<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPAP DKI Catat Hampir 80 Orang di Jakarta Terjangkit HIV   </title><description>Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI Jakarta mencatat sebanyak 79.628 kasus HIV di Ibu Kota&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/21/338/2850103/kpap-dki-catat-hampir-80-orang-di-jakarta-terjangkit-hiv</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/21/338/2850103/kpap-dki-catat-hampir-80-orang-di-jakarta-terjangkit-hiv"/><item><title>KPAP DKI Catat Hampir 80 Orang di Jakarta Terjangkit HIV   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/21/338/2850103/kpap-dki-catat-hampir-80-orang-di-jakarta-terjangkit-hiv</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/21/338/2850103/kpap-dki-catat-hampir-80-orang-di-jakarta-terjangkit-hiv</guid><pubDate>Jum'at 21 Juli 2023 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/21/338/2850103/kpap-dki-catat-hampir-80-orang-di-jakarta-terjangkit-hiv-JO7ypkIgBk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/21/338/2850103/kpap-dki-catat-hampir-80-orang-di-jakarta-terjangkit-hiv-JO7ypkIgBk.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok freepik)</title></images><description>
JAKARTA - Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI Jakarta mencatat sebanyak 79.628 kasus HIV di Ibu Kota hingga Maret 2023. Dari jumlah itu sebanyak 72.442 telah mendapatkan pengobatan ARV.

&quot;Dinas Kesehatan pada 2022 yang telah melakukan tes sebanyak 428.508 tes HIV. Sementara, data KPAP sampai Maret 2023 telah menemukan sebanyak 79.628 kasus HIV,&quot; kata Kepala Subkoordinator Bagian Kesehatan Biro Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi DKI Jakarta Mariana kepada wartawan, Jumat (21/7/2023).

BACA JUGA:
Ngeri! Empat Penyakit Menular Seksual Temuan Baru, Lebih Bahaya dari AIDS?

Mariana mengatakan, hanya 33.590 penyandang HIV atau sekitar 51% saja yang rutin mengonsumsi obat hingga saat ini. Padahal pihaknya telah menyiapkan sejumlah fasilitas untuk dilakukannya pemeriksaan HIV hingga fasilitas perawatan.

&quot;Pemprov DKI juga telah menyiapkan 202 fasilitas pemeriksaan HIV, 149 fasilitas perawatan dukungan dan pengobatan yang tersebar di rumah sakit, puskesmas, klinik swasta dan rumah tahanan,&quot; ujar dia.

BACA JUGA:
Kasus HIV/AIDS Meningkat di Kota Malang Pada Tahun 2022, Sosialisasi ke SMP-SMA Sudah Harus Dimulai
Pihaknya juga melakukan pemeriksaan kepada ibu hamil. Guna memastikan bayi dalam kandungan tidak terpapar HIV AIDS.



&quot;Sebanyak 180 dari 237 ibu hamil secara rutin telah menjalani pengobatan ARV dan sembilan bayi yng dilahirkan terpapar HIV,&quot; ucapnya.



Dirinya berharap agar masyarakat tidak melakukan diskriminasi terhadap penderita HIV. Sebab penderita sangat membutuhkan mental agar bisa tetap semangat menjalani hidup.



&quot;Diperlukan pendukung isu anak yang hidup dengan HIV, supaya mereka tidak mendapat diskriminasi,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI Jakarta mencatat sebanyak 79.628 kasus HIV di Ibu Kota hingga Maret 2023. Dari jumlah itu sebanyak 72.442 telah mendapatkan pengobatan ARV.

&quot;Dinas Kesehatan pada 2022 yang telah melakukan tes sebanyak 428.508 tes HIV. Sementara, data KPAP sampai Maret 2023 telah menemukan sebanyak 79.628 kasus HIV,&quot; kata Kepala Subkoordinator Bagian Kesehatan Biro Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi DKI Jakarta Mariana kepada wartawan, Jumat (21/7/2023).

BACA JUGA:
Ngeri! Empat Penyakit Menular Seksual Temuan Baru, Lebih Bahaya dari AIDS?

Mariana mengatakan, hanya 33.590 penyandang HIV atau sekitar 51% saja yang rutin mengonsumsi obat hingga saat ini. Padahal pihaknya telah menyiapkan sejumlah fasilitas untuk dilakukannya pemeriksaan HIV hingga fasilitas perawatan.

&quot;Pemprov DKI juga telah menyiapkan 202 fasilitas pemeriksaan HIV, 149 fasilitas perawatan dukungan dan pengobatan yang tersebar di rumah sakit, puskesmas, klinik swasta dan rumah tahanan,&quot; ujar dia.

BACA JUGA:
Kasus HIV/AIDS Meningkat di Kota Malang Pada Tahun 2022, Sosialisasi ke SMP-SMA Sudah Harus Dimulai
Pihaknya juga melakukan pemeriksaan kepada ibu hamil. Guna memastikan bayi dalam kandungan tidak terpapar HIV AIDS.



&quot;Sebanyak 180 dari 237 ibu hamil secara rutin telah menjalani pengobatan ARV dan sembilan bayi yng dilahirkan terpapar HIV,&quot; ucapnya.



Dirinya berharap agar masyarakat tidak melakukan diskriminasi terhadap penderita HIV. Sebab penderita sangat membutuhkan mental agar bisa tetap semangat menjalani hidup.



&quot;Diperlukan pendukung isu anak yang hidup dengan HIV, supaya mereka tidak mendapat diskriminasi,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
