<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polemik Project S TikTok, Jokowi: Jadi Tugas Menkominfo yang Baru</title><description>Jokowi memberikan tugas baru kepada Menteri Komunukasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/17/337/2847732/polemik-project-s-tiktok-jokowi-jadi-tugas-menkominfo-yang-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/17/337/2847732/polemik-project-s-tiktok-jokowi-jadi-tugas-menkominfo-yang-baru"/><item><title>Polemik Project S TikTok, Jokowi: Jadi Tugas Menkominfo yang Baru</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/17/337/2847732/polemik-project-s-tiktok-jokowi-jadi-tugas-menkominfo-yang-baru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/17/337/2847732/polemik-project-s-tiktok-jokowi-jadi-tugas-menkominfo-yang-baru</guid><pubDate>Senin 17 Juli 2023 14:50 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/17/337/2847732/polemik-project-s-tiktok-jokowi-jadi-tugas-menkominfo-yang-baru-fEZ99msSws.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/17/337/2847732/polemik-project-s-tiktok-jokowi-jadi-tugas-menkominfo-yang-baru-fEZ99msSws.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xNy8yMC8xNjgxNjIvNS94OG1rbDNj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tugas baru kepada Menteri Komunukasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dan Wamenkominfo Nezar Patria.
Tugas baru tersebut salah satunya untuk memantau media sosial (medsos) dan e-Commerce, termasuk fenomena Project S yang diluncurkan TikTok yang menuai polemik.
&quot;Iya nanti itu tugasnya menteri yang baru. Nanti akan saya perintahkan apa-apa akan lebih detail. Tanyakan ke Pak Menteri kalau sudah,&quot; kata Jokowi di Istana Negara Jakarta, Senin (17/7/2023).
Kepala Negara pun akan membentuk satgas untuk membantu Menkominfo dan Wamennya dalam menyelesaikan sejumlah pekerjaan di antaranya dari BTS, Teknologi informasi komunikasi, frekuensi, satelit, hingga social media dan E-commerce.

BACA JUGA:
Ray Sahetapy Sedang Sakit, Berat Badannya Turun

&quot;Ya seperti tadi saya sampaikan semuanya bisa dikejar dipercepat semuanya. Sehingga sudah ada wamen pun kita tambah satgas karena itu. Karena setelah saya detailkan persoalan-persoalan yang ada di dalam bukan persoalan yang mudah. E-commerce yang sekarang ini kecepatan perubahannya sangat cepat banget,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Gibran Siap Jadi Jurkam Ganjar Pranowo
Saat ditanya mengenai siapa sosok yang akan memimpin Satgas tersebut, Jokowi mengatakan akan melakukan pembahasan bersama Menteri dan Wakil Menteri Kominfo yang baru.

&quot;Belum nanti dengan pak Menteri dengan pak Wamen akan kita bicarakan agar karena ini bukan persoalan mudah,&quot; ungkap Jokowi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dibawah Perintah Baru yang Ditandatangani Putin, Rusia Kuasai Perusahaan Bir Carlsberg dan Danone

Diketahui, saat ini muncul fenomena digabungkannya platform e-commerce dengan sosial media. Fenomena tersebut terjadi di Tiktok dengan nama program project Social commerce atau Project S.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kronologi Pria Bunuh Kekasihnya Tengah Hamil 1 Bulan, Kesal Diminta Tanggung Jawab

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pun mulai mengkhawatirkan agresivitas berbagai platform social commerce yang terus memperbesar pangsa pasarnya di Indonesia. Melalui berbagai fitur baru yang ditawarkan, penjualan melalui platform social commerce terus melambung tinggi.

Salah satu yang sedang jadi pusat perhatian Menteri Teten adalah project S yang dirilis oleh TikTok . Melalui Project S dari TikTok Shop, platform asal China ini diduga akan menggunakan data mengenai produk-produk yang laris di suatu negara untuk kemudian diproduksi di China.

Dengan teknologi dan sumber daya yang melimpah, TikTok diyakini akan mampu mendorong produk-produk murah China membanjiri pasar dunia, termasuk Indonesia.

&quot;Untuk menghadirkan keadilan bagi UMKM di pasar e-commerce, Kemendag perlu segera merevisi Permendag No. 50 Tahun 2020. Aturan ini tampaknya macet di Kementerian Perdagangan,&quot; kata Teten, dikutip Rabu 12 Juli 2023.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xNy8yMC8xNjgxNjIvNS94OG1rbDNj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tugas baru kepada Menteri Komunukasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dan Wamenkominfo Nezar Patria.
Tugas baru tersebut salah satunya untuk memantau media sosial (medsos) dan e-Commerce, termasuk fenomena Project S yang diluncurkan TikTok yang menuai polemik.
&quot;Iya nanti itu tugasnya menteri yang baru. Nanti akan saya perintahkan apa-apa akan lebih detail. Tanyakan ke Pak Menteri kalau sudah,&quot; kata Jokowi di Istana Negara Jakarta, Senin (17/7/2023).
Kepala Negara pun akan membentuk satgas untuk membantu Menkominfo dan Wamennya dalam menyelesaikan sejumlah pekerjaan di antaranya dari BTS, Teknologi informasi komunikasi, frekuensi, satelit, hingga social media dan E-commerce.

BACA JUGA:
Ray Sahetapy Sedang Sakit, Berat Badannya Turun

&quot;Ya seperti tadi saya sampaikan semuanya bisa dikejar dipercepat semuanya. Sehingga sudah ada wamen pun kita tambah satgas karena itu. Karena setelah saya detailkan persoalan-persoalan yang ada di dalam bukan persoalan yang mudah. E-commerce yang sekarang ini kecepatan perubahannya sangat cepat banget,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Gibran Siap Jadi Jurkam Ganjar Pranowo
Saat ditanya mengenai siapa sosok yang akan memimpin Satgas tersebut, Jokowi mengatakan akan melakukan pembahasan bersama Menteri dan Wakil Menteri Kominfo yang baru.

&quot;Belum nanti dengan pak Menteri dengan pak Wamen akan kita bicarakan agar karena ini bukan persoalan mudah,&quot; ungkap Jokowi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dibawah Perintah Baru yang Ditandatangani Putin, Rusia Kuasai Perusahaan Bir Carlsberg dan Danone

Diketahui, saat ini muncul fenomena digabungkannya platform e-commerce dengan sosial media. Fenomena tersebut terjadi di Tiktok dengan nama program project Social commerce atau Project S.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kronologi Pria Bunuh Kekasihnya Tengah Hamil 1 Bulan, Kesal Diminta Tanggung Jawab

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pun mulai mengkhawatirkan agresivitas berbagai platform social commerce yang terus memperbesar pangsa pasarnya di Indonesia. Melalui berbagai fitur baru yang ditawarkan, penjualan melalui platform social commerce terus melambung tinggi.

Salah satu yang sedang jadi pusat perhatian Menteri Teten adalah project S yang dirilis oleh TikTok . Melalui Project S dari TikTok Shop, platform asal China ini diduga akan menggunakan data mengenai produk-produk yang laris di suatu negara untuk kemudian diproduksi di China.

Dengan teknologi dan sumber daya yang melimpah, TikTok diyakini akan mampu mendorong produk-produk murah China membanjiri pasar dunia, termasuk Indonesia.

&quot;Untuk menghadirkan keadilan bagi UMKM di pasar e-commerce, Kemendag perlu segera merevisi Permendag No. 50 Tahun 2020. Aturan ini tampaknya macet di Kementerian Perdagangan,&quot; kata Teten, dikutip Rabu 12 Juli 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
