<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gunakan Minyak Gondo Mayit, Guru Spiritual Maut di Bogor Sudah Beraksi Sejak 2005   </title><description>AN (51), tersangka kasus tewasnya tiga orang di Danau Kuari, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/18/338/2848242/gunakan-minyak-gondo-mayit-guru-spiritual-maut-di-bogor-sudah-beraksi-sejak-2005</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/18/338/2848242/gunakan-minyak-gondo-mayit-guru-spiritual-maut-di-bogor-sudah-beraksi-sejak-2005"/><item><title> Gunakan Minyak Gondo Mayit, Guru Spiritual Maut di Bogor Sudah Beraksi Sejak 2005   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/18/338/2848242/gunakan-minyak-gondo-mayit-guru-spiritual-maut-di-bogor-sudah-beraksi-sejak-2005</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/18/338/2848242/gunakan-minyak-gondo-mayit-guru-spiritual-maut-di-bogor-sudah-beraksi-sejak-2005</guid><pubDate>Selasa 18 Juli 2023 12:44 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/18/338/2848242/gunakan-minyak-gondo-mayit-guru-spiritual-maut-di-bogor-sudah-beraksi-sejak-2005-QDAgd67Gim.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tersangka AN di Mapolres Bogor (foto: MPI/Putra RA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/18/338/2848242/gunakan-minyak-gondo-mayit-guru-spiritual-maut-di-bogor-sudah-beraksi-sejak-2005-QDAgd67Gim.jpg</image><title>Tersangka AN di Mapolres Bogor (foto: MPI/Putra RA)</title></images><description>
BOGOR - AN (51), tersangka kasus tewasnya tiga orang di Danau Kuari, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor diketahui telah membuka praktik pengobatan alternatif sejak tahun 2005. Pria tersebut mengaku mampu mengobati berbagai jenis penyakit.

&quot;Mulai 2005 dia mengakui dirinya sebagai orang yang bisa menyembuhkan berbagai bentuk penyakit,&quot; kata Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro kepada wartawan di Polres Bogor, Selasa (18/7/2023).

Dalam ritualnya, tersangka AN menggunakan minyak gondo mayit dan lainnya. Adapun minyak tersebut menjadi salah satu alat yang diyakininya dapat menyembuhkan penyakit pasiennya.

BACA JUGA:
Ritual Maut di Danau Kuari Bogor, Muhammadiyah Imbau Masyarakat Berobat ke Dokter

&quot;Ini ada barang buktinya, disiram dengan minyak gondo mayit, lalu dimasukkan air di sini, lalu disiram. Ada (sesajen) berbentuk bunga-bunga sama air dan ditaruh di pelepah pisang,&quot; jelasnya.

Terkait kasus ini, lanjut Rio, tersangka AN melakukan ritual di Danau Kuari khusus untuk penyakit kejiwaan. Terkait dipilihnya danau tersebut masih didalami.

&quot;Keterangan tersangka, kalau penyakit-penyakit yang lain itu cukup di rumah. Namun karena ini ada keterbelakangan mental, harus dimandikan dan tidak dimandikan di rumah. Maka dimandikanlah di kolam (danau) bekas galian tambang. Lagi kita dalami kenapa dia menentukan Danau Kuari, kenapa dia harus lari ke situ. Faktor apa yang menyebabkan dia mengajak si korban ke situ,&quot; tutupnya.

BACA JUGA:
Detik-Detik 3 Pemuda Tewas saat Jalani Ritual Maut di Danau Kuari Bogor
Sebelumnya, tiga orang sempat dilaporkan hilang tenggelam di kawasan Danau Kuari, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Peristiwa itu dilaporkan sekira pukul 01.30 WIB pada Jumat 14 Juli 2023.



Awalnya, terdapat tujuh orang sedang mengikuti ritual pengobatan alternatif dengan mandi di pinggir danau. Salah satu diantaranya terpeleset dan tenggelam.



&quot;Diketahui korban tidak bisa berenang,&quot; kata Staff Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Jalaludin dalam keterangannya.



Dua orang mencoba untuk menolong korban namun ikut dan tenggelam. Hingga akhirnya, tim SAR gabungan berhasil menemukan ketiga korban dalam kondisi sudah meninggal dunia siang tadi.</description><content:encoded>
BOGOR - AN (51), tersangka kasus tewasnya tiga orang di Danau Kuari, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor diketahui telah membuka praktik pengobatan alternatif sejak tahun 2005. Pria tersebut mengaku mampu mengobati berbagai jenis penyakit.

&quot;Mulai 2005 dia mengakui dirinya sebagai orang yang bisa menyembuhkan berbagai bentuk penyakit,&quot; kata Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro kepada wartawan di Polres Bogor, Selasa (18/7/2023).

Dalam ritualnya, tersangka AN menggunakan minyak gondo mayit dan lainnya. Adapun minyak tersebut menjadi salah satu alat yang diyakininya dapat menyembuhkan penyakit pasiennya.

BACA JUGA:
Ritual Maut di Danau Kuari Bogor, Muhammadiyah Imbau Masyarakat Berobat ke Dokter

&quot;Ini ada barang buktinya, disiram dengan minyak gondo mayit, lalu dimasukkan air di sini, lalu disiram. Ada (sesajen) berbentuk bunga-bunga sama air dan ditaruh di pelepah pisang,&quot; jelasnya.

Terkait kasus ini, lanjut Rio, tersangka AN melakukan ritual di Danau Kuari khusus untuk penyakit kejiwaan. Terkait dipilihnya danau tersebut masih didalami.

&quot;Keterangan tersangka, kalau penyakit-penyakit yang lain itu cukup di rumah. Namun karena ini ada keterbelakangan mental, harus dimandikan dan tidak dimandikan di rumah. Maka dimandikanlah di kolam (danau) bekas galian tambang. Lagi kita dalami kenapa dia menentukan Danau Kuari, kenapa dia harus lari ke situ. Faktor apa yang menyebabkan dia mengajak si korban ke situ,&quot; tutupnya.

BACA JUGA:
Detik-Detik 3 Pemuda Tewas saat Jalani Ritual Maut di Danau Kuari Bogor
Sebelumnya, tiga orang sempat dilaporkan hilang tenggelam di kawasan Danau Kuari, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Peristiwa itu dilaporkan sekira pukul 01.30 WIB pada Jumat 14 Juli 2023.



Awalnya, terdapat tujuh orang sedang mengikuti ritual pengobatan alternatif dengan mandi di pinggir danau. Salah satu diantaranya terpeleset dan tenggelam.



&quot;Diketahui korban tidak bisa berenang,&quot; kata Staff Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Jalaludin dalam keterangannya.



Dua orang mencoba untuk menolong korban namun ikut dan tenggelam. Hingga akhirnya, tim SAR gabungan berhasil menemukan ketiga korban dalam kondisi sudah meninggal dunia siang tadi.</content:encoded></item></channel></rss>
