<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Ungkap Oknum Kejaksaan Permainkan Hukum, Titip Rekanan Proyek hingga Barang Impor</title><description>Jokowi Ungkap Oknum Kejaksaan Permainkan Hukum, Titip Rekanan Proyek hingga Barang Impor</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/22/337/2850397/jokowi-ungkap-oknum-kejaksaan-permainkan-hukum-titip-rekanan-proyek-hingga-barang-impor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/07/22/337/2850397/jokowi-ungkap-oknum-kejaksaan-permainkan-hukum-titip-rekanan-proyek-hingga-barang-impor"/><item><title>Jokowi Ungkap Oknum Kejaksaan Permainkan Hukum, Titip Rekanan Proyek hingga Barang Impor</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/07/22/337/2850397/jokowi-ungkap-oknum-kejaksaan-permainkan-hukum-titip-rekanan-proyek-hingga-barang-impor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/07/22/337/2850397/jokowi-ungkap-oknum-kejaksaan-permainkan-hukum-titip-rekanan-proyek-hingga-barang-impor</guid><pubDate>Sabtu 22 Juli 2023 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/22/337/2850397/jokowi-ungkap-oknum-kejaksaan-permainkan-hukum-titip-rekanan-proyek-hingga-barang-impor-5H9IL06e3B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/22/337/2850397/jokowi-ungkap-oknum-kejaksaan-permainkan-hukum-titip-rekanan-proyek-hingga-barang-impor-5H9IL06e3B.jpg</image><title>Presiden Jokowi. (tangkapan layar)</title></images><description>

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ada oknum Kejaksaan yang mempermainkan hukum dengan menitip rekanan proyek hingga barang impor.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan amanat ketika menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-63. Upacara tersebut digelar di lapangan Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan, Jalan Harsono, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (22/7/2023).

&quot;Jangan ada lagi aparat kejaksaan, meskipun saya tahu ini oknum yang mempermainkan hukum, yang menitip rekanan proyek, yang menitip barang impor, dan berbagai tindakan tidak terpuji lainnya. Meskipun sekali lagi, saya tahu ini oknum,&quot; kata Jokowi dalam amanatnya.

Larangan mempermainkan hukum tersebut, Kepala Negara menjelaskan, tak hanya ditunjukkan kepada Kejaksaan, tapi juga kepada Polri dan KPK termasuk para auditor.





BACA JUGA:
Presiden Jokowi Apresiasi Kejaksaan Cukup Signifikan Kembalikan Kerugian Negara









&quot;Pesan saya ini juga bukan hanya berlaku untuk aparat Kejaksaan, tetapi untuk semua aparat penegak hukum kita termasuk Polri, KPK termasuk pula pengawas dan auditor baik di tingkat pusat maupun di daerah,&quot; kata Jokowi.

Jokowi meminta agar aparat penegak hukum termasuk kejaksaan untuk dapat memperbaiki akuntabilitasnya dan pelayanan terhadap masyarakat.







BACA JUGA:
Tingkat Kepercayaan Publik Tinggi, Jokowi Minta Kejaksaan Lakukan Tranformasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;









&quot;Aparat yang bersih dan akuntabel itu wajib, perbaiki terus akuntabilitas aparat. Dan perbaiki terus pelayanan kepada masyarakat,&quot; kata Jokowi.



</description><content:encoded>

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ada oknum Kejaksaan yang mempermainkan hukum dengan menitip rekanan proyek hingga barang impor.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan amanat ketika menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-63. Upacara tersebut digelar di lapangan Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan, Jalan Harsono, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (22/7/2023).

&quot;Jangan ada lagi aparat kejaksaan, meskipun saya tahu ini oknum yang mempermainkan hukum, yang menitip rekanan proyek, yang menitip barang impor, dan berbagai tindakan tidak terpuji lainnya. Meskipun sekali lagi, saya tahu ini oknum,&quot; kata Jokowi dalam amanatnya.

Larangan mempermainkan hukum tersebut, Kepala Negara menjelaskan, tak hanya ditunjukkan kepada Kejaksaan, tapi juga kepada Polri dan KPK termasuk para auditor.





BACA JUGA:
Presiden Jokowi Apresiasi Kejaksaan Cukup Signifikan Kembalikan Kerugian Negara









&quot;Pesan saya ini juga bukan hanya berlaku untuk aparat Kejaksaan, tetapi untuk semua aparat penegak hukum kita termasuk Polri, KPK termasuk pula pengawas dan auditor baik di tingkat pusat maupun di daerah,&quot; kata Jokowi.

Jokowi meminta agar aparat penegak hukum termasuk kejaksaan untuk dapat memperbaiki akuntabilitasnya dan pelayanan terhadap masyarakat.







BACA JUGA:
Tingkat Kepercayaan Publik Tinggi, Jokowi Minta Kejaksaan Lakukan Tranformasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;









&quot;Aparat yang bersih dan akuntabel itu wajib, perbaiki terus akuntabilitas aparat. Dan perbaiki terus pelayanan kepada masyarakat,&quot; kata Jokowi.



</content:encoded></item></channel></rss>
