<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Bulan Pilot Susi Air Disandera KKB, Jenderal Kopassus Ahli Perang Hutan Ungkap Temuan Penting</title><description>Izak juga menegaskan, upaya pembebasan Pilot Susi Air dilakukan dengan mengedepankan pemerintah daerah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/20/337/2849452/5-bulan-pilot-susi-air-disandera-kkb-jenderal-kopassus-ahli-perang-hutan-ungkap-temuan-penting</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/20/337/2849452/5-bulan-pilot-susi-air-disandera-kkb-jenderal-kopassus-ahli-perang-hutan-ungkap-temuan-penting"/><item><title>5 Bulan Pilot Susi Air Disandera KKB, Jenderal Kopassus Ahli Perang Hutan Ungkap Temuan Penting</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/20/337/2849452/5-bulan-pilot-susi-air-disandera-kkb-jenderal-kopassus-ahli-perang-hutan-ungkap-temuan-penting</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/20/337/2849452/5-bulan-pilot-susi-air-disandera-kkb-jenderal-kopassus-ahli-perang-hutan-ungkap-temuan-penting</guid><pubDate>Kamis 20 Juli 2023 16:43 WIB</pubDate><dc:creator>Edy Siswanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/20/337/2849452/5-bulan-pilot-susi-air-disandera-kkb-jenderal-kopassus-ahli-perang-hutan-ungkap-temuan-penting-rT7wKgoA5J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pilot Susi Air Kapten Phillips Disandera KKB</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/20/337/2849452/5-bulan-pilot-susi-air-disandera-kkb-jenderal-kopassus-ahli-perang-hutan-ungkap-temuan-penting-rT7wKgoA5J.jpg</image><title>Pilot Susi Air Kapten Phillips Disandera KKB</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xNC8xLzE2ODA4Mi81L3g4bWlyczg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAYAPURA &amp;ndash; Penyelamatan Pilot Susi Air Kapten Phillips Mertens yang masih disandera KKB teroris masih terus diupayakan oleh pasukan gabungan TNI-Polri.
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, mengungkapkan kondisi pilot berkebangsaan Selandia Baru tersebut. Bahkan, dia mendapati foto Phillips dengan kondisi yang sangat baik meski lima bulan disandera.
&quot;Pilot kondisinya baik-baik saja. Dan kita lihat di foto orangnya, orangnya sehat mukanya tidak stress, hanya bosan saja. Nampak dari matanya mata bosan saja, tidak ada masalah dengan pilot,&quot; ujar Mayzen Izak, Kamis (20/7/2023).

BACA JUGA:
Brutal! KKB Teroris Tembaki Aparat TNI Polri Usai Curi Senjata di Polsek Homeyo

Jenderal Kopassus ini berkeyakinan, Egianus Kogoya dan kelompoknya memperlakukan sang pilot dengan baik. Meski begitu langkah strategis untuk membebaskan Philips terus dilakukan.

BACA JUGA:
R. Sidharta Wisnu Graha, Eks Komandan Sat 81 Gultor Kopassus Kini Pimpin Lembah Tidar

&quot;Egianus pun menjaganya dengan baik, terus apa yang dikhawatirkan. Enggak ada masalah ya, tapi tentunya langkah-langkah kita lakukan untuk segera supaya dia ini bisa kembali hidup dengan keluarganya bisa bekerja seperti sebelumnya,&quot; ucapnya.
Izak juga menegaskan, upaya pembebasan Pilot Susi Air dilakukan dengan mengedepankan pemerintah daerah, bukan operasi militer yang banyak ditafsirkan.&quot;Kita mengedepankan pemerintah daerah, bukan harus kita selesaikan dengan operasi militer karena dengan adanya pilot ini kan tak mengganggu kehidupan masyarakat,&amp;rdquo;ujarnya.

&amp;ldquo;Kecuali daerah yang mana mereka beroperasi disana masyarakat takut ada kontak tembak dengan TNI sehingga jadilah pengungsian pengungsian,&quot;sambung Izak.

Pihaknya meminta masyarakat yang mengungsi dibeberapa wilayah lantaran adannya gangguan keamanan, untuk kembali dan menjalani kehidupan dengan normal.

&quot;Jadi kita berharap pengungsi pun yang tadi sudah meninggalkan daerahnya diharapkan kembali dan hidup normal kembali di kampungnya,&quot;pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xNC8xLzE2ODA4Mi81L3g4bWlyczg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAYAPURA &amp;ndash; Penyelamatan Pilot Susi Air Kapten Phillips Mertens yang masih disandera KKB teroris masih terus diupayakan oleh pasukan gabungan TNI-Polri.
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, mengungkapkan kondisi pilot berkebangsaan Selandia Baru tersebut. Bahkan, dia mendapati foto Phillips dengan kondisi yang sangat baik meski lima bulan disandera.
&quot;Pilot kondisinya baik-baik saja. Dan kita lihat di foto orangnya, orangnya sehat mukanya tidak stress, hanya bosan saja. Nampak dari matanya mata bosan saja, tidak ada masalah dengan pilot,&quot; ujar Mayzen Izak, Kamis (20/7/2023).

BACA JUGA:
Brutal! KKB Teroris Tembaki Aparat TNI Polri Usai Curi Senjata di Polsek Homeyo

Jenderal Kopassus ini berkeyakinan, Egianus Kogoya dan kelompoknya memperlakukan sang pilot dengan baik. Meski begitu langkah strategis untuk membebaskan Philips terus dilakukan.

BACA JUGA:
R. Sidharta Wisnu Graha, Eks Komandan Sat 81 Gultor Kopassus Kini Pimpin Lembah Tidar

&quot;Egianus pun menjaganya dengan baik, terus apa yang dikhawatirkan. Enggak ada masalah ya, tapi tentunya langkah-langkah kita lakukan untuk segera supaya dia ini bisa kembali hidup dengan keluarganya bisa bekerja seperti sebelumnya,&quot; ucapnya.
Izak juga menegaskan, upaya pembebasan Pilot Susi Air dilakukan dengan mengedepankan pemerintah daerah, bukan operasi militer yang banyak ditafsirkan.&quot;Kita mengedepankan pemerintah daerah, bukan harus kita selesaikan dengan operasi militer karena dengan adanya pilot ini kan tak mengganggu kehidupan masyarakat,&amp;rdquo;ujarnya.

&amp;ldquo;Kecuali daerah yang mana mereka beroperasi disana masyarakat takut ada kontak tembak dengan TNI sehingga jadilah pengungsian pengungsian,&quot;sambung Izak.

Pihaknya meminta masyarakat yang mengungsi dibeberapa wilayah lantaran adannya gangguan keamanan, untuk kembali dan menjalani kehidupan dengan normal.

&quot;Jadi kita berharap pengungsi pun yang tadi sudah meninggalkan daerahnya diharapkan kembali dan hidup normal kembali di kampungnya,&quot;pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
