<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Awas! KJP Siswa yang Masih Berani Tawuran Bakal Dicabut</title><description>Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengaku bakal mencabut program bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi siswa tawuran.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/21/338/2849918/awas-kjp-siswa-yang-masih-berani-tawuran-bakal-dicabut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/21/338/2849918/awas-kjp-siswa-yang-masih-berani-tawuran-bakal-dicabut"/><item><title>Awas! KJP Siswa yang Masih Berani Tawuran Bakal Dicabut</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/21/338/2849918/awas-kjp-siswa-yang-masih-berani-tawuran-bakal-dicabut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/21/338/2849918/awas-kjp-siswa-yang-masih-berani-tawuran-bakal-dicabut</guid><pubDate>Jum'at 21 Juli 2023 13:55 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/21/338/2849918/awas-kjp-siswa-yang-masih-berani-tawuran-bakal-dicabut-2p6eJYOig3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (Foto: Danandaya Arya Putra)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/21/338/2849918/awas-kjp-siswa-yang-masih-berani-tawuran-bakal-dicabut-2p6eJYOig3.jpg</image><title>Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (Foto: Danandaya Arya Putra)</title></images><description>JAKARTA - Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengaku bakal mencabut program bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi siswa tawuran.

Budi menegaskan hal tersebut usai melakukan tinjauan di SMPN 188 Jakarta Timur.

&quot;Kan kita sudah komitmen namanya anak mendapatkan KJP harus sekolah benar-benar, kalau tawuran saya pasti akan cabut,&quot; ujar Heru, Jum'at (21/7/2023).

BACA JUGA:
Tawuran Pemuda di Bogor, 1 Orang Dikabarkan Tewas


Kepada jajaran sekolah, pihaknya meminta untuk selalu mengawasi para siswanya agar tidak tawuran. Ia juga tak segan untuk memberikan sanksi kepada kepala sekolah jika peserta didiknya melanggar aturan tersebut.

&quot;Tawuran kan ada pengawas sekolah ada kepala sekolah, wajib sekolah mengantispasi ini kalau ada tawuran ya tanggung jawab kepala sekolah itu,&quot; ujarnya.

Dalam tinjauanya, Heru menyempatkan masuk ke dua ruang kelas untuk menyapa pelajar SMP 188 Jakarta Timur. Terdapat 26 siswa yang menerima KJP dari dua ruang kelas tersebut.

BACA JUGA:
Polisi: Pelaku Tawuran di Gambir Positif Narkoba&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Para siswa yang terpilih sebagai penerima KJP itu termasuk kategori yang orangtuanya tidak mampu. Mereka juga telah terverifikasi melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).



&quot;Dari 36 yang menerima 16 siswa KJP. Lalu 36 siswa 10 KJP. Jadi KJP itu berdasarkan dari data DTKS dan P3K,&quot; katanya.

BACA JUGA:
4 Jagoan Kampung yang Tawuran di Johar Baru Ditangkap, Polisi Sita Sebilah Celurit




Heru juga mengimbau para siswa agar menjauhi rokok dan narkoba. Ia percaya para Siswa SMPN 188 Jakarta bisa menjadi penerus bangsa yang baik.



&quot;Di SMPN 188 anaknya ceria-ceria dan masuk semua dua kelas itu, dibanding dengan yang kemarin ada sakit ada alfa (tidak hadir). Ini anaknya lebih disiplin kelihatannya lebih semangat,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengaku bakal mencabut program bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi siswa tawuran.

Budi menegaskan hal tersebut usai melakukan tinjauan di SMPN 188 Jakarta Timur.

&quot;Kan kita sudah komitmen namanya anak mendapatkan KJP harus sekolah benar-benar, kalau tawuran saya pasti akan cabut,&quot; ujar Heru, Jum'at (21/7/2023).

BACA JUGA:
Tawuran Pemuda di Bogor, 1 Orang Dikabarkan Tewas


Kepada jajaran sekolah, pihaknya meminta untuk selalu mengawasi para siswanya agar tidak tawuran. Ia juga tak segan untuk memberikan sanksi kepada kepala sekolah jika peserta didiknya melanggar aturan tersebut.

&quot;Tawuran kan ada pengawas sekolah ada kepala sekolah, wajib sekolah mengantispasi ini kalau ada tawuran ya tanggung jawab kepala sekolah itu,&quot; ujarnya.

Dalam tinjauanya, Heru menyempatkan masuk ke dua ruang kelas untuk menyapa pelajar SMP 188 Jakarta Timur. Terdapat 26 siswa yang menerima KJP dari dua ruang kelas tersebut.

BACA JUGA:
Polisi: Pelaku Tawuran di Gambir Positif Narkoba&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Para siswa yang terpilih sebagai penerima KJP itu termasuk kategori yang orangtuanya tidak mampu. Mereka juga telah terverifikasi melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).



&quot;Dari 36 yang menerima 16 siswa KJP. Lalu 36 siswa 10 KJP. Jadi KJP itu berdasarkan dari data DTKS dan P3K,&quot; katanya.

BACA JUGA:
4 Jagoan Kampung yang Tawuran di Johar Baru Ditangkap, Polisi Sita Sebilah Celurit




Heru juga mengimbau para siswa agar menjauhi rokok dan narkoba. Ia percaya para Siswa SMPN 188 Jakarta bisa menjadi penerus bangsa yang baik.



&quot;Di SMPN 188 anaknya ceria-ceria dan masuk semua dua kelas itu, dibanding dengan yang kemarin ada sakit ada alfa (tidak hadir). Ini anaknya lebih disiplin kelihatannya lebih semangat,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
