<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Kisah Gus Dur yang Menelepon Staf Menteri Agama Tanpa Dikenali Sebagai Presiden</title><description>Hadir juga Djohan Effendi yang saat itu menjabat kepala Litbang Departemen/Kementerian Agama.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/18/337/2848517/humor-gus-dur-kisah-gus-dur-yang-menelepon-staf-menteri-agama-tanpa-dikenali-sebagai-presiden</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/18/337/2848517/humor-gus-dur-kisah-gus-dur-yang-menelepon-staf-menteri-agama-tanpa-dikenali-sebagai-presiden"/><item><title>Humor Gus Dur: Kisah Gus Dur yang Menelepon Staf Menteri Agama Tanpa Dikenali Sebagai Presiden</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/18/337/2848517/humor-gus-dur-kisah-gus-dur-yang-menelepon-staf-menteri-agama-tanpa-dikenali-sebagai-presiden</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/18/337/2848517/humor-gus-dur-kisah-gus-dur-yang-menelepon-staf-menteri-agama-tanpa-dikenali-sebagai-presiden</guid><pubDate>Rabu 19 Juli 2023 05:01 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/18/337/2848517/humor-gus-dur-kisah-gus-dur-yang-menelepon-staf-menteri-agama-tanpa-dikenali-sebagai-presiden-chtB4n9KmR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: NU Online)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/18/337/2848517/humor-gus-dur-kisah-gus-dur-yang-menelepon-staf-menteri-agama-tanpa-dikenali-sebagai-presiden-chtB4n9KmR.jpg</image><title>Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: NU Online)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur dikenal sebagai sosok yang humoris. Gus Dur kerap melontarkan humor untuk membuat orang tertawa terbahak bahak sekaligus meredakan ketegangan politik pada kala itu.
Salah satunya yakni kisah tentang Gus Dur yang sedang menerima tamu yaitu Mohammad Sobary, peneliti dari LIPI, kolumnis, dan pernah menjadi pemimpin kantor berita nasional. Kala itu, Gus Dur berada di ruang kerjanya di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Pada pertemuan itu, hadir juga Djohan Effendi yang saat itu menjabat kepala Litbang Departemen/Kementerian Agama.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kisah Gus Dur Soal Permintaan Orang Indonesia saat Bertemu Jin Aladin

Gus Dur pun berbincang-bincang dengan kedua sahabatnya tersebut. Sobary diketahui berkesempatan menjadi moderator saat berlangsung dialog antara Gus Dur dengan masyarakat seusai Sholat Jumat di Masjid Baiturrahim di Kompleks Istana Kepresidenan.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kisah Gus Dur dengan Hewan Unta yang Pendendam

Sobary lantas mengulang cerita Gus Dur tentang hal lucu yang terjadi di sekitar Gus Dur selama masa istirahat. Sebelum Sholat Jumat, Gus Dur dari ruang kerjanya menelepon Menteri Agama di kantornya.

Ketika Gus Dur menelepon, orang yang mengangkat telepon di Kantor Menteri Agama adalah seorang staf. Namun yang membuat lucu, staf menteri itu tidak mengenali siapa yang meneleponnya.
Berikut ini percakapan aatara Gus Dur dan staf Menteri Agama, dikutip dari buku 'Tertawa Bersama Gus Presiden Dur'.



&quot;Hallo, saya mau bicara dengan Menteri Agama,&quot; ucap Gus Dur.



&quot;Ini siapa?&quot; tanya staf tersebut.

&quot;Saya Abdurrahman Wahid,&quot; jawabnya.



Kemudian staf Menteri Agama itu kebingungan, dan bertanya lagi. &quot;Abdurrahman Wahid siapa?,&amp;rdquo; tanyanya.



&quot;Presiden,&quot; jawab Gus Dur.



Sampai saat ini belum diketahui bagaimana nasib staf Menteri Agama tersebut. Apakah merasa malu atau mendapat teguran dari atasannya.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur dikenal sebagai sosok yang humoris. Gus Dur kerap melontarkan humor untuk membuat orang tertawa terbahak bahak sekaligus meredakan ketegangan politik pada kala itu.
Salah satunya yakni kisah tentang Gus Dur yang sedang menerima tamu yaitu Mohammad Sobary, peneliti dari LIPI, kolumnis, dan pernah menjadi pemimpin kantor berita nasional. Kala itu, Gus Dur berada di ruang kerjanya di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Pada pertemuan itu, hadir juga Djohan Effendi yang saat itu menjabat kepala Litbang Departemen/Kementerian Agama.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kisah Gus Dur Soal Permintaan Orang Indonesia saat Bertemu Jin Aladin

Gus Dur pun berbincang-bincang dengan kedua sahabatnya tersebut. Sobary diketahui berkesempatan menjadi moderator saat berlangsung dialog antara Gus Dur dengan masyarakat seusai Sholat Jumat di Masjid Baiturrahim di Kompleks Istana Kepresidenan.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kisah Gus Dur dengan Hewan Unta yang Pendendam

Sobary lantas mengulang cerita Gus Dur tentang hal lucu yang terjadi di sekitar Gus Dur selama masa istirahat. Sebelum Sholat Jumat, Gus Dur dari ruang kerjanya menelepon Menteri Agama di kantornya.

Ketika Gus Dur menelepon, orang yang mengangkat telepon di Kantor Menteri Agama adalah seorang staf. Namun yang membuat lucu, staf menteri itu tidak mengenali siapa yang meneleponnya.
Berikut ini percakapan aatara Gus Dur dan staf Menteri Agama, dikutip dari buku 'Tertawa Bersama Gus Presiden Dur'.



&quot;Hallo, saya mau bicara dengan Menteri Agama,&quot; ucap Gus Dur.



&quot;Ini siapa?&quot; tanya staf tersebut.

&quot;Saya Abdurrahman Wahid,&quot; jawabnya.



Kemudian staf Menteri Agama itu kebingungan, dan bertanya lagi. &quot;Abdurrahman Wahid siapa?,&amp;rdquo; tanyanya.



&quot;Presiden,&quot; jawab Gus Dur.



Sampai saat ini belum diketahui bagaimana nasib staf Menteri Agama tersebut. Apakah merasa malu atau mendapat teguran dari atasannya.

</content:encoded></item></channel></rss>
