omsetnya juga terus mengalami kenaikan.

&quot;Ini karena lokasi kami cukup dekat dengan Sutos (Surabaya Town Square), banyak pegawai yang makan di angkringan saya,&quot; ungkap Fuad saat talkshow Oligarki (Obrolan Idealis dan Gagasan Rasional Untuk Negeri) di Ambassador School yang digelar Pemuda Perindo Surabaya, Jumat (14/7/2023).

BACA JUGA:
 Tenaga Ahli Menparekraf Raditya Putra Pratama Resmi Gabung ke Partai Perindo&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Namun, ketika sedang berkembang, warung angkringan ini menghadapi masalah. Dia dan temannya bisnisnya terjadi selisih paham. Sehingga, terjadi perpecahan yang berujung tutupnya warung angkringan tersebut. Pada 2018 dia mendirikan kafe Bober hasil  kerjasama dengan teman.

&quot;Kafe Bober ini  merupakan brand milik teman saya dan dia sudah punya di Bandung. Kemudian pada tahun 2020 dia membuka kafe dengan brand sendiri, yakni Historisma,&quot; ujar Fuad.

Alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) ini mengaku senang berbisnis sejak kecil. Meski menjadi pemilik usaha, tak jarang dia terjun langsung dalam melayani pelanggan. Sebab, dirinya ingin merasakan langsung pengalaman dan mengenal usaha yang dia bangun sendiri.

BACA JUGA:
 Pekan Depan, Caleg Perindo DPRD DKI Dapil 9 dan 10 Jakbar Wajib Turun ke Masyarakat&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&quot;Pandemi merupakan tantangan terberat. Dan saya tidak berhentikan, saya tidak tega,&quot; terangnya.



Selain berbisnis kuliner, Ketua Karang Taruna Kota Surabaya ini juga menggeluti bisnis lain seperti kontraktor. Menurutnya, menjadi pebisnis harus menggeluti banyak bidang usaha. Sebab, dengan adanya banyak bidang usaha ini, diharapkan mampu menutupi ketika ada satu sektor usaha yang kinerjanya kurang bagus.



&quot;Saya harap anak muda di Surabaya bisa membuka lapangan usaha, dan ini yang saya lakukan,&quot; pungkas Fuad.

</content:encoded></item></channel></rss>
