<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis! Pekerja di Lebak Tewas Diduga Terjatuh dari Ketinggian 30 Meter</title><description>Seorang pekerja tewas diduga terjatuh dari ketinggian 30 meter di kawasan sebuah perusahaan di Lebak, Banten.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/16/340/2847126/tragis-pekerja-di-lebak-tewas-diduga-terjatuh-dari-ketinggian-30-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/16/340/2847126/tragis-pekerja-di-lebak-tewas-diduga-terjatuh-dari-ketinggian-30-meter"/><item><title>Tragis! Pekerja di Lebak Tewas Diduga Terjatuh dari Ketinggian 30 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/16/340/2847126/tragis-pekerja-di-lebak-tewas-diduga-terjatuh-dari-ketinggian-30-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/16/340/2847126/tragis-pekerja-di-lebak-tewas-diduga-terjatuh-dari-ketinggian-30-meter</guid><pubDate>Minggu 16 Juli 2023 08:51 WIB</pubDate><dc:creator>Iskandar Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/16/340/2847126/tragis-pekerja-di-lebak-tewas-diduga-terjatuh-dari-ketinggian-30-meter-4emYKOmAyt.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/16/340/2847126/tragis-pekerja-di-lebak-tewas-diduga-terjatuh-dari-ketinggian-30-meter-4emYKOmAyt.jpeg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>PANDEGLANG - Seorang pekerja tewas diduga terjatuh dari ketinggian 30 meter di kawasan sebuah perusahaan di Lebak, Banten.
Diduga aktivitas korban yang hendak melakukan pengecatan handrail di area jetty bs di atas konstruksi besi tidak sesuai standar operasional prosedur.
Pihak terkait akan memeriksa kondisi perusahaan karena dalam satu tahun terakhir tercatat ada dua kali peristiwa terjadi di tempat yang sama.

BACA JUGA:
 Mayat Nelayan Asal Tidore Ditemukan di Pantai Pulau Moti&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Korban bernama Asep Kurniawan (42). Peristiwa itu terjadi pada Kamis 13 Juli 2023, sore. Korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan tulang bagian dada.
Istri korban, Ida tampak syok mendengar kabar tersebut. Korban meninggalkan seorang istri dan 2 orang anak.
Saat akan dikonfirmasi, petugas keamanan perusahaan lokasi kecelakaan kerja, mengatakan jika pada Sabtu dan Minggu, tidak ada petugas terkait atau humas yang dapat memberikan keterangan.

BACA JUGA:
Mayat Bayi Terbungkus Kain Hebohkan Bogor, Warga Sempat Dengar Suara Tangisan Perempuan

Petugas keamanan meminta wartawan untuk datang pada hari Senin 17 Juli 2023 besok.
Menurut Haji, salah seorang pihak keluarga, korban baru bekerja selama empat bulan lamanya di perusahaan tersebut. Korban merupakan tulang punggung keluarga yang memiliki satu orang istri dan dua orang anak.
Pihak keluarga berharap pihak perusahaan mau bertanggung jawab karena korban memiliki anak yang masih kecil-kecil.

Sementara pihak Disnakertrans Banten dan pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan atas kasus tewasnya pekerja tersebut.



Apalagi, dalam satu tahun terakhir sudah ada dua korban yang terjadi di tempat yang sama. Diduga pihak perusahaan mengabaikan standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

</description><content:encoded>PANDEGLANG - Seorang pekerja tewas diduga terjatuh dari ketinggian 30 meter di kawasan sebuah perusahaan di Lebak, Banten.
Diduga aktivitas korban yang hendak melakukan pengecatan handrail di area jetty bs di atas konstruksi besi tidak sesuai standar operasional prosedur.
Pihak terkait akan memeriksa kondisi perusahaan karena dalam satu tahun terakhir tercatat ada dua kali peristiwa terjadi di tempat yang sama.

BACA JUGA:
 Mayat Nelayan Asal Tidore Ditemukan di Pantai Pulau Moti&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Korban bernama Asep Kurniawan (42). Peristiwa itu terjadi pada Kamis 13 Juli 2023, sore. Korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan tulang bagian dada.
Istri korban, Ida tampak syok mendengar kabar tersebut. Korban meninggalkan seorang istri dan 2 orang anak.
Saat akan dikonfirmasi, petugas keamanan perusahaan lokasi kecelakaan kerja, mengatakan jika pada Sabtu dan Minggu, tidak ada petugas terkait atau humas yang dapat memberikan keterangan.

BACA JUGA:
Mayat Bayi Terbungkus Kain Hebohkan Bogor, Warga Sempat Dengar Suara Tangisan Perempuan

Petugas keamanan meminta wartawan untuk datang pada hari Senin 17 Juli 2023 besok.
Menurut Haji, salah seorang pihak keluarga, korban baru bekerja selama empat bulan lamanya di perusahaan tersebut. Korban merupakan tulang punggung keluarga yang memiliki satu orang istri dan dua orang anak.
Pihak keluarga berharap pihak perusahaan mau bertanggung jawab karena korban memiliki anak yang masih kecil-kecil.

Sementara pihak Disnakertrans Banten dan pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan atas kasus tewasnya pekerja tersebut.



Apalagi, dalam satu tahun terakhir sudah ada dua korban yang terjadi di tempat yang sama. Diduga pihak perusahaan mengabaikan standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

</content:encoded></item></channel></rss>
