<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pangdam XVII Cenderawasih Tegaskan Tak Ada Penambahan Pasukan di Papua   </title><description>Panglima Kodam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han membantah isu penambahan pasukan di Papua.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/20/340/2849406/pangdam-xvii-cenderawasih-tegaskan-tak-ada-penambahan-pasukan-di-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/20/340/2849406/pangdam-xvii-cenderawasih-tegaskan-tak-ada-penambahan-pasukan-di-papua"/><item><title> Pangdam XVII Cenderawasih Tegaskan Tak Ada Penambahan Pasukan di Papua   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/20/340/2849406/pangdam-xvii-cenderawasih-tegaskan-tak-ada-penambahan-pasukan-di-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/20/340/2849406/pangdam-xvii-cenderawasih-tegaskan-tak-ada-penambahan-pasukan-di-papua</guid><pubDate>Kamis 20 Juli 2023 15:57 WIB</pubDate><dc:creator>Edy Siswanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/20/340/2849406/pangdam-xvii-cenderawasih-tegaskan-tak-ada-penambahan-pasukan-di-papua-7uoaVxPs0U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pangdam XVII Cendrawasih, Mayjen TNI Izak (foto: dok MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/20/340/2849406/pangdam-xvii-cenderawasih-tegaskan-tak-ada-penambahan-pasukan-di-papua-7uoaVxPs0U.jpg</image><title>Pangdam XVII Cendrawasih, Mayjen TNI Izak (foto: dok MPI)</title></images><description>

JAYAPURA - Panglima Kodam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han membantah isu penambahan pasukan di Papua.

Hal ini ditegaskan Pangdam didepan awak Media di Jayapura saat menggelar Coffe Morning di Aula Tony Rompies Makodam Cenderawasih, Kamis (20/7/2023).

&quot;Tidak ada penambahan pasukan, adanya pergantian pasukan. Kemarin yang di Nduga dari Batalyon 514 digantikan Batalyon 411 dan Batalyon lain. Itu hanya diganti bukan penambahan pasukan,&quot; tegas Pangdam.

BACA JUGA:
 KKB Tembaki Pesawat Smart Air, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

Dijelaskan, penambahan pasukan tidak dilakukan lantaran tempat penugasan dan pertimbangan psikologi prajurit.

&quot;Kita tidak mungkin melakukan penambahan pasukan, tidak ada penambahan pos, kalau ditambah mau ditaru dimana. Kan tidak mungkin mereka di hutan terus, mereka juga punya keluarga, butuh juga pembinaan karir, dan lainnya,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
KKB Tembaki Pesawat Smart Air di Intan Jaya Papua
Diakuinya ada beberapa pos yang tidak ada masyarakatnya, hal ini lantaran mereka mengungsi akibat adanya gangguan keamanan oleh KKB.



&quot;Semoga dengan adanya prajurit disana masyarakat bisa kembali ke kampungnya. Seperti di Mapenduma, Mbua, dan Distrik Yal, Mugi dan beberapa daerah lain, ada juga yang sebagian masyarakat sudah kembali. Pos disana bertugas mendampingi masyarakat untuk mempercepat pemulihan didaerah itu,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>

JAYAPURA - Panglima Kodam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han membantah isu penambahan pasukan di Papua.

Hal ini ditegaskan Pangdam didepan awak Media di Jayapura saat menggelar Coffe Morning di Aula Tony Rompies Makodam Cenderawasih, Kamis (20/7/2023).

&quot;Tidak ada penambahan pasukan, adanya pergantian pasukan. Kemarin yang di Nduga dari Batalyon 514 digantikan Batalyon 411 dan Batalyon lain. Itu hanya diganti bukan penambahan pasukan,&quot; tegas Pangdam.

BACA JUGA:
 KKB Tembaki Pesawat Smart Air, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

Dijelaskan, penambahan pasukan tidak dilakukan lantaran tempat penugasan dan pertimbangan psikologi prajurit.

&quot;Kita tidak mungkin melakukan penambahan pasukan, tidak ada penambahan pos, kalau ditambah mau ditaru dimana. Kan tidak mungkin mereka di hutan terus, mereka juga punya keluarga, butuh juga pembinaan karir, dan lainnya,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
KKB Tembaki Pesawat Smart Air di Intan Jaya Papua
Diakuinya ada beberapa pos yang tidak ada masyarakatnya, hal ini lantaran mereka mengungsi akibat adanya gangguan keamanan oleh KKB.



&quot;Semoga dengan adanya prajurit disana masyarakat bisa kembali ke kampungnya. Seperti di Mapenduma, Mbua, dan Distrik Yal, Mugi dan beberapa daerah lain, ada juga yang sebagian masyarakat sudah kembali. Pos disana bertugas mendampingi masyarakat untuk mempercepat pemulihan didaerah itu,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
