<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebanyak 4,18 Juta Warga Jawa Timur Hidup dalam Keadaan Miskin</title><description>Angka itu&amp;nbsp;turun 0,048 juta orang pada  September 2022.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/18/519/2848083/sebanyak-4-18-juta-warga-jawa-timur-hidup-dalam-keadaan-miskin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/18/519/2848083/sebanyak-4-18-juta-warga-jawa-timur-hidup-dalam-keadaan-miskin"/><item><title>Sebanyak 4,18 Juta Warga Jawa Timur Hidup dalam Keadaan Miskin</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/18/519/2848083/sebanyak-4-18-juta-warga-jawa-timur-hidup-dalam-keadaan-miskin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/18/519/2848083/sebanyak-4-18-juta-warga-jawa-timur-hidup-dalam-keadaan-miskin</guid><pubDate>Selasa 18 Juli 2023 08:16 WIB</pubDate><dc:creator>Lukman Hakim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/18/519/2848083/sebanyak-4-18-juta-warga-jawa-timur-hidup-dalam-keadaan-miskin-AvZpr5xV4w.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/18/519/2848083/sebanyak-4-18-juta-warga-jawa-timur-hidup-dalam-keadaan-miskin-AvZpr5xV4w.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xOC80LzE2ODE3OC81L3g4bWxhZjM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SURABAYA - Persentase penduduk miskin di Jawa Timur pada Maret 2023 sebesar 10,35 persen, menurun 0,14 persen dibanding September 2022. Sedangkan jumlah penduduk miskin pada Maret 2023 tercatat sebesar 4,18 juta orang, turun 0,048 juta orang pada&amp;nbsp; September 2022.
Secara umum, pada periode Maret 2022&amp;ndash;Maret 2023, tingkat kemiskinan di Jawa Timur mengalami penurunan. &quot;Perkecualian pada September 2013, Maret 2015, Maret 2020,September 2020, dan September 2022,&quot; kata Koordinator Fungsi Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Sunaryo, dalam rilisnya, Selasa (18/7/2023).
Kenaikan jumlah dan persentase penduduk miskin pada periode September 2013 dan Maret 2015 dipicu oleh kenaikan harga barang kebutuhan pokok sebagai akibat dari kenaikan harga bahan bakar minyak. &quot;Sementara itu, kenaikan jumlah dan persentase penduduk miskin pada periode Maret 2020 dan September 2020 disebabkan oleh adanya pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia,&quot; imbuh Sunaryo.

BACA JUGA:
3 Negara Terpencil yang sempat Bikin Gebrakan di Badminton Dunia, Nomor 1 Ada Andil Pelatih Indonesia!

BPS Jawa Timur mencatat, berdasarkan daerah tempat tinggal, pada periode Maret 2022&amp;ndash;Maret 2023, jumlah penduduk miskin perkotaan turun sebesar 17.720 orang. Sedangkan di perdesaan naik sebesar 32.240 orang. Persentase kemiskinan di perkotaan turun dari 7,71 persen menjadi 7,50 persen. Sementara itu, di perdesaan naik dari 13,69 persen menjadi 13,98 persen.

BACA JUGA:
Edarkan Sabu dari Ayah Kandung, Mamah Muda Beranak Dua Ditangkap&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Pada Maret 2023, rata-rata rumah tangga miskin di Jawa Timur memiliki  4,24 orang anggota rumah tangga,&quot; tandas Sunaryo.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xOC80LzE2ODE3OC81L3g4bWxhZjM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SURABAYA - Persentase penduduk miskin di Jawa Timur pada Maret 2023 sebesar 10,35 persen, menurun 0,14 persen dibanding September 2022. Sedangkan jumlah penduduk miskin pada Maret 2023 tercatat sebesar 4,18 juta orang, turun 0,048 juta orang pada&amp;nbsp; September 2022.
Secara umum, pada periode Maret 2022&amp;ndash;Maret 2023, tingkat kemiskinan di Jawa Timur mengalami penurunan. &quot;Perkecualian pada September 2013, Maret 2015, Maret 2020,September 2020, dan September 2022,&quot; kata Koordinator Fungsi Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Sunaryo, dalam rilisnya, Selasa (18/7/2023).
Kenaikan jumlah dan persentase penduduk miskin pada periode September 2013 dan Maret 2015 dipicu oleh kenaikan harga barang kebutuhan pokok sebagai akibat dari kenaikan harga bahan bakar minyak. &quot;Sementara itu, kenaikan jumlah dan persentase penduduk miskin pada periode Maret 2020 dan September 2020 disebabkan oleh adanya pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia,&quot; imbuh Sunaryo.

BACA JUGA:
3 Negara Terpencil yang sempat Bikin Gebrakan di Badminton Dunia, Nomor 1 Ada Andil Pelatih Indonesia!

BPS Jawa Timur mencatat, berdasarkan daerah tempat tinggal, pada periode Maret 2022&amp;ndash;Maret 2023, jumlah penduduk miskin perkotaan turun sebesar 17.720 orang. Sedangkan di perdesaan naik sebesar 32.240 orang. Persentase kemiskinan di perkotaan turun dari 7,71 persen menjadi 7,50 persen. Sementara itu, di perdesaan naik dari 13,69 persen menjadi 13,98 persen.

BACA JUGA:
Edarkan Sabu dari Ayah Kandung, Mamah Muda Beranak Dua Ditangkap&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Pada Maret 2023, rata-rata rumah tangga miskin di Jawa Timur memiliki  4,24 orang anggota rumah tangga,&quot; tandas Sunaryo.
</content:encoded></item></channel></rss>
