<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diimingi Jadi ART, Gadis ABG Asal Ciranjang Malah Dijual ke Pria Hidung Belang</title><description>&amp;nbsp;
Atas kejadian tersebut, kata Tatang, pihak keluarga melakukan laporan pengaduan (Lapdu) ke pihak kepolisian</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/19/525/2848961/diimingi-jadi-art-gadis-abg-asal-ciranjang-malah-dijual-ke-pria-hidung-belang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/19/525/2848961/diimingi-jadi-art-gadis-abg-asal-ciranjang-malah-dijual-ke-pria-hidung-belang"/><item><title>Diimingi Jadi ART, Gadis ABG Asal Ciranjang Malah Dijual ke Pria Hidung Belang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/19/525/2848961/diimingi-jadi-art-gadis-abg-asal-ciranjang-malah-dijual-ke-pria-hidung-belang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/19/525/2848961/diimingi-jadi-art-gadis-abg-asal-ciranjang-malah-dijual-ke-pria-hidung-belang</guid><pubDate>Rabu 19 Juli 2023 19:24 WIB</pubDate><dc:creator>Ricky Susan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/19/525/2848961/diimingi-jadi-art-gadis-abg-asal-ciranjang-malah-dijual-ke-pria-hidung-belang-gyFXVsE0q2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/19/525/2848961/diimingi-jadi-art-gadis-abg-asal-ciranjang-malah-dijual-ke-pria-hidung-belang-gyFXVsE0q2.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>CIANJUR - Seorang gadis di bawah umur asal Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Hal tersebut terungkap saat korban yang diketahui berinisial C (14) menghubungi pihak keluarga setelah 1,5 tahun menghilang.
&quot;Keponakan saya menghubungi keluarga dengan menggunakan handphone orang lain, mungkin tamunya. Bahwa dia (korban) ada di BSD Tangerang,&quot; ujar Tatang S, saudara korban.

BACA JUGA:
Polri Tangkap 804 Tersangka Kasus TPPO dan Selamatkan 2.104 Orang&amp;nbsp;

Isi dari percakapan telepon melalui video call tersebut, kata Tatang, bahwa korban dijual kepada laki-laki hidung belang.

&quot;Mungkin ada tamu yang kasian jadi meminjamkan HP. Waktu video call terlihat kalau dia ada di sebuah hotel. Ada sekitar 10 orang yang ada di hotel, namun video call-nya tidak lama,&quot; ujarnya.

Menurutnya, korban saat itu dijanjikan untuk bekerja di Surabaya menjadi asisten rumah tangga (ART) oleh salah satu saudaranya sendiri.

&quot;Awalnya korban bekerja di Surabaya, tapi tiba tiba menghilang, dan setelah lama menghilang ada kabar bawah korban dijual,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:
Tampung 247 Korban TPPO, Mensos: Rata-Rata Mereka Kesulitan Ekonomi



Atas kejadian tersebut, kata Tatang, pihak keluarga melakukan laporan pengaduan (Lapdu) ke pihak kepolisian.



&quot;Setelah kami mendapat kuasa dari keluarga korban, langsung melakukan Lapdu ke Polres Cianjur, kita langsung bantu keluarga korban,&quot; kata kuasa hukum korban Fanpan Nugraha, Rabu (19/7/2023).



Dia mengaku akan mendorong kepolisian untuk segera menangani kasus tersebut supaya pelaku TPPO segera ditangkap. &quot;Kita percaya teman-teman di kepolisian bisa segara menangkap pelaku,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>CIANJUR - Seorang gadis di bawah umur asal Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Hal tersebut terungkap saat korban yang diketahui berinisial C (14) menghubungi pihak keluarga setelah 1,5 tahun menghilang.
&quot;Keponakan saya menghubungi keluarga dengan menggunakan handphone orang lain, mungkin tamunya. Bahwa dia (korban) ada di BSD Tangerang,&quot; ujar Tatang S, saudara korban.

BACA JUGA:
Polri Tangkap 804 Tersangka Kasus TPPO dan Selamatkan 2.104 Orang&amp;nbsp;

Isi dari percakapan telepon melalui video call tersebut, kata Tatang, bahwa korban dijual kepada laki-laki hidung belang.

&quot;Mungkin ada tamu yang kasian jadi meminjamkan HP. Waktu video call terlihat kalau dia ada di sebuah hotel. Ada sekitar 10 orang yang ada di hotel, namun video call-nya tidak lama,&quot; ujarnya.

Menurutnya, korban saat itu dijanjikan untuk bekerja di Surabaya menjadi asisten rumah tangga (ART) oleh salah satu saudaranya sendiri.

&quot;Awalnya korban bekerja di Surabaya, tapi tiba tiba menghilang, dan setelah lama menghilang ada kabar bawah korban dijual,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:
Tampung 247 Korban TPPO, Mensos: Rata-Rata Mereka Kesulitan Ekonomi



Atas kejadian tersebut, kata Tatang, pihak keluarga melakukan laporan pengaduan (Lapdu) ke pihak kepolisian.



&quot;Setelah kami mendapat kuasa dari keluarga korban, langsung melakukan Lapdu ke Polres Cianjur, kita langsung bantu keluarga korban,&quot; kata kuasa hukum korban Fanpan Nugraha, Rabu (19/7/2023).



Dia mengaku akan mendorong kepolisian untuk segera menangani kasus tersebut supaya pelaku TPPO segera ditangkap. &quot;Kita percaya teman-teman di kepolisian bisa segara menangkap pelaku,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
